Claim Missing Document
Check
Articles

Konstruksi Sosial dalam Penentuan Harga Jual Ikan Asin (Ikan Garam) (Studi Kasus pada Masyarakat Pesisir Suku Bajau di Kecamatan Pagimana) Ririn Alferina Bullah; Zulkifli Bokiu; Ronald S Badu
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi produsen dan tengkulak dalam penentuan harga jual ikan asin serta sejauh mana hubungan keduanya dalam mempengaruhi penentuan harga jual ikan asin pada masyarakat pesisir Suku Bajau di Kecamatan Pagimana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnometodologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara. Dalam penelitian etnometodologi, analisis data dilakukan dalam beberapa tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, akuntabilitas, refleksivitas, indeksikalitas, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan trianngulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran ikan asin pada masyarakat Suku Bajau berlangsung melalui saluran pemasaran satu tingkat yang melibatkan produsen, tengkulak, dan konsumen. Dalam sistem tersebut, produsen memiliki peran dominan sebagai pengolah, pengendali distribusi, sekaligus penentu harga. Penentuan harga jual ikan asin tidak semata-mata didasarkan pada perhitungan biaya produksi secara formal, melainkan dipengaruhi oleh jenis dan ukuran ikan, biaya produksi, margin keuntungan, kondisi musim, cuaca, ketersediaan pasokan, serta pengalaman dan kebiasaan yang berkembang di kalangan pelaku usaha. Selain itu, hubungan antara produsen dan tengkulak menunjukkan pola patron-klien yang didasarkan pada ketergantungan ekonomi, kepercayaan, loyalitas, dan kerja sama yang berkelanjutan. Dalam perspektif etnometodologi, harga dipahami sebagai konstruksi sosial yang terbentuk melalui interaksi, pemahaman bersama, dan praktik-praktik yang dijalankan secara berulang dalam kehidupan sehari-hari. Nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Suku Bajau, termasuk pandangan mengenai laut sebagai sumber rezeki yang harus dihormati, turut memengaruhi cara pelaku usaha memaknai harga, keuntungan, dan aktivitas ekonomi yang mereka jalankan.
Analisis Pengaruh Kinerja Leverage dan Ukuran Perusahaan Terhadap Earning per Share pada Perusahaan LQ 45 Periode 2019-2023 Widyawati Nusi; Sahmin Noholo; Zulkifli Bokiu
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v6i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Leverage dan ukuran perusahaan terhadap Earning per Share (EPS) pada perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Leverage diukur menggunakan rasio Debt to Equity Ratio (DER), sementara ukuran perusahaan dihitung berdasarkan logaritma natural total aset. EPS digunakan sebagai indikator utama untuk menilai kinerja keuangan dan daya tarik investasi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian terdiri dari 35 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap EPS.
Pelatihan Akuntansi Berbasis SIAPIK untuk Koperasi Merah Putih Desa Bulothalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango Zulkifli Bokiu; Mahdalena Mahdalena; Amir Lukum
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 5 No. 3 (2026): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 5 Number 3 (July 2026) has been of
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/mopolayio.v5i3.161

Abstract

Pengelolaan keuangan koperasi desa masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman akuntansi dan penggunaan sistem pencatatan keuangan berbasis digital. Permasalahan tersebut juga dialami oleh pengurus Koperasi Merah Putih Desa Bulothalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus koperasi dalam pengelolaan keuangan melalui pelatihan akuntansi berbasis SIAPIK. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan metode ceramah, simulasi penggunaan aplikasi SIAPIK, dan diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencatatan transaksi serta penyusunan laporan keuangan berbasis digital. Pelatihan ini dinilai efektif dalam mendukung pengelolaan keuangan koperasi yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Hasil kegiatan ini juga memberikan implikasi bagi pemerintah desa dan pemangku kebijakan terkait pentingnya program pendampingan dan pelatihan digital secara berkelanjutan guna memperkuat tata kelola keuangan koperasi desa serta mendukung keberlanjutan program Koperasi Merah Putih.
Cost Perspective in the Selection of Cattle Sales Channels (Case Study: Cattle Farmers in Bongomeme) Reza Putra Moohulalo; Zulkifli Bokiu; Nurharyati Panigoro
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 2 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i2.1120

