Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL DIVERSITA

Nomophobia di Kalangan Remaja Labbaika Fadhilah; Elli Nur Hayati; Khoiruddin Bashori
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4487

Abstract

Berkembangnya teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini khususnya pengguna smartphone, tanpa disadari mereka hidup berdampingan dengan nomophobia. Nomophobia memiliki peran yang besar pada pengguna smartphone karena memunculkan rasa ketergantungan dan rasa kekhawatiran berlebih jika tidak mengoperasikan smartphone. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan literatur, metode ini digunakan untuk mengumpulkan materi yang relevan tentang topik ini untuk mengkaji lebih jauh mengenai nomophobia dalam upaya untuk memperluas pengetahuan serta mengetahui dampak yang diakibatkan dari nomophobia pada remaja. Ketergantungan smartphone dikalangan remaja disebabkan adanya kekhawatiran berlebih akan ketidakmampuan menggunakan smartphone untuk aktif di media sosial karena saat ini remaja memposisikan media sosial sebagai salah satu fasilitas untuk berinteraksi dan kebutuhan yang sangat penting bagi remaja. Kurangnya pemahaman tentang penggunaan smartphone yang ideal pada remaja, menjadikan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung tidak jarang para siswa mengoperasikan smartphonenya dan tidak fokus terhadap pelajaran yang sedang berlangsung sehingga akan mempengaruhi prestasi belajar pada siswa. Kepribadian remaja juga berkembang menjadi apatis dan memiliki rasa peduli yang rendah.
Self Disclosure Media Sosial pada Fase Kehidupan Dewasa Awal Ratih Ratnasari; Elli Nur Hayati; Khoiruddin Bashori
Jurnal Diversita Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i2.4511

Abstract

Teori perkembangan menjelaskan bahwa tahap perkembangan dewasa awal merupakan suatu siklus hidup yang tidak mudah. Ketika individu mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas perkembangan serta ketidak mampuan untuk segera menyelesaikan masalah yang sedang dialami, individu akan cenderung mengalami stress. Lazarus dan Folkman (1984) mengatakan ada dua cara untuk mengatasi stress yaitu problem focused coping dan emotion focused coping.  Biasanya orang-orang yang menggunakan emotion focused coping untuk mengtasi stress cenderung akan seneng berbagi informasi mengenai keadaan dirinya terhadap orang lain. Berbagi informasi mengenai keadaan dirinya pada orang lain dapat disebut self disclosure. Berkembangnya zaman membuat self disclosure dilakukan secara tidak langsung atau dilakukan dengan cara melalui media sosial. Penggunaan media sosial membuat penggunanya untuk membuat suatu konten.. Tulisan ini secara kritis menelaah literature mengenai self disclosure pada penggunaan media sosial instagram oleh perempuan dewasa awal. Tulisan ini juga akan berisi mengenai faktor ,aspek dan hasil penelitian sebelumnya mengenai self disclosure dimedia sosial.