Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Communication

BUSHIDO PADA PEREMPUAN JEPANG: MEMAKNAI NILAI-NILAI BUSHIDO PADA PEREMPUAN JEPANG DALAM FILM RUROUNI KENSHIN (2012) DAN MYU NO ANYO PAPA NI AGERU (2008) ISADI, RENATA PERTIWI; TANJUNG, SUMEKAR
Communication Vol 5, No 2 (2014): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.164 KB) | DOI: 10.36080/comm.v5i2.30

Abstract

Fokus penelitian ini untuk mengkaji pemaknaan nilai-nilai Bushido pada perempuanJepang dalam Rurouni Kenshin (2012) dan Myu no Anyo Papa ni Ageru (2008). Keduafilm merepresentasikan nilai-nilai Bushido dan kehidupan perempuan Jepang. Makapertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana representasi praktik signifikasinilai-nilai Bushido pada perempuan Jepang dalam kedua film tersebut? Penelitimenggunakan semiotika Barthes untuk menjawab pertanyaan tersebut. Terdapat tujuhtemuan yang dihasilkan, yakni integritas (Gi), pengasih (Jin), keberanian (Yu),penghormatan (Rei), kejujuran (Makoto), martabat (Meiyo) dan kesetiaan (Chungi).
IDENTIFIKASI STRATEGI REPRESENTASI MASKULINITAS PADA MAJALAH TRANSNASIONAL DI INDONESIA SUMEKAR TANJUNG
Communication Vol 6, No 2 (2015): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.5 KB) | DOI: 10.36080/comm.v6i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan strategi representasi maskulinitas pada majalahtransnasional di Indonesia. Media selalu mengeksploitasi tubuh sebagai tanda sekaligus strategimeraup laba. Tubuh memiliki makna dalam masyarakat. Ada berbagai mekanisme yangdigunakan media untuk mengeksploitasi tubuh supaya berfungsi dan berpotensi sebagai tanda.Sedangkan ilustrasi yang digunakan merupakan konsep kelelakian yang dimiliki oleh masyarakatBarat. Sebagai salah satu kajian budaya populer, penelitian ini menggunakan semiotika sebagaimetode analisis teks. Terdapat tiga strategi representasi maskulinitas yang dilakukan oleh mediaini. Pertama, media merepresentasikan tubuh laki-laki sebagai consumer bodies. Kedua, tubuhlaki-laki direpresentasikan sebagai instrumental bodies. Yang terakhir, laki-laki dihadirkansebagai objectified bodies. Dengan kekuasannya, media mengendalikan citra tubuh masyarakatdengan tujuan memperoleh keuntungan secara samar melalui realitas sosial yang semu.