Yusri, Yunarni
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DESAIN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yusri, Yunarni; Arifin, Sadriwati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.113 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.233

Abstract

Jenis penelitian adalah desain research yang bertujuan untuk mendesain pembelajaran, khususnya perangkat yang digunakan dengan model pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner pada pokok bahasan kubus dan balok yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIISMP Negeri 1 Labakkang sebanyak 30 orang. Prosedur desain yang digunakan siklus Mc. Kenney yang dipadukan dengan model Dick & Carey yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design, Prototyping phase, dan assessment phase. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner yang telah didesain telah divalidasi dan direvisi tiga kali sehingga layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 76,87 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43. Dimana 24 dari 30 siswa  atau 80 memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran ; (3) pada umumnya siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Jadi berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil desain pembelajaran pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner di kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang  berkualitas. 
DESAIN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yunarni Yusri; Sadriwati Arifin
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.233

Abstract

Jenis penelitian adalah desain research yang bertujuan untuk mendesain pembelajaran, khususnya perangkat yang digunakan dengan model pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner pada pokok bahasan kubus dan balok yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIISMP Negeri 1 Labakkang sebanyak 30 orang. Prosedur desain yang digunakan siklus Mc. Kenney yang dipadukan dengan model Dick & Carey yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design, Prototyping phase, dan assessment phase. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner yang telah didesain telah divalidasi dan direvisi tiga kali sehingga layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 76,87 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43. Dimana 24 dari 30 siswa  atau 80 memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran ; (3) pada umumnya siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Jadi berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil desain pembelajaran pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner di kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang  berkualitas. 
PROSES BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER Yunarni Yusri; Febria Hardianty
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.486

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi proses berpikir kreatif mahasiswa berdasarkan perbedaan gender. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tugas pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VII Program studi Pendidikan Matematika STKIP Andi Matappa yang terdiri dari dua orang (1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tidak terdapat perbedaan yang berarti tentang proses berpikir kreatif subjek laki-laki (S1) dan subjek perempuan (S2) dalam pemecahan masalah  matematika  yang memenuhi  aspek  lancar  (fluent),  fasih (flexible) dan baru (original), yaitu keduanya melalui tahapan: 1) persiapan, 2) inkubasi, 3) iluminasi, dan 4) verifikasi. Demikian pula, tidak  ditemukan  perbedaan  yang berarti  tentang  rangkaian  aktivias mental yang digunakan kedua subjek pada tiap tahapan; (2) Ditemu kenali perbedaan hasil tugas kedua subjek: 1) S1 menggunakan tiga cara yang baru, meskipun ketiga cara ini menggunakan konsep yang sama. Sedang S2, menggunakan satu cara baru, 2) fungsi-fungsi yang  ditemukan  S1  lebih  variatif  dan  lebih  kompleks  dibanding fungsi-fungsi yang ditemukan S2. Meskipun hasil tugas kedua subjek berbeda,namun keduanya kreatif dalam pemecahan masalah matematika.
Pelatihan Penggunaan Kartu Bilangan Bagi Peserta Didik Yunarni Yusri; Ahmad Budi Sutrisno; Muhammad Taqwa
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1025

Abstract

Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan pelatihan penggunaan kartu kepada peserta didik di SD. Metode yang digunakan adalah 1) Sosialisasi ke sekolah mitra dan warga sebanyak 2 kali, 2) Merekrut relawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar-mengajar, 3) Penentuan waktu yang tepat untuk kegiatan pelatihan, 4) Actif Learning (pembelajaran menyenangkan), Hasil kegiatan: (a) meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik pada operasi hitung bilangan bula, (b) Peserta didik lebih termotivasi dalam menggapai impiannya melalui pohon impian sehingga membangun sebuah karakter pribadi dalam mengukir prestasi