Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INTEKNA

IDENTIFIKASI KESESUAIAN LAHAN BERDASARKAN ANALISIS KEMAMPUAN RESAPAN AIR TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR Heny Ningtyas Suhel; Dewi Nur Indah Sari; Yastin David Batara
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v21i2.1229

Abstract

Kecamatan Banjarmasin Timur memiliki luas wilayah 23,86 km² dengan populasi 116.726 jiwa (BPS Kota Banjarmasin Timur 2019). Bertambahnya jumlah penduduk berpengaruh terhadap penggunaan lahan di wilayah Banjarmasin Timur, pada daerah tersebut banyak mengalami perubahan yang berupa munculnya pemukiman baru dan jenis penggunaan lahan lain yang dapat menurunkan tingkat infiltrasi/ resapan air. Untuk mengetahui resapan air di Kecamatan Banjarmasin Timur menggunakan analisis spasial dengan SIG terhadap RTRW. Metode yang digunakan yaitu metode pembobotan dari 4 parameter yaitu kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah dan tutupan lahan terhadap RTRW. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis dengan skoring, potensi daerah resapan air dibagi menjadi 3 kelas yaitu kelas berpotensi dengan luas 1.683,085178 Ha, kurang berpotensi dengan luas 7.765285 Ha dan tidak berpotensi dengan luas 5.671225 Ha. Kesesuaian lahan daerah resapan air pada Kecamatan BanjarmasinnTimur terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kecamatan Banjarmasin Timur Tahun 2013 – 2032 dilakukan dengan cara melihat jumlah luasan daerah non vegetasi sebesar 1.377,97 Ha dan vegetasi dan RTH 313,22 Ha. . Wilayah Banjarmasin Timur dengan luasan 1.683,085178 Ha sebagian besar berpotensi resapan air yang baik.
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN SUBSEKTOR TANAMAN PANGAN DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH dewi nur indah sari
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas  Unggulan  adalah  sebuah  produk  yang  paling  disukai  dan diproduksi pada suatu daerah tertentu dan dapat bersaing dari daerah lainnya. Dari beberapa komoditas unggulan tanaman pangan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih ada yang belum mencukupi kebutuhan pangan didaerahnya. Untuk mengetahui hal tersebut maka perlu dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode Location Quetient Analysis. Hasil dari perhitungan Location Quetient Analysis kemudian ditampilkan dalam bentuk peta sebaran komoditas unggulan pertanian. Peta tersebut menampilkan jumlah produksi dari setiap komoditas unggulan subsektor tanaman pangan sehingga dapat  mengetahui wilayah produksi pinggi, sedang dan rendah. Untuk subsektor tanaman pangan Padi dan Kacang Hijau adalah komoditas unggulan yang mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah karena memiliki nilai Location Quetient lebih dari 1, Maka dari itu untuk komoditas unggulan subsektor pertanian Padi dan Kacang Tanah dapat melakukan kegiatan Impor ke daerah lain. Untuk subsektor tanaman pangan Jagung, Kacang Tanah, Ubi Kayu dan Ubi Jalar masih belum mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah karena memiliki nilai Location Quetient dibawah angka 1