Rina Mariyana
Department Of Nursing, Fort De Kock University, Bukittinggi, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Human Care Journal

RIWAYAT PREMATUR DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA SATU TAHUN rina mariyana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 3 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.124 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i3.217

Abstract

Bayi yang terlahir prematur seringkali memberikan efek jangka panjang maupun jangka pendek bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang anak yang lahir prematur sampai usia 1 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Teknik yang digunakan dengan total sampel sebanyak 30 responden. pada anak yang dilahirkan prematur, sampel yang diambil pada anak usia 1 tahun. Hasilnya terdapat perbedaan proporsi kejadian suspek keterlambatan perkembangan pada anak yang terlahir prematur (p value = 0,005, OR 17). Anak yang terlahir prematur akan berisiko mengalami suspek keterlambatan perkembangan  
PREVALENSI KUALITAS TIDUR DAN PENERAPAN AROMATERAPI DI KALANGAN MAHASISWA Rina Mariyana; Cory Febrina
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 1 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i1.2290

Abstract

AbstractIntroduction: tidur merupakan aspek penting dari kesehatan mental remaja. Remaja seringkali memiliki kualitas tidur yang buruk karena gaya hidup dan juga tuntutan dari akademik. Remaja memilliki mengalami kesulitan dalam mempertahan kan kualitas tidur hal ini mengakibatkan mahasiswa kelelahan di siang hari.Aim: Mengetahui pengaruh aromaterapi terhadap kesulitan tidur remaja di kota bukittinggiMethod: Penelitian ini menggunakan penelitian pre eksperimen dengan pre post quasy eksperimen one group pre test post test design dengan pemberian aromaterapi kepada pasien. Rancangan analisis menggunakan Wilcoxon TestFindings: 2 remaja megalami kualitias tidur yang buruk, dimana 5 remaja mengalami latensi tidur yang tidak baik, dengan 4 remaja mengalami durasi tidur yang lama yaitu selama lebih dari 7 jam. Rata rata 1 remaja mengantuk di siang hari . terdapat 10 remaja yang mengalami gangguan tidur ringan dengan pemberian aroma terapi.Conclusion and recommendation:. Hasil penelitian menggambarkan kualitas tidur remaja baik setelah diberikan intervensi penerapan aromaterapi. Tidur sangat penting bagi perkembangan anak. Pelayanan kesehatan harus memiliki pengetahuan dalam membantu keluarga dengan meningkatkan kebiasaan tidur anak.