Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Risiko Teknologi Informasi Berbasis Risk Management Menggunakan Iso 31000 (studi Kasus : I-gracias Telkom University) Andi Novia Rilyani; Yanuar Firdaus Arie Wibowo; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem Informasi pada Direktorat SISFO merupakan salah satu sistem terintegrasi yang menjadi media penghubung antara civitas akademik. Hal ini menjadikan aktivitas-aktivitas yang terjadi di dalamnya menjadi sangat krusial. Berjalannya elemen dan komponen sistem dengan baik menjadi hal yang sangat penting guna menunjang kinerja dari sistem itu sendiri. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kemungkinan munculnya berbagai ancaman dan risiko dapat menghambat bahkan melumpuhkan aktivitas di dalam sistem, salah satunya disebabkan oleh teknologi informasi yang digunakan. Untuk itu, perlu dilakukan analisis risiko terhadap berbagai kemungkinan risiko yang muncul di dalam sistem. Berdasarkan hasil analisis akan didapatkan gambaran mengenai aset fisik beserta kemungkinan risiko yang muncul pada aset tersebut. Analisis Risiko Teknologi Informasi Berbasis Risk Management menggunakan ISO 31000 dan difokuskan pada perangkat keras dan infrastruktur jaringan pada sistem i-Gracias. Dari hasil penelitian didapatkan Nilai Prioritas Risiko (RPN) berdasarkan proses pengukuran yang telah dilakukan pada tiap-tiap risiko yang telah diidentifikasi dan dianalisis sebelumnya. Sehingga organisasi dapat melakukan pencegahan, penanganan serta perbaikan untuk ke depannya sesuai dengan tingkat prioritas risiko. Kata Kunci : Direktorat SISFO, ISO 31000, Manajemen Risiko, Risk Management, Sistem Informasi, Sistem, i- Gracias.
Implementasi Dan Analisis Konsep Personal Learning Environment Pada Learning Management System Irwinda Putri; Kusuma Ayu Laksitowening; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sebagai aplikasi e-learning, Learning Management System (LMS) cenderung lebih  memfasilitasi kebutuhan institusi dimana tools dan konten belajar ditentukan oleh pengajar atau institusi, serta disimpan dan dikelola secara terpusat. Akibatnya, LMS kurang fleksibel bagi pelajar untuk mengelola lingkungan belajarnya sendiri. serta berkolaborasi dan berbagi pengetahuan dengan pelajar lain. Keterbatasan itu  dapat ditangani dalam konsep Personal Learning Environment (PLE) yang memfasilitasi pelajar membangun lingkungan belajarnya sendiri serta mendukung kolaborasi dan berbagi pengetahuan dengan pelajar lain tanpa terikat institusi. Pada penelitian ini, dikemukakan bagaimana konsep PLE dapat diterapkan pada LMS melalui sebuah aplikasi yang mendukung konsep PLE kemudian mengintegrasikannya dengan LMS. Ini memungkinkan pelajar membangun PLE-nya melalui LMS sehingga hal baru yang perlu dipelajari dapat dikurangi. Pada akhir penelitian dilakukan expert evaluation untuk mengetahui kualitas aplikasi dari segi kemudahan navigasi, program bantuan atau tutorial, teknis dan estetika, serta kualitas aplikasi dalam membangun sebuah PLE. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari sudut pandang expert dua aspek terakhir dinilai sudah cukup baik. Kata kunci: learning management system, personal learning environment, expert evaluation
Rekomendasi Rancangan Information Architecturewebsite Institusi Pendidikan Tinggi Menggunakanmetode Card Sorting Pada Metode Goal-directed Design Gilang Bintang Hakkun Ashshidhiqi; Mira Kania Sabariah; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Website semenjak penemuannya telah mengalami banyak perkembangan fungsi, salah satunya adalah sebagai sarana penyebaran informasi. Begitu juga pada dunia pendidikan, hampir semua institusi pendidikan tinggi mempunyai website yang digunakan untuk mempublikasikan institusi mereka dan menawarkan semua informasi terkait untuk penggunanya. Akan tetapi karena standard usability dan perancangan information architecture yang kurang, maka banyak terjadi kebingungan dalam penggunaan website-website tersebut oleh pengguna. Penelitian ini fokus kepada standar perancangan information architecture yang berorientasi kepada pengguna, untuk memperbaiki 5 aspek usability website institusi tersebut. Card Sorting digunakan untuk menyusun information architecture sesuai ekspektasi penggunanya, dan perancangan user interface sesuai tujuan pengguna dengan goal-directed design. Kata Kunci: Website, Usability, Information Architecture, Card Sorting, Goal-Directed Design