Abstract

This study aims to analyze the cost perspective in the selection of cattle sales channels by farmers in Bongomeme, Gorontalo. This study uses a qualitative descriptive approach with primary data obtained through in-depth interviews and observations of four key informants, consisting of farmers who use brokers (dahangi) and those who sell directly. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results show that farmers experience an illusory profit because they only apply a cash-basis perspective, ignoring opportunity costs such as unpaid personal labor and natural feed. The decision to choose a sales channel is heavily influenced by risk aversion, liquidity needs, and information asymmetry. Farmers who use brokers prioritize risk transfer and fast cash to avoid the fear of price manipulation, while those selling directly optimize margins by utilizing personal assets and digital literacy (social media). The study concludes that direct selling is the most efficient channel when farmers apply a full costing method to accurately calculate the real cost of production.
Cost Perspective in the Selection of Cattle Sales Channels (Case Study: Cattle Farmers in Bongomeme) Reza Putra Moohulalo; Zulkifli Bokiu; Nurharyati Panigoro
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 2 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i2.1120

Abstract

This study aims to analyze the cost perspective in the selection of cattle sales channels by farmers in Bongomeme, Gorontalo. This study uses a qualitative descriptive approach with primary data obtained through in-depth interviews and observations of four key informants, consisting of farmers who use brokers (dahangi) and those who sell directly. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results show that farmers experience an illusory profit because they only apply a cash-basis perspective, ignoring opportunity costs such as unpaid personal labor and natural feed. The decision to choose a sales channel is heavily influenced by risk aversion, liquidity needs, and information asymmetry. Farmers who use brokers prioritize risk transfer and fast cash to avoid the fear of price manipulation, while those selling directly optimize margins by utilizing personal assets and digital literacy (social media). The study concludes that direct selling is the most efficient channel when farmers apply a full costing method to accurately calculate the real cost of production.
Model Akuntansi Lingkungan untuk Masyarakat Pesisir: Studi Pengelolaan Limbah Organik Mangrove dengan Pendekatan Ekonomi Sirkular di Gorontalo Mahdalena Mahdalena; Zulkifli Bokiu; Amir Lukum
Jambura Accounting Review Vol. 7 No. 1 (2026): Jambura Accounting Review - February - Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v7i1.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah organik mangrove dalam kerangka ekonomi sirkular serta merancang model akuntansi lingkungan berbasis masyarakat di Desa Langge, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan mangrove di Desa Langge masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya kelembagaan, rendahnya literasi ekonomi sirkular masyarakat, belum optimalnya pemanfaatan limbah mangrove, serta belum adanya sistem pencatatan berbasis akuntansi lingkungan. Limbah mangrove seperti daun gugur, serasah, dan kayu mati belum dimanfaatkan secara produktif, padahal berpotensi dikembangkan menjadi pupuk organik, briket bioenergi, maupun produk kerajinan ramah lingkungan. Selain itu, pengelolaan wisata mangrove masih bersifat informal sehingga biaya pemeliharaan, rehabilitasi, dan manfaat ekonomi belum terdokumentasi secara sistematis. Penelitian ini menawarkan model akuntansi lingkungan berbasis ekonomi sirkular yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi sebagai instrumen transparansi, evaluasi, dan penguatan tata kelola pengelolaan mangrove berbasis komunitas. Model tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir
ISAK 335-Based Temple Accounting System Design in Financial Reporting : (Study at Puseh Temple, Banjar Dwi Dharma, Tri Rukun Village, Wonosari District, Boalemo Regency, Gorontalo Province) Ni Putu Seily Afiani; Lukman Pakaya; Zulkifli Bokiu
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 1 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i1.850

