Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah FIFO

Optimasi Keamanan Informasi Pendaftaran Event Menggunakan Teknologi Blockchain Iqbal Busthomi; Imam Riadi; Rusydi Umar
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.007

Abstract

Abstract CV. Nyebar is an IT-based start-up that deals with event data management using a web-based application. The Event system provides account registration services as a Member and Organizer. Members of the Event System must first have an account and log-in to be able to register for the event. The process of registering events so far has not been properly secured. The event registration process will send registrant information, but the information sent has not been secured and validated first, so the Event System is still vulnerable to cyber-attacks including the registration data sniffing attack and Distributed Denial of Service (DDoS) attacks. DDoS attacks are carried out by sending messages and packet requests continuously to the business sector, hosting, social sites originating from bot at one time, resulting in overloaded network servers because of the resources (bandwidth, memory, and CPU usage) they have. the network server is used up. Blockchain which has three techniques/mechanisms including the use of hashes and proof-of-work mechanisms which can be an alternative security for event registration information because it can maintain information security, data consistency, and DDoS attacks.Keyword: Web Application, Distributed Denial of Service (DDoS), BlockchainAbstrak CV. Nyebar merupakan start-up berbasis IT yang bergelut dibidang pengelolaan data event menggunakan sebuah aplikasi berbasis web. Sistem Event menyediakan layanan pendaftaran akun sebagai Member dan Organizer. Member dari Sistem Event harus memiliki akun dan log-in terlebih dahulu untuk mendaftar sebuah event. Proses pendaftaran event sejauh ini belum diamankan dengan baik. Proses pendaftaran event akan mengirimkan informasi pendaftar, namun informasi yang dikirimkan belum diamanakan dan divalidasi terlebih dahulu, sehingga Sistem Event masih rentan akan serangan siber diantaranya adalah serangan sniffing data pendaftaran dan serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Serangan DDoS dilakukan dengan mengirimkan pesan dan permintaan paket secara terus menerus kepada sektor bisnis, hosting, situs sosial yang berasal dari bot dalam satu waktu, sehingga mengakibatkan server jaringan menjadi overload karena sumber daya (bandwith, memory, dan CPU usage) yang dimiliki server jaringan habis terpakai. Blockchain yang memiliki dua teknik/mekanisme antara lain adalah penggunaan hash dan mekanisme proof-of-work, yang dapat menjadi alternatif pengamanan informasi pemdaftaran event karena dapat menjaga keamanan informasi, kekonsistenan data, dan serangan dari DDoS.Keyword: Aplikasi Web, Distributed Denial of Service (DDoS), Teknologi Blockchain
Optimasi Keamanan Informasi Menggunakan Algoritma Advanced Encryption Standard (AES) Mode Chiper Block Chaining (CBC) Achmad Nugrahantoro; Abdul Fadlil; Imam Riadi
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.002

Abstract

Information comes from a collection of data obtained from various sources that have been processed. An information can help in decision making, so it is considered to have a high effectiveness value for the recipient of the information. Information exchange that utilizes public media internet services is widely used, so the validity of information must be done security from unauthorized attacks. One of them uses cryptography. AES is a method used by the National Institute of Standards and Technology (NIST) as a standard for the United States Federal encryption algorithm. Creativity in cryptographic modification can increase the strength of an attack. This study uses AES 128, 192, and 256 bit CBC mode algorithms by conducting trials at the level of encryption, decryption and the appearance of character frequencies. Encryption test results obtained an average speed of 128 bit blocks, namely 14.2 ms, 256 bits 13.2 ms and 192 bits 11.5 ms. While the decryption test results obtained an average speed of 128 bit blocks, namely 13.2 ms, 192 bits 14 ms and 256 bits 16.5 ms. The pattern of occurrence of the average frequency generated by 9%, by accepting symbols and numbers using this algorithm has little to solve by reading the characters display. The validation test produces a value of 100% where the functionality testing shows the expected results.Keyword: Security Information, AES, CBC, AES Mode CBC Abstrak Informasi berasal dari sekumpulan data yang didapatkan dari berbagai sumber yang telah diolah. Sebuah informasi bisa membantu dalam pengambilan keputusan, sehingga dianggap memiliki nilai efektivitas tinggi bagi penerima informasi. Pertukaran informasi yang memanfaatkan layanan publik media internet marak digunakan, maka keabsahan informasi harus dilakukan keamanan dari serangan pihak tidak berwenang. Salah satunya menggunakan kriptografi. AES adalah metode yang dimanfaatkan National Institute of Standards and Technology (NIST) sebagai standar algoritma enkripsi Federal Amerika Serikat. Kreativitas dalam modifikasi kriptografi bisa meningkatkan kekuatan dari serangan. Penelitian ini menggunakan algoritma AES 128, 192, dan 256 bit mode CBC dengan melakukan uji coba pengujian pada tingkat kecepatan proses enkripsi, dekripsi dan kemunculan frekuensi karakter. Hasil uji coba pengujian enkripsi didapatkan tingkat kecepatan rata-rata blok 128 bit yaitu 14,2 ms, 256 bit 13,2 ms dan 192 bit 11,5 ms. Sedangkan hasil uji coba dekripsi didapatkan tingkat kecepatan rata-rata blok 128 bit yaitu 13,2 ms, 192 bit 14 ms dan 256 bit 16,5 ms. Pola kemunculan frekuensi rata-rata dihasilkan 9%, dengan menerima simbol dan angka menunjukan algoritma ini memiliki kemungkinan kecil dapat dipecahkan melalui pembacaan kemunculan karakternya. Pengujian validasi menghasilkan nilai 100% dimana pengujian fungsionalitas menunjukkan hasil yang sesuai diharapkan. Kata Kunci: Keamanan Informasi, AES, CBC, AES Mode CBC