Implementasi Dan Analisis Algoritma Clustering Cobweb Pada Data Ta Universitas Telkom Jonathan Togatorop; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini menghasilkan perkembangan data yang sangat pesat, mulai dari bidang ekonomi, industri, pendidikan serta berbagai bidang lainnya. Institusi pendidikan saat ini juga memiliki kumpulan data diantaranya data mahasiswa, data pegawai ,data tugas akhir dan data lainnya. Universitas Telkom memiliki kumpulan data tugas akhir terdiri atas dokumen tugas akhir dari seluruh jurusan yang ada di Universitas Telkom. Dokumen tersebut memiliki jumlah yang sangat besar sehingga sulit bagi mahasiswa atau dosen untuk mencari secara tepat dokumen yang mana yang inginkan. Oleh karena ini dibutuhkan suatu cara pengorganisasian dari dokumen-dokumen tersebut agar lebih terstruktur, yaitu dengan pengelompokan dokumen. Clustering, Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk mengelompokkan dokumen adalah COBWEB. COBWEB merupakan salah satu contoh algoritma hierarchical karena mengorganisasikan data menjadi clasification tree. Berdasarkan hasil pengujian sistem pengelompokan dokumen menggunakan algoritma COBWEB didapat nilai internal similarity total akan berkurang jika jumlah dokumen yang dikelompokkan bertambah. Sedangkan nilai internal similarity pada suatu cluster akan bertambah jika jumlah dokumen yang dikelompokkan bertambah. . Kata Kunci: Clustering, COBWEB, Hierarchical, Internal similarity
Usulan Metode Intelligent Ahp Dan Penerapannya Pada Klasifikasi Iris Flower Rachmat Fahmi Aziz; Mahmud Imrona; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AHP merupakan sebuah metode pengambilan keputusan menggunakan banyak kriteria yang ditemukan oleh Thomas L. Saaty pada tahun 1980. Teknik metode AHP adalah menguraikan masalah menjadi beberapa kriteria dan alternatif, metode ini telah banyak digunakan dalam penyelesaian masalah pengambilan keputusan selama 27 tahun terakhir dan dilakukan dalam berbagai bidang. Namun dalam memberikan bobot kriteria AHP masih dilakukan secara manual. Pemberian bobot / weight secara manual ini masih menjadi masalah utama dalam metode AHP, selain tidak efektif dalam waktu, pembobotan juga dilakukan secara subjektif sehingga user harus menerkanerka sampai didapat pembobotan yang baik dengan nilai CR ≤ 10%. Apabila penghitungan dan pemberian bobot setiap kriteria dilakukan secara manual, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama, sehingga dibutuhkan solusi bernama Intelligent AHP yang bisa melakukan penghitungan dan pemberian bobot setiap kriteria secara intelligent. Studi kasus yang digunakan adalah klasifikasi iris flower karena mempunyai 4 kriteria yang tepat untuk digunakan dalam klasifikasi menggunakan AHP. Pada penelitian ini didapatkan sebuah algoritma untuk membangkitkan matriks perbandingan berpasangan kriteria, melakukan normalisasi dan menyimpan setiap vektor konsisten yang menghasilkan CR<=9% secara intelligent. Kinerja metode Intelligent AHP dalam mengklasifikasikan iris flower diukur dengan menghitung ERROR yang dihasilkan. Hasil ERROR terkecil didapat sebesar 5.556% sehingga pengklasifikasian iris flower dapat dilakukan. Kata kunci : AHP, Intelligent AHP, iris flower
Analisis Keterhubungan Dimensi Information Quality Dan Dampak Individu Terhadap Efektivitas E-learning Pada E-learning Telkom University (idea) Abdillah Fadly; Angelina Prima Kurniawati; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang terjadi antara information quality dan dampak individu terhadap efektifitas belajar di e-learning Telkom University. Information quality adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kualitas konten dari suatu sistem informasi. Sedangkan dampak individu adalah efek dari suatu aplikasi terhadap perilaku penggunanya. efektivitas e-learning dapat diartikan sebagai kondisi terpenuhinya tujuan pembuatan e-learning dan kebutuhan pengguna e-learning. Ketiga variabel tersebut dilihat keterhubungannya menggunakan metode regresi linear berganda. