Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRINSIP DAN FAKTOR-FAKTOR YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PEMBUATAN KONTRAK Caesar, Muhammad
LEX PRIVATUM Vol 2, No 1 (2014): Lex Privatum
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukan penenlitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dasar atau prinsip yang harus diperhatikan dalam pembuatan kontrak dan faktor-faktor apakah yang harus diperhatikan dalam pembuatan kontrak. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normative, maka dapat disimpulkan, bahwa: 1. Prinsip kebebasan berkontrak, prinsip konsensualisme, prinsip daya mengikat kontrak, prinsip pacta sunt servanda, prinsip itikad baik mempunyai daya kerja menjangkau kontrak yang bersangkutan, sebagai suatu sistem, pada prinsipnya para pihak bebas membuat kontrak, menentukan isi dan bentuknya, serta melangsungkan proses pertukaran hak dan kewajiban sesuai kesepakatan masing-masing sebagaimana persetujuan bersama dan secara proporsional, serta dalam hubungan antara dasar atau prinsip-prinsip kontrak dalam berkedudukannya mandiri dan berdiri setara/sejajar dengan dasar atau prinsip pokok kontrak yang lain, ini didasari pada karakter serta fungsinya. 2. Pembuatan kontrak atau rancangan kontrak diatur dalam Pasal 1338, Buku III, KUHPerdata pada ayat (1) yang intinya, bahwa siapapun diberi kebebasan berkontrak dan harus ditaati olehnya, karena itu sebagai undang-undang baginya untuk membuat kontrak diperlukan ketelitian, dan kecermatan bagi para pihak yang terkait berkenaan dengan kewenangan hukum para pihak untuk mengadakan dan membuat kontrak, perpajakan di sini para pihak dibebani kewajiban oleh pemerintah untuk membayar pajak kepada negara yang tergantung pada obyek pajak, alas hak yang sah yang harus diperhatikan para pihak mengenai obyek kontrak sebagai alas hak yang sah, masalah keagrariaan ini berkenaan dengan obyek kontraknya tanah, pemilihan hukum, hukum apa dan di mana bila terjadi sengketa para pihak dilaksanakan, penyelesaian, sengketa dapat diselesaikan melalui pengadilan atau di luar pengadilan (alternatif). Pengakhiran kontrak dapat berakhir secara hukum sesuai dalam klausul dan melalui pengadilan bila terjadi sengketa. Kata kunci: Faktor-faktor, kontrak.
Digitization of Employee Attendance through a Web Based Electronic Attendance System at PT Dupoin Palembang Branch Muhammad caesar; Dedi Haryanto; Apriansyah
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Open Source, December 2025
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v8i2.5144

Abstract

PT DUPOIN Palembang Branch is one of the companies experiencing efficiency problems in its employee attendance management system. Currently, attendance recording is still carried out manually using paper-based documents stored in filing cabinets. Along with the increasing number of employees and operational activities, this conventional system has caused various issues, such as slow data recapitulation, frequent recording errors, and difficulties in conducting periodic attendance analysis. Moreover, the absence of an integrated attendance history makes it challenging for management to objectively evaluate employee discipline and performance. This study aims to address these issues by implementing a web-based electronic attendance system as a digitalization effort in human resource management. The proposed system enables real-time attendance monitoring, online access to attendance reports, and more transparent and accountable data management. Features such as user authentication, access control, automated reporting, and cloud-based data storage provide significant advantages over manual systems. In addition, the system supports flexible work models, including remote and hybrid working arrangements, while maintaining data accuracy and minimizing fraud through location- and time-based validation. The implementation of this system is expected to improve administrative efficiency, enhance decision-making, and support a more adaptive and productive work environment.