This Author published in this journals
All Journal Juke
Oktadoni Saputra
Bagian Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketertarikan Mahasiswa Kuliah Dalam Kelas Besar Rika Lisiswanti; Oktadoni Saputra
JUKE Unila Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.108 KB)

Abstract

Kuliah masih merupakan salah satu strategi pembelajaran yang tidak bisa dihilangkan. Dengan adanya kuliah mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan dari ahlinya walaupun kurikulum yang digunakan adalah kurikulum Problem-Based Learning (PBL). Akhir-akhir ini banyak keluhan karena motivasi mahasiswa kuliah menurun. Ada banyak faktor yang mempengaruhi mahasiswa untuk kuliah atau mengikuti perkuliahan. Faktor tersebut di antaranya adalah metode PBL yang mendukung mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan Self-Directed Learning (SDL) sehingga mahasiswa terbiasa mandiri. Kemudian keterampilan dosen dalam mengajar, mengaktifkan, dan memotivasi mahasiswa. Faktor lainnya adalah motivasi mahasiswa yang rendah, gaya belajar yang tidak sesuai, dan lingkungan belajar yang tidak mendukung. Simpulan, Untuk meningkatkan ketertarikan mahasiswa bisa dilakukan dengan mengembangkan strategi mengajar di dalam kelas. [JuKe Unila 2015; 5(9):115-118]
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pembelajaran Keterampilan Klinik di Institusi Pendidikan Kedokteran Oktadoni Saputra; Rika Lisiswanti
JUKE Unila Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.157 KB)

Abstract

Keterampilan klinik merupakan komponen penting dalam pendidikan kedokteran. Pembelajaran keterampilan klinik saat ini sudah mengalami pergeseran dan sudah dimulai dari tahap pre-klinik pada setting khusus yang dikenal sebagai skills-lab. Namun demikian, pembelajaran keterampilan klinik pada setting skills-lab ini mempunyai beberapa kelemahan yaitu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang banyak serta biaya yang cukup mahal. Simpulan, ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran keterampilan klinik di skills-lab tersebut, diantaranya adalah konten materi, metode penyampaian, peserta, instruktur, peralatan serta lingkungan pembelajarannya. Kesemua faktor tersebut harus berjalan dengan baik agar proses pembelajaran keterampilan klinik tersebut bisa mencapai tujuannya. [JuKe Unila 2015; 5(9):104-109]