Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Biometric identification using augmented database Regina Lionnie; Ellisa Agustina; Wahju Sediono; Mudrik Alaydrus
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 17, No 1: February 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v17i1.11713

Abstract

Androgenic hair pattern is one of the newest soft biometric trait that can be used to identify criminals when their faces are covered in the evidences of criminal investigation. In real-life situation, sometimes the available evidence is limited thus creating problems for authorities to identify criminal based on the limited data. This research developed the recognition system to identify individuals based on their androgenic hair pattern in a limited data situation in such a way that the limited images were expanded by the augmentation process. There were 50 images studied and expanded into 2.000 images from the augmentation process of rotating, reflecting, adjusting color and intensity. Furthermore, the effect of human skin color extraction was investigated by employing HSV and YCbCr color spaces. The scale-space hierarchy was built among the images with Gaussian function and produced 70% recognition precision that was around more than 2 times higher compared to system of recognition with only limited data.
PENURUNAN SUSUT NON TEKNIS PADA JARINGAN DISTRIBUSI MENGGUNAKAN SISTEM AUTOMATIC METER READING DI PT. PLN (PERSERO) Ellisa Agustina; Alvina Fitri Amalia
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.724 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i1.1379

Abstract

Losses atau lebih dikenal dengan istilah Susut merupakan parameter yang harus selalu diperhatikan oleh PT. PLN (Persero), karena parameter tersebut yang menunjukkan seberapa baik efisiensi dari suatu sistem. Semakin besar nilai susut, berarti semakin kecil efisiensi sistem tersebut. Pada jaringan distribusi susut dapat terjadi karena beberapa factor, antara lain factor teknis dan non teknis. Prosentase total susut PLN Disjaya pada tahun 2013 sebesar 8.52%. Angka tersebut masih jauh diatas target kinerja yang ditetapkan oleh PLN Pusat sebesar 6.0%.Saat ini akan diterapkan metode pengukuran energi listrik dengan menggunakan sistem AMR (Automatic Meter Reading). Sistem AMR merupakan suatu sistem pembacaan atau pengambilan data hasil pengukuran energi listrik pada konsumen secara local maupun jarak jauh, dimana jadwal pembacaan dapat ditentukan sesuai kebutuhan. AMR dapat mengidentifikasi beberapa anomaly yang dapat menyebabkan terjadinya susut, antara lain anomaly arus, tegangan dan kesalahan pada saat pengawatan.Dari hasil perhitungan melalui analisa profil beban AMR diperoleh total susut energi di PLN Disjaya dan Tangerang pada tahun 2014 sebesar 4.551.767,2 kWh atau setara dengan Rp 4.175.758.693,- (Empat Milyar Seratus Tujuh Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Delapan Ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Rupiah). Secara keseluruhan penggunaan system AMR dari tahun ke tahun ini dapat menurunkan prosentase susut pada. Pada tahun 2014 prosentase susut sebesar 6.61%
PENURUNAN SUSUT NON TEKNIS PADA JARINGAN DISTRIBUSI MENGGUNAKAN SISTEM AUTOMATIC METER READING DI PT. PLN (PERSERO) Ellisa Agustina; Alvina Fitri Amalia
Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 4 (2016): JTM Edisi Spesial 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v5i4.1223

Abstract

Losses atau lebih dikenal dengan istilah Susut merupakan parameter yang harus selalu diperhatikan oleh PT. PLN (Persero), karena parameter tersebut yang menunjukkan seberapa baik efisiensi dari suatu sistem. Semakin besar nilai susut, berarti semakin kecil efisiensi sistem tersebut. Pada jaringan distribusi susut dapat terjadi karena beberapa factor, antara lain factor teknis dan non teknis. Prosentase total susut PLN Disjaya pada tahun 2013 sebesar 8.52%. Angka tersebut masih jauh diatas target kinerja yang ditetapkan oleh PLN Pusat sebesar 6.0%. Saat ini akan diterapkan metode pengukuran energi listrik dengan menggunakan sistem AMR (Automatic Meter Reading). Sistem AMR merupakan suatu sistem pembacaan atau pengambilan data hasil pengukuran energi listrik pada konsumen secara local maupun jarak jauh, dimana jadwal pembacaan dapat ditentukan sesuai kebutuhan. AMR dapat mengidentifikasi beberapa anomaly yang dapat menyebabkan terjadinya susut, antara lain anomaly arus, tegangan dan kesalahan pada saat pengawatan. Dari hasil perhitungan melalui analisa profil beban AMR diperoleh total susut energi di PLN Disjaya dan Tangerang pada tahun 2014 sebesar 4.551.767,2 kWh atau setara dengan Rp 4.175.758.693,- (Empat Milyar Seratus Tujuh Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Delapan Ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Rupiah). Secara keseluruhan penggunaan system AMR dari tahun ke tahun ini dapat menurunkan prosentase susut pada. Pada tahun 2014 prosentase susut sebesar 6.61%.
Speedtest and Ekahau Site Survey Application Training in West Jakarta Schools 2021 Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Yosy Rahmawati; Ellisa Agustina; Ketty Siti Salamah
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1349.311 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i1.2074

