Yohanes Baptista
Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung Jalan Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Self Directed Learning Readiness Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Baptista, Yohanes; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Dedy, Maria Agnes Etty; Kareri, Dyah Gita Rambu
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.062 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5967

Abstract

Kesiapan belajar mandiri atau Self Directed Learning Readiness (SDLR) merupakan merupakan suatu kesiapan individu meliputi sikap, kemampuan, dan karakter personal yang diperlukan dalam pembelajaran mandiri. Pemahaman mengenai SDLR sangat diperlukan guna menunjang prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan hasil belajar yang dicapai setelah melalui proses kegiatan belajar mengajar yang dapat dilihat melalui indeks prestasi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara Self Directed Learning Readiness (SDLR) dengan prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana menggunakan kuesioner The Self-Directed Learning Readiness Scale Fisher et al (2001) dan data IPS semester genap tahun ajaran 2019/2020 mahasiswa angkatan 2017, 2018, 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah responden 69 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 38 mahasiswa (55,07%) memiliki SDLR tinggi, 31 mahasiswa (44,92%) dengan SDLR sedang dan tidak ada yang memiliki SDLR rendah, selain itu diapatkan hasil bahwa terdapat 59 mahasiswa (85,50%) dengan IPS dengan pujian, 10 mahasiswa (14,49%) dengan IPS sangat memuaskan dan tidak ada mahasiswa dengan IPS memuaskan. Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p=0,515 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Self Directed Learning Readiness (SDLR) dengan prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
Studi Kasus Identifikasi Permasalahan Digitalisasi Lukisan Melalui Fotografi sebagai Upaya Pelestarian Seni di Museum Haji Widayat Baptista, Yohanes
specta Vol 9, No 2 (2025): Specta: Journal of Photography, Arts, and Media
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/specta.v9i2.17182

Abstract

Konservasi seni adalah suatu upaya untuk melindungi, merawat dan mempertahankan karya seni agar tetap awet dan terjaga kualitasnya dari kerusakan atau degradasi yang disebabkan oleh faktor lingkungan, usia atau penyalahgunaan. Dalam era digitalisasi, konservasi seni  memiliki tantangan yang semakin penting khususnya dalam hal pengarsipan dan pengelolaan karya seni secara digital.  Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Museum Haji Widayat. Penelitian ini akan mengungkapkan kendala dan proses yang dihadapi dalam menggunakan media fotografi untuk mendokumentasikan lukisan. Metode penelitian yang akan dilakukan adalah dengan cara melakukan wawancara dengan kurator Museum Haji Widayat serta melakukan pengamatan langsung terhadap proses digitalisasi. Proses ini memberikan gambaran terkait tantangan yang dihadapi seperti, teknis pemotretan, kualitas alat fotografi dan kondisi fisik lukisan yang mempengaruhi hasil dokumentasi, serta masalah teknis lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkapkan permasalahan yang ada dan pada tahap lanjutan dapat dirancang suatu solusi digitalisasi fotografi yang efektif dalam pengarsipan secara digital, mempermudah akses informasi dan meningkatkan kualitas dokumentasi seni.
Rocket Stove as an Eco-Friendly Waste Incinerator for Central Santan Village: Rocket Stove Sebagai Inovasi Alat Pembakaran Sampah Ramah Lingkungan Untuk Desa Santan Tengah Dean, Yosia; Baptista, Yohanes; Hamonangan, Rafael; Putra, Alvindra; Nabila, Cahya; Asma, Nur; Sapitri, Selvi; Saputri, Madya; Dian, Stevani; Dzikry, Muhammad; Triana, Syebat; Wirawan, Adi Pandu
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2026): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v3i2.3725

Abstract

The implementation of the Rocket Stove program in Santan Tengah Village, Marangkayu Subdistrict, Kutai Kartanegara Regency, has demonstrated its potential in addressing waste management issues, particularly organic waste, especially household waste, which is traditionally managed through open burning. This technology has the potential to be integrated into an integrated waste management system that encompasses the aspects of reduce, reuse, and recycle (3R), while also providing economic value through the utilization of the heat energy generated for the daily needs of the community. The initiative began with activities to identify community issues and needs, program planning, material and tool planning, and the construction of the rocket stove itself. Through outreach and direct demonstrations, the community demonstrated high enthusiasm for this technology, which is expected to transform waste management practices into healthier, more efficient, and sustainable ones. Success criteria are defined as: The rocket stove operates stably and safely, a reduction in dry waste volume at the testing site, positive acceptance from village officials and surrounding residents, and the establishment of Standard Operating Procedures (SOPs) and a sustainable management plan.