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Information quality dan dampak individu terbukti secara signifikan berpengaruh terhadap efektifitas e-learning. Information Quality terhadap Efektifitas E-learning dengan nilai t hitung sebesar 1,909 sedangkan nilai t tabel 1,650. Hal ini berarti nilai t hitung > t tabel atau 1,909 > 1,650 dengan signifikansi 0,47 lebih kecil dari 0,05. Dampak Individu terhadap Efektifitas E-learning dengan nilai t hitung sebesar 6,961 dan nilai t tabel 1,650. Hal ini berarti nilai t hitung > t tabel atau 6,961 > 1,650 dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kata Kunci: Information quality, Efektifitas E-learning, E-learning, Dampak Individu, Structural Equation Modeling(SEM)
Implementasi Dan Analisis Algoritma Clustering Expectation–maximization (em) Pada Data Tugas Akhir Universitas Telkom Ridoy Eka Dharma Sirait; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebanyakan mesin pencari yang ada saat ini pada umumnya menampilkan dokumen hasil pencarian sesuai dengan urutan dokumen (document ranking) tanpa mengelompokkan atau mengkategorikan dokumen sesuai dengan kemiripan dokumen. Dengan jumlah dokumen yang cukup besar akan memberikan dampak negatif bagi pengguna, yaitu dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk memilah -milah dokumen yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk mempermudah pengguna dalam mencari informasi pada kumpulan dokumen yang cukup besar, salah satu solusinya adalah dengan cara mengelompokkan dokumen hasil pencarian sesuai dengan keyword yang diinputkan oleh pengguna. Dengan adanya pengelompokan dokumen hasil pencarian ini, maka pengguna tidak perlu membuka halaman terlalu banyak karena dokumen hasil pencarian telah dikelompokkan berdasarkan kemiripan dokumen-dokumen tersebut. Salah satu algoritma partitional yang dapat mengelompokkan dokumen yang belum berlabel adalah Expectation-Maximization, yaitu algoritma yang berfungsi untuk menemukan nilai estimasi Maximum Likelihood dari parameter dalam sebuah model probabilistik [2]. Ciri-ciri dari algoritma ini adalah dapat mengelompokkan dokumen yang belum berlabel atau unlabeled data dan juga hasil pengelompokannya akan selalu convergence. Dari hasil percobaan didapatkan kesimpulan bahwa algoritma EM dapat mengelompokkan dokumen hasil pencarian, hal ini dapat membantu pengguna untuk mencari dokumen yang diharapkan. Akurasi tertinggi mencapai 70% dan terendah 32.58%. Penambahan algoritma stemming Arifin Setiono mampu meningkatkan performansi algoritma EM hingga 10%. Kata Kunci: Clustering, Expectation-Maximization, Unsupervised, Stemming.
Rekomendasi User Interface Untuk Aplikasi Mobile Seleksi Mahasiswa Baru (smb) Telkom Menggunakan Metode Goal Directed Design I Nyoman Denis Okta Wijayanto; Mira Kania Sabariah; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aplikasi mobile seleksi mahasiswa baru (SMB) Telkom merupakan aplikasi yang mempermudah calon mahasiswa baru untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan seleksi mahasiswa baru. Aplikasi mobile ini dikelola oleh bagian SMB (Seleksi Mahasiswa Baru) Telkom University. Namun pada aplikasi ini masih terdapat beberapa kelemahan, sehingga belum dapat memenuhi semua tujuan user (orang tua siswa, siswa dan masyarakat umum). User interface merupakan salah satu dari permasalahan yang menyebabkan user masih kesulitan saat menggunakan aplikasi ini. Padahal user interface seharusnya mempermudah user dalam mencapai tujuannya saat menggunakan aplikasi. Penelitian ini menggunakan goal directed design (GDD) untuk membuat sebuah rancangan user interface baru yang dapat mendukung user untuk menggunakan aplikasi SMB Telkom karena goal directed design berfokus kepada tujuan dan kebutuhan user serta menerjemahkannya ke dalam bentuk interface. Kemudian akan dilakukan perbandingan dengan menggunakan usability testing antara desain saat ini dengan desain yang menggunakan metode GDD, sehingga dapat diketahui desain mana yang lebih mudah digunakan oleh user untuk mencapai tujuannya. Kata kunci : aplikasi SMB, Aplikasi mobile, interface, Goal Directed Design (GDD), Usability Testing, Perbandingan, desain rekomendasi.
