Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SETELAH MENGAKUISISI, APAKAH TERJADI PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN? Sustari Alamsyah; Khorida AR; Salsa Puja Artika
Jurnal Riset Terapan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI
Publisher : Jurnal Riset Terapan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7267576

Abstract

Akuisisi dianggap sebagai jalan pintas untuk menguasai market share, sekaligus strategi terbaik mengurangi persaingan. Melalui akuisisi perusahaan dapat menguasai perusahaan lain, dan memiliki hak kendali menentukan kebijakan serta aktivitas perusahaan. Untuk melakukan akuisisi dibutuhkan dana yang besar, sebab biaya akuisisi melebihi asset bersih perusahaan sehingga dapat dikatakan bahwa jumlah uang yang harus dibayarkan melebihi nilai asset yang dimiliki. Jika akuisisi berhasil, maka terjadi sinergi yang mampu meningkatkan kinerja keuangan persuahaan. Akan tetapi jika akuisisi gagal dapat berdampak buruk bagi perusahaan perushaan yang mengakuisisi. Penelitian bertujuan mengetahui komparasi kinerja keuangan sebelum dan pasca akuisisi. Desain penelitian bersifat-komparatif dengan membandingkan kinerja keuangan sebelum dan setelah akuisisi. Sampel diambil dari populasi perusahaan BEI tahun 2015-2021, dengan tahun akuisisi 2018 dan periode sebelum akuisisi 2015-2017 dan seteah akuisisi 2018-2021. Analisis uji beda menggunakan Wilcoxon-Signed Rank. Hasil riset membuktikan tidak terjadi perbedaan signifikan kinerja-keuangan terkait likuiditas dan solvabilitas, sedangkan profitabilitas dan rasio aktifitas mengalami-perbedaan kinerja-keuangan sebelum dengan setelah akuisisi. Kata Kunci: Akuisisi, Likuiditas, Solvabilitas dan Profitabilitas
Pengaruh Kinerja Lingkungan, Citra Perusahaan dan Media Exposure Terhadap Pengungkapan CSR Hustna Dara Sarra; Sustari Alamsyah
Simposium Nasional Mulitidisiplin (SinaMu) Vol 2 (2020): Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.859 KB) | DOI: 10.31000/sinamu.v2i0.3577

Abstract

CSR merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sosial. Melalui program CSR dihapkan dapat menjadi media promosi untuk menjaga eksistensi perusahaan di masyarakat. Masalah muncul ketika orientasi bisnis perusahaan hanya berfokus pada laba, sehingga tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan diabaikan. Hal ini akan berdampak pada lemahnya legitimasi masyarakat yang dapat berakibat pada terganggunya kegiatan operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja lingkungan, citra perusahaan dan ekspos media terhadap pengungkapan CSR. Sampel penelitian yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2015-2018 diambil berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan dan citra perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, sedangkan eksposur media tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR.
Prevention and Treatment of Stunting in Rawa Bamban Village, Benda District, Tangerang City – Banten Province Sustari Alamsyah; Dhea Zatira; Khorida AR; Abdul Rauf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 2 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v2i9.6161

Abstract

The aim of this activity is to provide outreach and education to the community so that the problems of stunting (poor nutrition) and wasting (slow growth) can continue to be reduced. BPS data for 2022 shows that the stunting rate in Tangerang City is still relatively high, namely 11.8%, although it has decreased by 3.5% from 2021, namely 15.3%.  This activity was held in one of the sub-districts in the Tangerang city area which has a very dense population, namely Jurumudi Baru Sub-district. The activities run for one day through thematic Real Work Lecture (KKN) activities assisted by students participating in KKN. The results of the activity showed that the community had high enthusiasm in listening to the presentation on preventing and handling stunting. The implications of this activity show that the Tangerang city government is very serious about reducing stunting cases.
Moderasi Cash Holding terhadap Determinan Keputusan Hedging Perusahaan Industri Dasar dan Kimia di Indonesia Nurmaliza Oktaviani; Hamdani; Sustari Alamsyah; Hendra Galuh Febrianto
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8619

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji apakah profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan mempengaruhi keputusan hedging pada perusahaan sektor industri dasar dan kimia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024 dengan menambahkan variabel moderasi yaitu cash holding. Perusahaan ini dipilih karena memiliki risiko eksposur yang tinggi terhadap fluktuasi harga komoditas global dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Sampel terdiri dari 26 perusahaan dengan 130 data observasi, yang mana purposive sampling digunakan untuk pemilihan sampel yang sesuai dengan kriteria. Selain itu, data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan tahunan dan keuangan perusahaan yang diakses melalui situs web resmi BEI dan masing-masing perusahaan. Penelitian ini menggunakan software eviews13 dengan menggunakan regresi logistik sebagai metode analisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan cash holding memengaruhi keputusan hedging secara positif dan signifikan. Sebaliknya, kebijakan itu tidak terbukti secara signifikan dipengaruhi oleh profitabilitas dan likuiditas. Selain itu, cash holding tidak memoderasi pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap keputusan hedging. Namun, mampu memoderasi dengan cara memperlemah pengaruh ukuran perusahaan terhadap keputusan hedging. Ini membuktikan bahwa, berbeda dengan instrumen derivatif, perusahaan besar dengan cadangan kas yang besar biasanya mengandalkan perlindungan internal. Hasil ini diharapkan dapat membantu perusahaan membuat strategi lindung nilai yang efektif di tengah ketidakpastian pasar.