Ananta Purwoarminta
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : limnotek

REKONSTRUKSI DANAU PURBA BOROBUDUR DENGAN PENDEKATAN SPASIOTEMPORAL Helmy Murwanto; Ananta Purwoarminta
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 22 No. 2 (2015)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2015.13300

Abstract

Candi Borobudur merupakan warisan dunia yang banyak menarik perhatian baik wisatawan maupun peneliti. Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pada masa lampau Bukit Borobudur dikelilingi oleh danau. Saat ini danau tersebut telah mengering dan sudah tidak terlihat keberadaannya. Pendangkalan dan pengeringan danau di sekitar Candi Borobudur menjadi dataran lakustrin kemungkinan tidak berlangsung dalam satu waktu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perkembangan danau melalui pendekatan spasiotemporal. Kondisi keruangan dapat diketahui dari survei lapangan dan analisis pollen, sedangkan umur endapan danau dapat diketahui dari analisis radiokarbon 14C. Perkembangan danau dapat dibagi menjadi tiga waktu yaitu pada kala Akhir Pleistosen dengan luas 73.712 km2, Awal Holosen dengan luas 21.273 km2 , dan Akhir Holosen (Resen) dengan luas 8.357 km2. Â
HUBUNGAN ANTARA AIR TANAH DAN AIR SUNGAI BERDASARKAN 222RADON DAN KANDUNGAN NUTRIEN DI SUNGAI CIMANUK, INDRAMAYU Ananta Purwoarminta; Hendra Bakti
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 26 No. 1 (2019)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2019.13358

Abstract

Hubungan air tanah dengan air sungai mempunyai peran terhadap ekosistem dan lingkungan. Sekitar Sungai Cimanuk telah berkembang menjadi perkotaan dan sebagian besar masyarakatnya menggunakan airtanah untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu air sungai mempunyai peran penting terhadap pertanian, pangan, dan perikanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara airtanah dengan air sungai Cimanuk dimana keduanya mempunyai peran penting. Analisis kandungan nutrient juga dilakukan untuk mengetahui sebarapa besar nutrient yang ada baik pada airtanah maupun air sungai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengukuran 222radon, analisis kondisi fisik air, dan analisa nutrien. Pengukuran radon bertujuan untuk mengetahui apakah air sungai dipengaruhi oleh aliran airtanah. Pengukuran ini dilakukan di sungai dengan membagi alur sungai cimanuk menjadi 4 segmen. Pembagian tersebut didasarkan pada keberadaan bendung karena dengan adanya bendung tersebut berpengaruh terhadap aliran sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada segmen 1 (Jatibarang-Bendung Bangkir) terdapat aliran airtanah mengisi sungai yang diindikasikan berdasarkan nilai radon. Sedangkan pada segmen lain cenderung air sungai mengisi airtanah. Kandungan nutrient pada 12 sampel air sungai dan 1 sampel air hujan cukup rendah.