Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontaminasi Bakteri Coliform pada Saus Siomai dari Pedagang Area Kampus di Surakarta Liss Dyah Dewi Arini; Rahaju Muljo Wulandari
Biomedika Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1849.758 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v10i2.273

Abstract

Siomai merupakan salah satu makanan pokok yang menggunakan bahan pelengkap (tambahan) makanan berupa saus. Pada saat sekarang ini banyak siomai yang dijual dengan menggunakan sepeda ontel yang ditaruh di bagian belakang sepeda. Akan tetapi dalam kenyataannya kebersihan dari siomai sering juga terabaikan salah satunya karena banyaknya udara dan debu yang masuk ke makanan siomai. Penelitian ini mempunyai tujuan utuuk menguji adanya cemaran bakteri Coliform yang terdapat pada olahan saus yang dijual sebagai pelengkap makanan pada siomai dan mengidentifikasi adanya kandungan bakteri Escherichia coli yang terdapat pada olahan saus yang dijual sebagai pelengkap makanan siomai. Metode penelitian ini adalah penelitian survey lapangan dengan pengambilan sampel secara acak dan deskriptif untuk mengetahui keberadaan bakteri Coliform pada beberapa produk olahan saus yang terdapat pada makanan siomai. Pengambilan sampel penelitian dilakukan mengambil 10 sampel olahan saus dari makanan siomai yang ada di area kampus di Surakarta. Pemeriksaan bakteri Coliform dilakukan di Laboratorium Biologi UNS, Surakarta dengan uji most probable number (MPN), uji Escherichia coli dan pewarnaan gram. Dari uji Most Probable Number melalui uji praduga dan penegasan sampel uji coba menunjukkan hasil positif Coliform, dari hasil pewarnaan gram bakteri yang ditemukan termasuk ke dalam golongan bakteri gram negatif dan dari hasil uji biokimia bakteri-bakteri yang ditemukan pada sampel termasuk spesies Enterobacter dan Escherichia coli. Hasil pengujian yang didapat dari semua uji tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam SNI 01-3546-2004 tentang batas maksimum Angka Lempeng Total (ALT) pada saus tomat adalah 2 x 102 koloni/g sedangkan menurut Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia nomor HK. 00.06.1.52.401, batas maksimum Most Probable Number (MPN) Coliform pada saus tomat adalah 100 koloni/g.
Pemanfaatan Program Hospital Corporate Social Responsible (CSR) dalam meningkatkan Pemasaran Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali Hesty Latifa Noor; Rahaju Muljo Wulandari; Lailathul Fitria Nandra
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v2i4.2322

Abstract

Hidayah Boyolali General Hospital (RSU) was established by the Yayasan Dua September Boyolali and began operating since September 2, 2011 as a medical center, then officially became a hospital in May 2012 through the Decree of the Head of the Investment and Integrated Licensing Service Agency of Boyolali Regency No. 503/002/30 of 2012. As a type D private hospital, RSU Hidayah Boyolali is committed to providing professional health services that are oriented towards customer satisfaction. In the face of fierce competition between hospitals, especially in the Boyolali area, RSU Hidayah seeks to develop an effective marketing strategy to increase the number of patient visits. This Community Service activity aims to improve the knowledge and skills of the hospital development team related to marketing strategies through the Hospital Corporate Social Responsibility (CSR) approach. The solutions offered include education on CSR concepts and methods in hospital marketing, CSR implementation training, and assistance in developing strategies and user interfaces for customer data collection. The output of this activity includes the publication of the results of service in scientific journals, videos of online activities, increasing the knowledge and skills of the hospital development team, and integrating the results of the activities into the Hospital Marketing Management course. This activity is expected to be able to strengthen the ability of Hidayah Boyolali Hospital to compete and increase patient satisfaction and loyalty.