Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimasi Green Time Simpang Bersinyal dengan Menggunakan Ptv Vissim dalam Meningkatkan Kinerja Simpang Eka Putra, Reza Asriandi; Ramanda, Ferriyansyah
BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 6 No 2 (2018): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.36 KB) | DOI: 10.33558/bentang.v6i2.1406

Abstract

Kinerja simpang merupakan salah satu tantangan utama dalam sistem transportasi perkotaan. Pergerakan dalam sistem transportasi membutuhkan hubungan antar ruas yang memadai. Oleh karena itu manajemen persimpangan menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan. Salah satu metode pengelolaan simpang adalah dengan optimasi green time pada simpang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan besar pengaruh optimasi green time pada simpang dengan menggunakan aplikasi PTV VISSIM. Terdapat 3 buah data yang dikumpulkan sebagai data primer yaitu data arus lalu lintas, data green time, serta data geometri jalan. Data primer yang diperoleh dimasukan ke dalam simulasi PTV VISSIM sehingga diperoleh kinerja persimpangan berupa panjang antrian 916 m serta tundaan total 4381 detik. Selanjutnya dilaksanakan optimasi persimpangan sehingga menghasilkan green time yang berbeda pada setiap lengannya yaitu untuk pendekat utara selama 30 detik, selatan 22 detik timur 46 detik, dan barat 39 detik. Dari hasil optimasi simpang tersebut diperoleh perubahan kinerja simpang yaitu panjang antrian 892 m dan tundaan total 3632 detik. Kata kunci: PTV Vissim, Kinerja Simpang, Tundaan, Optimasi Simpang, Green Time
PENGEMBANGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN KORIDOR KEMILING-TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG Michael; Reza Asriandi Eka Putra; Siti Rahma
Jurnal Infrastruktur Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Infrastruktur
Publisher : Jurnal Infrastruktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/infrastruktur.v7i1.1593

Abstract

The Sumatera West-Intercity Road has had an essential role in connecting several regions in Sumatera Province because it has been the main route for logistic and passenger movements, especially in the Sumatera Island region. Besides, this road network also has a vital role in supporting economic growth, industry, and tourism for the surrounding area. This corridor already developed then continues to grow with traffic congestion appears at several locations such as Gedong Tataan District, Gisting District, and Pringsewu District. In this study, a feasibility study evaluates four road network improvement options. The first alternative is the widening of the Kemiling Sub-District Section, Bandar Lampung to Kota Agung District, Tanggamus Regency. The Second is a construction of four ring- roads, Gedong Tataan Ring-Road, Pringsewu Ring-Road, Talang Padang Ring-Road, and Gisting Ring-Road. The third alternative is planning the construction of a new corridor from Bandar Lampung to Pringsewu, and the last alternative is a construction of all new corridor from Bandar Lampung to Tanggamus. The evaluation carries by a multi-criteria analysis by considering six aspects of evaluation, including economic feasibility, level of road functionality, social and environmental impacts, development of the road network, vehicle movement, and accessibility of funding. From the results of the study, the main priority is the development of alternative 2 (Development four ring-road) with point 76.
Pengembangan Model Matematis Tingkat Kebisingan Lingkungan Akibat Lalu Lintas Dengan Pendekatan Statistik Forward Selection Reza Asriandi Eka Putra
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.188 KB) | DOI: 10.25077/jrs.14.2.81-94.2018

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terus berkembang dari waktu ke waktu, dan petumbuhan transportasi yang merupakan aktifitas turunan dari perkembangan masyarakat merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari. Kota Bandung juga merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang terus berkembang dalam berbagai aspek kehidupan baik aspek sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Salah satu dampak dari lalulintas yang melalui suatu kawasan adalah terjadinya kebisingan. Kebisingan memiliki banyak definisi namun secara umum kebisingan dapat dinyatakan sebagai suara yang tidak diinginkan (undesirable sound). Dampak dari kebisingan ini sangat banyak namun secara umum kebisingan memiliki dampak yang cukup besar terhadap kesehatan Manus. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk memprediksi tingkat kebisingan lingkungan lalu lintas dengan studi kasus yaitu Jalan A.H. Nasution Kota Bandung. Proses analisis diawali dengan pengumpulan berbagai informasi terkait pengembangan model matematis yang akan dilakukan. Pengumpulan data dilakukan dengan dua jenis pengumpulan data, yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer yang dikumpulkan meliputi: Tingkat kebisingan, arus lalulintas, kecepatan lalulintas dan kerapatan lalulintas. Sedangkan data sekunder yang dikumpulkan yaitu meliputi geometri jalan, kondisi cuaca dan tata guna lahan. Dari data yang didapatkan dilakukan pembentukan model matematis dengan metoda forward selection dengan variabel tidak bebas (Y) adalah berupa tingkat kebisingan (Leq) dan variabel bebas (X) terdiri dari: jumlah kendaraan dalam kendaraan/jam, % kendaraan ringan, kerapatan, dan jarak penerima dari sumber kebisingan. Dari hubungan semua variabel-variabel tersebut dicari model terbaik yang bisa mewakili tingkat kebisingan. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat dua model matematis terbaik yaitu model matematis dengan regresi sederhana Y =  64.537 + 0.005 X1dengan Y merupakan tingkat kebisingan dan X1adalah adalah arus kendaraan (kendaraan/jam) dengan nilai signifikansi 0.000, nilai koefisien korelasi = 0.786 dan nilai R square = 0.636. Serta model matematis multilinear Y = 62.363 + 0.002 X1 + 27.884 X2 - 0.446 X5 dengan Y merupakan tingkat kebisingan dan X1adalah adalah arus kendaraan (kendaraan/jam) X2adalah persen kendaraan ringan pada kedua arah dan X5adalah jarak penerima dari sumber (m) dengan nilai R square 0.900.
EVALUASI PENGURANGAN POLUSI UDARA AKIBAT OPTIMASI SIKLUS PADA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN APLIKASI PTV VISSIM Siti Rahma; Reza Asriandi Eka Putra
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1245.879 KB) | DOI: 10.35814/asiimetrik.v1i2.818

Abstract

Lalu lintas merupakan penyumbang terbesar polusi udara perkotaan. Oleh karena itu diperlukaan perencanaanlalu lintas yang baikdalam mengurangi polusi udara. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan efisiensi pergerakan simpang. Penelitian ini merencanakan pengelolaan simpang dengan optimasi pada cycle time. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi besarnyapengurangan polusi akibat optimasi cycle timepada sebuah simpang dengan studi kasus Simpang Way Halim, Bandar Lampung. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan penguranganbesaran emisi CO pada simpang bersinyal hasil Simulasi menggunakan PTV Vissim. Dari simulasi lalu lintas dihasilkan besar emisi CO pada 2019 sebesar 261.475gr CO dan 2024 adalah sebesar 349.453gr. Setelah optimasi, emisi CO tahun 2019 171.852gr sedangkan tahun 2024 sebesar 174.425gr CO. Kesimpulannya adalah pada dengan optimasi cycle time maka terjadi pengurangan emisi CO 2019 sebesar 34% dari sedangkan pada tahun 2024 terjadi pengurangan CO sebesar 50%.