This Author published in this journals
All Journal Penamas EDUKASI
Lilam Kadarin Nuriyanto
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTERRELIGIOUS HARMONY IN SURAKARTA CITY:: CASE STUDY OF RELATION BETWEEN AL FURQON MOSQUE AND CURCH OF BETHEL INJIL SEPENUH “NAFIRI SION” IN KARANGTURI, PAJANG DISTRICT Lilam Kadarin Nuriyanto
Penamas Vol 30 No 2 (2017): Volume 30, Nomor 2, Juli-September 2017
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v30i2.174

Abstract

Tulisan ini membahas seputar hubungan antara masjid dan gereja yang berdekatan letaknya dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama di Kota Surakarta, dan untuk menemukan faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Sasaran penelitian ini adalah pengurus tempat ibadah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus kampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan pendekatan ini, artikel ini mendeskripsikan sebuah fenomena secara menyeluruh, mendalam, dan analitis mengenai konsep kerukunan yang telah lama dibangun oleh masyarakat pada kedua tempat ibadah tersebut. Studi ini menemukan, bahwa pengelolaan Masjid Al Furqon dan Gereja Bethel Injil Sepenuh Nafiri Sion Karangturi, Kota Surakarta menggunakan pendekatan interaksi sosial asosiatif, sehingga dapat terbangun kerukunan.Kata Kunci: Kerukunan, Muslim, Kristen, rumah ibadah
MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDIT AL-ANWAR DAN FIRDAUS MOJOKERTO JAWA TIMUR Lilam Kadarin Nuriyanto
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan EDUKASI | VOLUME 12, NOMOR 1, APRIL 2014
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v12i1.70

Abstract

This research is conducted in SDIT Al Anwar and SDIT Firdaus Mojokerto, East Java. This research is to identify the model of the Islamic education curriculum, to indicate the religious educational implementation, to identify and understand the current difficulties, and finding the ideal model for the religious educational curriculum and its implementation in forming the students’ character. The currently operating model of thecurriculum is concerned with the National education curriculum’s development which is adapted to each condition of the schools. This also involves local content and self-individual development from the students. The development from the institution is referred to the Quran, Al-Islam, the history of Islam, and Arabic language. The everyday routine of reading prayers, the Quran, brief religious lectures, memorizing the brief verses (the 30th), etc is also introduced. The implementation adapts from two learning thematic models; the lower class, and integrated with the upper class. The school applies a full day learning method. The strongest distinction possessed by the two local curriculum and self-individual development SDIT is located by their ability in cooperating each other in order to create a leadership figure such as the prophet Muhammad saw; trustworthy, fatonah, and tablig. On the other hand, the unfinished and incomplete process of property construction has become a main problem. The ideal curriculum model which has been implemented becomes energy between cultures both in schools and environments.
PENGARUH IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN PESERTA DIDIK SMA DI BAWAH YAYASAN KEAGAMAAN Lilam Kadarin Nuriyanto
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 13 No. 3 (2015): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v13i3.249

Abstract

AbstractThis research is carried out at SMA Kristen Palangkaraya and Muhammadiyah 1 Palangkaraya. The research aims at finding out implementation of religious education curriculum that has been applied for the school under religious foundation and its influence against religious behavior of the student which is seen from the aspect of religiosity, honesty, tolerance, reconciliation, social awareness and ideal form in the implementation. Method applied in this research is combination between quantitative and qualitative approach using focus group discussion (FGD). The influence of relation of r2 (determination coefficient) is around 0.343. It means that a religious behavior of the student is 34,3% that can be explained by the religious education implementation and remaining 65.7% should be explained by other factors. The FGD is to find out an idea in building the student character in the expectation of building religious spiritual (religious aspect) and social piety (aspects of honesty, tolerance, love peace and social preservation). AbstrakPenelitian ini dilakukan di SMA Kristen Palangkaraya dan Muhammadiyah 1 Palangkaraya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum pendidikan agama yang telah diterapkan untuk sekolah di bawah yayasan keagamaan, dan pengaruhnya pada perilaku keagamaan peserta didik dilihat dari aspek religiusitas, kejujuran, toleransi, perdamaian, kesadaran sosial, dan bentuk yang ideal dalam pelaksanaannya. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah kombinasi antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang menggunakan focus group discussion (FGD). Besarnya pengaruh hubungan dari r2 (koefisien determinasi) adalah sekitar 0.343. Artinya, perilaku keagamaan siswa sebesar 34,3% dapat dijelaskan oleh pelaksanaan pendidikan agama, dan sekitar 65,7% yang tersisa harus dijelaskan oleh faktor lain. Melalui FGD untuk menemukan ide dalam membangun karakter siswa dengan harapan membangun spiritual keagamaan (aspek religius) dan kesalehan sosial (aspek kejujuran, aspek toleransi, aspek cinta damai, dan aspek perawatan sosial).