Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR LEMAK, STATUS GIZI DAN KAPASITAS VITAL PARU DENGAN KESEGARAN JASMANI PADA MAHASISWA PENJASKES UNIVERSITAS ABULYATAMA ACEH TAHUN 2013 Fakhrullah Fakhrullah
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 4, No 1 (2016): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v4i1.110

Abstract

Kesegaran jasmani salah satunya sangat dipengaruhi oleh faktor fisik dan kesehatan seseorang. Faktor fisik dan kesehatan dalam penelitian ini yaitu kadar lemak, status gizi dan kapasitas vital paru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar lemak (X1) dengan kesegaran jasmani (Y) mahasiswa penjaskes Universitas Abulyatama Aceh tahun 2013, status gizi (X2) dengan kesegaran jasmani (Y) mahasiswa penjaskes Universitas Abulyatama Aceh tahun 2013 dan kapasitas vital paru (X3) dengan kesegaran jasmani (Y) mahasiswa penjaskes Universitas Abulyatama Aceh tahun 2013. Peneltian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yaitu dengan mencari hubungan antar variabel. Rancangan penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan test pengukuran tiap variabel selanjutnya diteliti dan dilakukan pengolahan data. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 27 mahasiswa penjaskes Universitas Abulyatama Aceh tahun 2013. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah; untuk pengukuran kadar lemak menggunakan alat Skin fold caliper, pengukuran status gizi menggunakan alat timbangan ZT-120, pengukuran kapasitas vital paru dengan alat Spirometer, dan pengukuran kesegaran jasmani dengan tes TKJI. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh langsung melalui tes dan pengukuran. Data yang diperoleh kemudian diolah secara statistik. Setelah analisis data penelitian diperoleh korelasional sebagai berikut; terdapat hubungan X1 dengan Y dengan koefisien korelasi sebesar 0,41 termasuk dalam kategori sedang. Terdapat hubungan X2 dengan Y dengan koefisien korelasi sebesar 0,51 termasuk dalam kategori sedang. Terdapat hubungan antara X3 dengan Y dengan koefisien korelasi sebesar 0,39 termasuk dalam kategori rendah. Koefisien korelasi secara bersama-sama X1, X2, X3 dengan Y sebesar 0,76 termasuk dalam kategori cukup, dengan perbandingan rtabel=0.38 dapat disimpulkan bahwa rhitung > rtabel (0,76>0,38) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Kadar Lemak (X1), Status Gizi (X2) dan Kapasitas Vital Paru (X3) dengan Kesegarana Jasmani (Y) mahasiswa penjaskes Universitas Abulyatama Aceh tahun 2013 Kata Kunci: Kadar Lemak, Status Gizi, Kapasitas Vital Paru, Kesegaran Jasmani.
Sanad-Based Learning and Teaching Resources: Relevance, Implementation, and Challenges in Contemporary Islamic Education Fakhrullah Fakhrullah; Rustam Ibrahim
Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS Vol 4 No 2 (2026): Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/mikailalsys.v4i2.10469

Abstract

Although learning resources in the digital era have received considerable attention, research specifically addressing the integration of modern learning resources with the traditional sanad-based learning system in Islamic education remains limited. This study aims to analyze the concept of learning resources from the perspective of Islamic education, explain the nature and urgency of sanad-based learning, and formulate strategies for integrating modern learning resources with Islamic scholarly traditions. A qualitative approach with a library research design was employed, using relevant literature selected through a purposive literature selection strategy. Data were collected through documentation of textual sources and analyzed using content analysis. The findings indicate that learning resources in Islamic education are holistic, encompassing revelational (naqli), rational-empirical (‘aqli and tajribi), and spiritual (irfani) dimensions. Within this framework, teachers serve as central authorities through sanad, which functions as a quality assurance mechanism that ensures the validity, authority, and spiritual value of knowledge. These findings contribute to the development of Islamic educational methodology and extend current understanding of contemporary sanad-based learning platforms and curricula. The study concludes that synergy between modern learning resources and the sanad tradition is essential for maintaining the quality, authenticity, and sustainability of Islamic education in the digital era. The implications include theoretical contributions to Islamic pedagogy and practical guidance for Islamic educational institutions in implementing sanad digitalization, curriculum integration, and adaptive learning platforms. This study also opens opportunities for further empirical research on the challenges of verifying digital sanad authority.