Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERBASIS LCD PROJECTOR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI MAHASISWA Nur Rohman; Dian Nurul Safitri
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 5, No 2 (2018): July
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v5i2.197

Abstract

Abstract : The purpose of this research is to know the effectiveness of LCD Projector-based learning with contextual learning model on student achievement in the course of learning planning mathematics IKIP PGRI Bojonegoro. This research uses a quantitative approach and includes quasi experimental research because it is not possible to control all variables that affect the dependent variable. The population in this study is all students of second level of Mathematics Education department of IKIP PGRI Bojonegoro. The sample in this research is obtained by simple random sampling. The hypothesis proposed will be tested using the t-test. The result of this research is LCD projector-based learning with contextual learning model more effective than conventional learning. Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis LCD Projector dengan model pembelajaran kontekstual terhadap prestasi mahasiswa pada mata kuliah perencanaan pembelajaran matematika IKIP PGRI Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk penelitian eksperimental semu karena tidak memungkinkan untuk mengontrol semua variabel yang mempengaruhi variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester empat tingkat II Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan cara simple random sampling. Hipotesis yang dikemukakan akan diuji menggunakan uji-t. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis LCD proyektor dengan model pembelajaran kontekstual lebih efektif dari pada pembelajaran konvensional. 
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PEER-TUTORING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Dian Nurul Safitri
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 5, No 2 (2018): July
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v5i2.185

Abstract

Abstract: This current education requires that the learning process must be student centered. It is intended that the student can be participate in learning process, so that they can understand the material more. In college students are required to learn more independently. Students must have responsibility for themselves as well as their class. Learning by using Peer Tutoring helps students to be more independent and responsible for their learning. This study aims to prove the effectiveness of the peer tutoring model to the student’s learning achievement. The subject of this research is the student of the Mathematics Education department. This research is a experimental research with quantitative approach. Data analysis used is statistical test with t-test. Before analyzing with t-test, the sample must be tested by normality using liliefors method and homogeneity test by using F-test. The results of this study indicate that the use of peer tutoring can provide better learning achievement than the control class that uses the conventional learning model by using directed learning. Keywords: peer tutoring, learning achievement Abstrak: Pendidikan saat ini mengharuskan proses pembelajaran berpusat pada peserta didik. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik turut aktif dalam proses pembelajaran, sehingga ilmu yang terserap lebih maksimal. Pada perguruan tinggi mahasiswa lebih dituntut untuk belajar lebih mandiri. Mahasiswa harus memiliki tanggung jawab pada diri sendiri dan juga kelasnya. Pembelajaran dengan menggunakan Peer Tutoring ini membantu mahasiswa untuk lebih mandiri dan bertanggung jawab pada pembelajaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektifitas model pembelajaran peer tutoring terhadap prestasi belajar mahasiswa Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah uji statistic dengan t-test. Sebelum dilakukan analisis dengan t-test, sampel diuji normalitasnya dengan menggunakan metode liliefors dan diuji homogenitasnya dengan menggunakan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran peer tutoring mampu menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dari pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Kata kunci: Peer Tutoring, Prestasi Belajar.
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN ALJABAR DI SMP SE-KABUPATEN BOJONEGORO Dian Nurul Safitri
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 2 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.041 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iOctober.31

