Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Sosiohumaniora

POTRET MINAT LANJUTAN SEKOLAH: ANALISIS DAMPAK RENCANA PENETAPAN WILAYAH GARUT UTARA SEBAGAI KAWASAN INDUSTRI Kurnia Muhamad Ramdhan; Ahmad Buchari
Sosiohumaniora Vol 21, No 1 (2019): SOSIOHUMANIORA, MARET 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.681 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v21i1.19242

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian terhadap dampak dari rencana ditetapkannya wilayah Garut Utara sebagai kawasan industri. Fenomena cukup maraknya golongan ekonomi lemah di Garut Utara memunculkan kecenderungan kolektif bagi mayoritas lulusan Sekolah Menengah Atas untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi. Kondisi tersebut kemudian semakin terdorong oleh ketersediaan lapangan kerja di daerahnya. Padahal jika merujuk pada PP Nomor 17 Tahun 2010 dijelaskan bahwa SMA dan MA memfasilitasi kebutuhan pembelajaran serta kompetensi yang diperlukan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi. Hal ini dapat berisiko menimbulkan bias penafsiran di masyarakat tentang perbedaan SMA/ MA dengan SMK/ MAK. Lebih jauh lagi, kualitas Sumber Daya Manusia yang dihasilkan tidak cakap sesuai dengan kapasitas pendidikannya. Penelitian ini menggunakan metode explanatory qualitative research yang berguna untuk membangun causal explanation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semenjak berdirinya beberapa pabrik industri yang ada di kawasan Garut Utara menimbulkan beragam penyebab yang mempengaruhi minat lanjutan sekolah para pelajar SMA dan MA, salah satunya adalah mayoritas dari siswa SMA/ MA di wilayah Garut Utara ini memilih untuk tidak melanjutkan studinya dan cenderung memilih untuk menjadi pegawai di pabrik saja.