Mohammad Yusron Sholikhin
Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Penentu Profitabilitas BPRS di Indonesia Nida Laili Fitriyah; Mohammad Yusron Sholikhin
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 5, No 3 (2019): JIEI Vol.05 No.03 2019
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.207 KB) | DOI: 10.29040/jiei.v5i3.528

Abstract

Adapun tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk memeriksa faktor penentu yang mempengaruhi profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Indonesia. Dalam rangka untuk mencapai tujuan, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif regresi linier berganda pada data profitabilitas yang telah ditemukan yakni ROA serta beberapa faktor penentu lainnya. Hasil studi menunjukkan bahwasanya semua variabel yang ada dalam penelitian (CAR, FDR, NPF, BOPO, Inflasi) secara bersama-sama mempengaruhi tingkat keuntuwwngan yang di dapat BPRS selama periode penelitian. Studi ini menemukan hasil bahwa rasio kecukupan modal/CAR dan rasio NPF memiliki hubungan negatif namun tidak signifikan kepada ROA. Untuk rasio FDR, hasil studi menunjukkan hubungan positif tidak signifikan terhadap profitabilitas. Selain itu studi ini mengungkapkan BOPO atau efisiensi dari menejemen BPRS memiliki pengaruh signifikan negatif untuk memperoleh profitabilitas. Sedangkan untuk inflasi, hasil menunjukkan hubungan negatif tidak signifikan pada profitabilitas. Paper ini memberikan nilai untuk pengembangan BPRS di Indonesia dalam menambah profitabilitas. Memberikan manfaat kepada investor maupun bagi bank untuk dapat membuat keputusan ekonomi yang berpengaruh terhadap profitabilitas perbankan yang disebabkan dan berkaitan dengan kinerja keuangan.
Analisis Perubahan Kebijakan Pajak di Negara GCC dalam Perspektif Ekonomi Islam Rachmania Nurul Fitri Amijaya; Mohammad Yusron Sholikhin
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v7i2.8033

Abstract

G.C.C. countries use oil as a significant source of state revenue because the G.C.C. region is a collection of world oil-producing countries. However, since the world oil price slumped from 2005-2008, governments have changed course by imposing taxes on their citizens. The point of this study is to argue the G.C.C. countries that have changed their tax-free system in their economy into countries that apply taxes today. Then, the views of some Muslim scientists related to taxation are related to changes in tax policy in G.C.C. countries. The qualitative method is used in this paper with a critical approach and analysis of several kinds of literature and financial reports relating to changes in tax policy in the G.C.C. area. The results of this study explain that the G.C.C. countries compile a value-added tax of 5%, which is applied to several basic needs such as food, clothing, water, and electricity bills. Later, some Muslim scientists agreed on the existence of taxes for the common good, a source of revenue for public facilities and services.