Evaluasi E-Learning Menggunakan Value Model ( Studi Kasus : Pembelajaran Jarak Jauh Telkom University ) Hamdi Hamdi; Dana Sulistiyo Kusumo; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi memberi pengaruh pada perkembangan dibidang pendidikan salah satunya yaitu penerapan E-Learning. Universitas Telkom sebagai salah satu institusi pendidikan di Indonesia menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh bertujuan untuk mempermudah akses pendidikan untuk mahasiswa magister. Akan tetapi belum tersedianya informasi mengenai kelebihan dan kekurangan e-learning tersebut menyebabkan sulitnya melakukan perbaikan pada kualitas e-learningi. Maka dari itu perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan prioritas peningkatan dari e-learning Telkom University. Evaluasi akan menggunakan metodologi value model yang dikembangkan berdasarkan empat teori yaitu information system evaluation, technology acceptance model, information success model dan e service. Dimana value model ini terdiri dari 3 layer yaitu efisiensi, efektivitas dan dampak perilaku penguna dimasa depan. Metode ini digunakan untuk mengubah data evaluasi ke bentuk bisnis analisis. Ada sembilan langkah yang akan dilakukan antara lain menentukan value model, mengumpulkan data evaluasi pengguna, menghitung cronbach alpha, menghitung rata rata untuk dimensi dan sub dimensi, esitmasi regresi, analisis korelasi dari nilai dimensi, membuat high level value model, analisis korelasi dari nilai sub dimensi dan terakhir mengidentifikasi prioritas peningkatan. Hasil penelitian berupa analisis terhadap kelebihan dan kekurang pembelajaran jarak jauh Universitas Telkom selama ini serta analisis prioritas peningkatannya. Kata kunci : Evaluasi, Value Model, E Learning, PJJ Universitas Telkom
Implementasi Interactive And Collaborative Platform Pada Learning Management System Amanda Putri Septiani; Anisa Herdiani; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran tradisional yang umum digunakan memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah keterbatasan siswa dalam menerima materi pembelajaran tambahan selain materi pokok yang didapatkan di kelas. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah penggunaan e-learning di sekolah. Pada umumnya, e-learning memuat komponen yang sudah dikenal dalam pembelajaran tradisional seperti grup diskusi, penyampaian ide dan akumulasi pengetahuan. Konten yang dimuat dalam e-learning pun disusun dengan penyesuaian kurikulum pada pembelajaran tradisional [1]. Jejaring sosial memungkinkan pengguna untuk melakukan penyelesaian masalah, membangun koneksi dengan lingkungan masyarakat dan pengetahuan yang berbeda serta berinteraksi dan berkolaborasi dengan pengguna lainnya sehingga penulis membangun sistem e-learning dengan Interactive and Colaborative Platform. Platform interaktif dan kolaboratif menjadi salah satu platform e-learning yang dirancang agar pembelajaran online tidak hanya dapat menggabungkan proses kognitif dan konstruktif namun juga proses sosial sehingga siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan mendukung interaksi kelompok dengan lebih baik lagi [2]. Konsep e-learning dengan platform yang interaktif dan kolaboratif seperti yang dimiliki oleh jejaring sosial dan fitur-fiturnya seperti news feed, chat box, fitur like dan komentar mampu memberikan peningkatan pada tingkat kepuasan pengguna e-learning dari segi antarmuka sistem, komunitas belajar, ketersediaan konten dan personalisasi website yang dinilai dengan menggunakan evaluasi E-Learner Satisfaction. Kata Kunci: Interactive and Colaborative Platform, Learning Management System, e-learning, E-Learner Satisfaction.