Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KESEHATAN PERINTIS

Academic Burnout pada Proses Pembelajaran Daring Rima Novianti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v8i2.656

Abstract

Academic burnout mengacu pada stress dan faktor psikologis karena proses pembelajaran sehingga menunjukan keadaan kelelahan emosional, kecenderungan untuk depersonalisasi dan perasaan prestasi yang rendah. Sindrom ini dapat mempengaruhi kompetensi mahasiswa dan perubahan fisik dan mental. Tujuan Penelitian ini untuk diketahuinya academic burnout pada pembelajaran daring. Jenis penelitian ini menggunakan cross sectional, populasi pada penelitian adalah mahasiswa STIKes Horizon yang telah melakukan proses pembelajaran daring selama1 tahun akademik, pengambilan sample menggunakan Snowball Sampling dan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 276 responden. Instrumen penelitian yang digunakan academic burnout dengan melihat nilai exhaustion, Cynicism dan professional efficacy. Korelasi exhaustion dengan Cynicism menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan arah hubungan bernilai positif (R= 0.680), korelasi exhaustion dengan professional efficacy menunjukkan hubungan kuat dan arah hubungan bernilai negative (R= -0.244), korelasi Cynicismdengan professional efficacy menunjukkan hubungan kuat dan arah hubungan negative (R= -0.311), dapat disimpulkan bahwa dimensi exhaustion, Cynicism dan professional efficacy saling mempengaruhi pada academic burnout, hal ini diperkuat dengan ditemukan data mayoritas mahasiswa merasa lelah 155 (56.2%), memiliki perasaan sinis 137 (49.6%) dan merasa tidak kompeten dengan proses pembelajaran 140 (50.7%). Saran, Untuk meningkatkan efek positif dan mencegah insiden academic burnout di kalangan mahasiswa, dianjurkan untuk melakukan perubahan strategi pembelajaran dan berinovatif, Penelitian ini dapat juga menjadi dasar bagi pengelola untuk dapat melakukan perubahan strategi pembelajaran yang inovatif pada saat pembelajaran daring.
Butterfly Hug: Terapi Sederhana untuk Meredakan Kecemasan Ibu Menjelang Persalinan Novianti, Rima; Faddila, Syifa Pramudita; Ningsih, Witri Wahyu
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/5yp0jq46

Abstract

Kecemasan yang tidak ditangani saat persalinan, dapat menyebabkan kontraksi tidak efektif dan memperlama proses persalinan. Hal ini meningkatkan risiko partus lama, nyeri lebih hebat, dan tindakan medis seperti operasi caesar. Kecemasan juga berdampak pada janin, seperti risiko gawat janin dan skor APGAR rendah. Untuk mengatasi kecemasan tersebut salah satunya menggunakan terapi butterfly hug. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi butterfly hug terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di RSUD Karawang. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang akan melakukan persalinan di ruang bersalin RSUD Karawang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment pretest and posttest one group design. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 19 responden, Intervensi dilaksanakan satu kali pertemuan dengan durasi minimal 10 menit. Teknik butterfly hug terbukti dapat memberikan efek relaksasi instan melalui stimulasi bilateral yang mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, sehingga mampu menurunkan respons stres secara cepat. Metode yang peneliti gunakan untuk mengukur tingkat kecemasan dengan menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai t hitung sebesar 9,748 > t tabel (2,101) dan nilai sig sebesar 0,000 < ? = 0,05 sehingga disimpulkan bahwa Ada pengaruh yang signifikan terapi butterfly hug terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan. Saran bagi ibu hamil yang akan menghadapi persalinan dapat menggunakan tehnik butterfly hug untuk mengatasi kecemasan.