Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SIPIL SAINS

EVALUASI KINERJIA GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN METODE PUSHOVER (Studi Kasus Bangunan Gedung di Ternate) Novia Zulfasti Mangoda; Mufti Amir Sultan; Imran Imran
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 17 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.445 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.952

Abstract

Gempa bumi menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Kota Ternate tercatat telah terjadi gempa bumi yang belum lama terjadi, yaitu pada 15 November 2014 berkekuatan 7,3 skala richter (SR), pada 25 Januari 2015 berkekuatan 5,4 SR, pada 8 Juni 2016 berkekuatan 6,6 SR dan masih banyak lagi gempa-gempa yang telah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur analisis pushover untuk mengevaluasi kinerja struktur gedung dan untuk mengetahui pola keruntuhan struktur gedung setelah dianalisis dengan pushover. Penelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis menggunakan aturan FEMA356, 2000. Penelitian menunjukan bahwa ada beberapa kesimpulan. Pertama, perpindahan hasil pushover maksimum ( max) arah XZ = 52,046 mm target perpindahan ( t) = 42,874 mm. Kedua, max arah YZ = 10,693 mm t =42,874 mm. Ketiga, evaluasi pada arah XZ masih dalam keadaan aman walaupun max t, karena skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur melewati Immediate Occupany (IO), tapi ada kemungkinan terjadi balok kuat-kolom lemah apabila diperbesar step pembebanan, hal ini ditandai dengan adanya beberapa kolom yang duluan mencapai kinerja IO sebelum balok. Keempat, Kinerja komponen struktur arah YZ masih dalam keadaan aman karena max t dan skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati kinerja IO.
KARAKTERISTIK KUAT TEKAN BETON UNTUK RIGID PAVEMENT YANG DIPENGARUHI LINGKUNGAN LAUT Imran Imran; Mufti AMIR Sultan; Irnawaty Irnawaty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 17 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.464 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.893

Abstract

Beton yang berada pada daerah pantai atau lingkungan laut akan mengalami proses penurunan kekuatan dan kemampuan apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu penanganan beton pada daerah tersebut yaitu dengan inovasi perubahan sifat beton, salah satunya dengan penambahan abu vulkanik. Penambahan abu vulkanik gamalama sebanyak 15,582% dari berat semen menghasilkan mutu beton yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton setelah perlakuan dengan lingkungan laut selama 1 bulan dan 6 bulan. Pengujian kuat tekan beton normal dan beton abu vulkanik gamalama dilakukan setelah umur 28 hari, kemudian benda uji ditempatkan didalam air laut dan pada daerah pasang surut dengan waktu pengujian kuat tekan selama 1 bulan dan 6 bulan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kuat tekan beton normal dan beton abu vulkanik gamalama umur 28 hari sebesar 309,43 kg/cm2 dan 414,89 kg/cm2, persentasi kenaikan beton abu vulkanik gamalama sebesar 34,08% dari kuat tekan beton normal. Kemudian kuat tekan beton normal air laut dan beton normal pasang surut mengalami peningkatan selama 1 bulan, beton normal air laut sebesar 353,47 kg/cm2 dan beton normal pasang surut sebesar 392,87 kg/cm2 dan perlakuan selama 6 bulan beton normal air laut mengalami penurunan sehingga nilai kuat tekannya menjadi 328,20 kg/cm2,sedangkan beton normal pasang surut masih terjadi peningkatan dengan nilai kuat tekan sebesar 398,43 kg/cm2. Kemudian kuat tekan beton abu vulkanik Gamalama masih mengalami peningkatan selama 1 bulan dan 6 bulan, beton abu vulkanik pada air laut selama 1 bulan menghasilkan kuat tekan sebesar 449,66 kg/cm2 dan 6 bulan sebesar 538.20 kg/cm2, untuk beton abu vulkanik pasang surut selama 1 bulan dan 6 bulan menghasilkan kuat tekan sebesar 440,39 kg/cm2 dan 514,56 kg/cm2.