Abstract

This research aims to determine whether there is a positive influence of e-learning on mathematics learning achievement on the algebra subjects in junior high schools in Bojonegoro district. This research is a quasi-experimental research with two research variables. The dependent variable in this research is the mathematics learning achievement and the independent variable from this research is the learning model. This research was analyzed by using t-test with the analysis prerequisite test that is the normality test with the liliefors method and homogeneity test with the F test method. The result of this research is that there is a positive influence of e-learning on mathematics learning achievement on algebra subjects in junior high school in Bojonegoro district. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh positif pembelajaran e-learning terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan aljabar di SMP sekabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan dua variabel penelitian. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar matematika dan variabel bebas dari penelitian ini adalah model pembelajaran. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji t dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan metode liliefors dan uji homogenitas dengan metode uji F. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pengaruh positif pembelajaran e-learning terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan aljabar di SMP sekabupaten Bojonegoro.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PRESTASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA IKIP PGRI BOJONEGORO Nur Rohman; Nelly Indriastuti Purnamasari; Dian Nurul Safitri
Jurnal Humaniora Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Humaniora
Publisher : LPPM Press STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: “Apakah pembelajaran berbasis komputer dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih efektif dalam memberikan prestasi belajar mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro dibanding dengan pembelajaran konvensional pada mata kuliah evaluasi pembelajaran matematika tahun akademik 2016/2017? Penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk penelitian eksperimental semu sebab tidak memungkinkan untuk mengontrol semua variabel yang mempengaruhi variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester empat tingkat II Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan cara simple random sampling. Hipotesis yang dikemukakan akan diuji menggunakan uji-t. Dari hasil tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: Pembelajaran berbasis komputer dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih efektif memberikan prestasi belajar mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro dibanding dengan pembelajaran konvensional pada mata kuliah evaluasi pembelajaran matematika tahun akademik 2016/2017.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MELALUI FACEBOOK GROUP DISCUSSION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI BOJONEGORO Nelly Indriastuti Purnamasari; Dian Nurul Safitri
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.403 KB) | DOI: 10.24269/js.v1i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran melalui facebook group discussion lebih efektif terhadap prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu karena tidak semua variabel yang mempengaruhi variabel terikat dikontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat II prodi pendidikan matematika IKIP PGRI Bojonegoro. Uji hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui facebook group discussion  lebih efektif terhadap prestasi belajar mahasiswa program studi pendidikan matematika IKIP PGRI Bojonegoro.
PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN KEMANDIRIAN SISWA DI DESA KUNCI Dian Nurul Safitri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.833 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.59

Abstract

Formal education that conducted in schools has taught many things to students. For lucky children that born in educational families, with highly-educated parents, there may be no difficulty in asking their parents if they are having learning difficulties at school. In the city there may be many courses that provide additional education for children and ask about their learning difficulties at school, but in the village there are not many courses that are affordable for the society. Lower middle-class society will feel its impact. So what will happen is the children from the countryside will be unable to compete with children who come from the city. Non-formal education that is expected to be built in the village is non-formal education with a low cost or perhaps without a penny. From this condition it is necessary to establish a non-formal education to help provide additional education for students at low cost or even free of charge so that it can be enjoyed by all society. The results of this community service program are (1) providing additional educational containers for villagers. (2) giving motivation to students to always try to achieve goals and not easily give up. (3) Teaching self-independent and creativity for elementary and middle school children.Keyword: Nonformal education, group learning, independenceABSTRAKPendidikan formal yang dilakukan di sekolah telah mengajarkan banyak hal bagi para siswa. Bagi anak-anak yang beruntung lahir di keluarga yang mementingkan pendidikan, dengan orang tua berpendidikan tinggi, mungkin tidak ada kesulitan bagi mereka untuk bertanya apabila di sekolah mereka mendapat kesulitan belajar. Di kota terdapat banyak tempat kursus yang menyediakan pendidikan tambahan bagi anak-anak dan menanyakan kesulitan belajar mereka di sekolah, tetapi di desa tidak terdapat banyak tempat kursus yang murah yang bisa dijangkau oleh masyarakat. Masyarakat ekonomi menengah kebawahlah yang akan merasakan dampaknya. Maka yang akan terjadi adalah anak-anak dari pedesaan akan kalah bersaing dengan anak-anak yang berasal dari kota. Pendidikan nonformal yang diharapkan dapat dibangun di desa adalah pendidikan nonformal dengan biaya yang murah atau bahkan mungkin tanpa biaya sepeserpun. Dari kondisi inilah perlu diadakan suatu wadah pedidikan nonformal yang membantu menyediakan pendidikan tambahan untuk para siswa dengan dengan biaya rendah atau bahkan bebas biaya sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. Hasil program pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) memberikan wadah pendidikan tambahan untuk masyarakat di desa. (2) Memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu berusaha meraih cita-cita dan tidak mudah menyerah. (3) Mengajarkan kemandiran dan kreatifitas untuk anak-anak sekolah dasar dan menengah.Keyword: Pendidikan nonformal, kelompok belajar, kemandirian
Permainan Kartu (Card Game) Untuk Menghafal Perkalian Melalui Bimbingan Belajar Gratis Pada Usia Sekolah Dasar di Desa Kunci Dian Nurul Safitri; Sujiran Sujiran; Junarti Junarti; Puput Suriyah
Bagimu Negeri Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v1i2.484

Abstract

One of the mathematics material that elementary school teaches is multiplication. One of the problems in the Kunci village is that there are still many elementary school students who do not understand or can’t memorize multiplication, while in school it is not possible to always multiply because of time and curriculum issues, so additional learning guidance using card game is needed. The result of community service activities is the ability of children in multiplication to increase. As many as 35 of the 40 children or 81,4% children get a score above the average in multiplication tests.Keywords: Card game, multiplication