Abstract

This study aims to design a temple accounting system based on ISAK 335 for financial reporting at Puseh Temple, Banjar Dwi Dharma, Tri Rukun Village, Wonosari District, Boalemo Regency, Gorontalo Province, using a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation, as well as data validity testing through technical triangulation. The results of the study indicate that financial recording is still simple and limited to cash inflows and outflows, and has not been computerized and is not fully in accordance with ISAK 335. Therefore, this study produces an ISAK 335-based accounting system design using Microsoft Excel (Office 2021) that includes a statement of financial position, a statement of comprehensive income, a statement of changes in net assets, a statement of cash flows, and notes to the financial statements to improve the quality and conformity of temple financial reporting with applicable standards.
Pengaruh Kompetensi ASN dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Kantor Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Rizkam Syamsudin Bakari; Sahmin Noholo; Zulkifli Bokiu
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi aparat dan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah di Kantor Badan Keungan Provinsi Gorontalo secara parsial maupun simultan. Pendekatan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan metode Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan teknik sampling purposive. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan kuiaioner dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Tehnik analisis data yang dilakukan dengan model regresi linier berganda dan menggunakan aplikasi software SPSS. Hasil Penelitan menunjukan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara Kompetensi Aparat terhadap Kualitas Laporan Keuangan. (2) tidak terdapat pengaruh yang signifikansi antara Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan. (3) Terdapat pengaruh Kompetensi Aparat dan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan sebesar 60,6%. Hal ini menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh Kompetensi Aparat dan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan sebesar 60,6%. Sedangkan sisanya 39,4% dipenggaruhi oleh variabel lain.
Pengaruh Penerapan Digital Marketing Dan Diversifikasi Produk Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah Agustin Yoesoef; Zulkifli Bokiu; Muliyani Mahmud
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i3.10278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Penerapan Digital Marketing dan Diversifikasi Produk terhadap Pendapatan UMKM Kuliner di Kecamatan Kota Tengah. Data penelitian yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari 84 responden UMKM kuliner di Kecamatan Kota Tengah melalui kuesioner, dibantu dengan perangkat lunak SPSS versi 27. Variabel Digital Marketing diukur melalui indikator strategi pemasaran, interaksi pelanggan, dan penggunaan media sosial, sedangkan  Variabel Diversifikasi Produk diukur berdasarkan keragaman produk, inovasi, serta risiko dan keberlanjutan. Sementara itu, Variabel Pendapatan UMKM diukur menggunakan indikator pertumbuhan penjualan dan keuntungan bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Digital Marketing maupun Diversifikasi Produk berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Pendapatan UMKM Kuliner. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 96,3% terhadap peningkatan pendapatan UMKM Kuliner, yang dibuktikan melalui nilai koefisien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R²) sebesar 0,963. Sisanya sebesar 3,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam  penelitian ini Kata Kunci: Digital Marketing, Diversifikasi Produk, Pendapatan UMKM 
Water Accounting in Improving Irrigation Efficiency and Farmers’ Income Amid Limited Water Access in North Gorontalo City Zulkifli Bokiu; Eduart Wolok; Hasyim Hasyim; Sahmin Noholo
Indonesian Journal of Agriculture and Environmental Analytics Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijaea.v5i1.15773

Abstract

This study aims to analyze the application of water accounting in supporting agricultural sustainability in North Gorontalo City, focusing on the issue of limited access to irrigation water faced by farmers. The scope of the research includes difficulties in obtaining water from irrigation channels due to sub optimal infrastructure, forcing farmers to rely on groundwater pumped at high cost. This condition directly increases production expenses and reduces farmers’ income. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through field observations and in-depth interviews with farmers, irrigation managers, and relevant government officials. The collected data were analyzed thematically to identify the root causes and potential solutions for more efficient water management. The findings indicate that farmers urgently need a stable supply of water from irrigation channels to maintain crop productivity, particularly rice. The operational costs of groundwater pumping were proven to reduce farmers’ profit margins. Furthermore, there has been insufficient attention and no concrete steps from the local government to repair irrigation channels or provide alternative solutions. This study highlights the need for implementing a water accounting system as a basis for planning efficient water management, as well as encouraging active collaboration between the government and farmers to achieve sustainable agriculture.