Abstract

Kindergarten teachers have been integrating technology into their teaching routine activities in Indonesia during the Covid-19 pandemic. When it comes to kindergartners, teachers cannot do much of anything remotely, particularly if pupils must sit and gaze at a computer for hours on end. Penguin Family Islamic Preschool Teacher will be prepared to create effective and efficient technology-based in this community project. Socialization and continuity guidance was the major activities. Qualitative analysis is employed for data analysis, data reduction, data presentation, and deriving conclusions. The result of discussions’ community services is 1) find online resources before you start student teaching; 2) invite parents to participate; 3) examine each child's activities; 4) enlist every student's participation; 5) help develop fine motor abilities; 6) learn about developmental-appropriate practice; 7) know your lesson plan; 8) educate socially; 9) observe the routine procedures. The conclusion is Kindergarteners are still learning to think critically, and they may lack group-work experience and struggle with self-discipline in an online environment. Simple procedures may require detailed instruction in the online environment.
SOSIALISASI APLIKASI SMITH CHART DARI PLAYSTORE ANDROID UNTUK PERHITUNGAN IMPEDANCE MATCHING CIRCUITS (IMC) DIGITAL Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Ellisa Agustina; Yosy Rahmawati; Ketty Siti Salamah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 1 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i1.7810

Abstract

Penyampaian informasi melalui saluran transmisi harus berjalan dengan maksimal (maximum  power transfer) agar komunikasi berjalan dengan baik dan tepat. Impedance matching circuit  (IMC) merupakan penyesuaian impedansi dimana penyesuaian nilai impedansi dilakukan pada bagian input dan output agar dihasilkan transfer daya yang maksimum. Perhitungan impedansi pada saluran transmisi ada 2 cara yang paling sering digunakan yaitu dengan cara matematis dan dengan grafik smitch chart manual. Metode smitch chart manual memiliki proses yang lebih lama sehingga membutuhkan ketelitian agar akurat dengan waktu yang minimal. Adanya bantuan penggunaan perangkat lunak diperlukan agar dapat memaksimalkan proses belajar. Kegiatan program pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan sosialisasi perhitungan penyesuai impedansi dengan aplikasi open souce Smitchart oleh pengembang Eric Ong melalui playstore android. Proses penyesuaian impedansi yang dilakukan adalah dengan rangkaian single double Stub Matching, Transformer Matching (seperempat-gelombang, Binomial, Chebyshev transformer), Stripline dan kalkulator Microstrip.Kata Kunci: Impedance matching circuit  (IMC), playstore android, Smitchart.
Diseminasi Efek Radiasi Speaker Aktif Di Lingkungan Sekolah Cengkareng Simanjuntak, Imelda Uli Vistalina; Rahmawati, Yosy; Agustina, Ellisa; Salamah, Ketty Siti
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v3i2.21172

Abstract

Speakers are one of the standard electronic products with wireless capabilities. The Government of Indonesia is responsible for regulating and supervising the movement of goods using wireless domains through the Ministry of Communications and Information Technology. Electromagnetic compatibility (EMC) regulations are included in the entry requirements for wireless communication products to Indonesia. EMC means avoiding interference with other devices caused by radiation. Therefore, regarding this EMC regulation, it is necessary to pay attention to product quality and user safety. Through this community service program for the 2022 period, there will be the dissemination of the effects of active speaker radiation in the Cengkareng school environment as a preventive measure to minimize the impact of active speaker electronic emission radiation on the health of the academic community in the IP YAKIN Cengkareng Junior High School, Jakarta.
A Systematic Approach to Improving the Performance of Spiral Antenna Hidayat, Rahmad; Rushendra, Rushendra; Agustina, Ellisa; Wulandari, Ike Yuni; Rahim, Robbi
Jurnal Telematika Vol. 12 No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v12i2.191

Abstract

Implementation of antennas in various areas of wireless technology, became one of the main drivers of the advancement of wireless digital communications technology today. They are applicable to mobile communications, microwaves, Wireless Fidelity, satellites for various needs such as commercial, military, health, education, telemetry and much more. Then, the frequency independent antenna has become a major driver of intensive research and development of spiral antennas in generating large bandwidth. In this paper, a new approach will be adopted that will identify and analyze the wideband spiral antenna design with its various properties and look for opportunities for the application of various forms of novel advanced spiral antennas with improved performance. The results of identification and analysis increasingly show that the improvement of spiral antenna performance is highly dependent on design optimization; and continuous assessment of how techniques, methods, and experiments are possible for the performance improvement of existing spiral antenna properties. These performance improvements are in bandwidth, gain, voltage standing wave ratio (VSWR), polarization, improved radiation patterns that can be seen from the desired transmit direction diagram.Penerapan antena di berbagai bidang teknologi wireless, menjadi salah satu penggerak utama kemajuan teknologi komunikasi digital wireless saat ini. Penerapan tersebut terdapat baik pada komunikasi seluler, gelombang mikro, WiFi, satelit untuk berbagai kebutuhan seperti komersial, militer,  kesehatan, pendidikan, telemetri dan masih banyak lagi lainnya. Kemudian antena frekuensi bebas telah menjadi pendorong utama penelitian intensif dan pengembangan antena spiral dalam menghasilkan bandwidth yang besar. Dalam tulisan ini, pendekatan baru akan diadopsi yang akan mengidentifikasi dan menganalisis desain antena spiral wideband dengan berbagai sifatnya dan mencari peluang untuk penerapan berbagai bentuk antena spiral baru yang canggih dengan kinerja yang lebih baik. Hasil identifikasi dan analisis semakin menunjukkan bahwa peningkatan kinerja antena spiral sangat bergantung pada optimalisasi desain; dan penilaian terus menerus tentang bagaimana teknik, metode, dan eksperimen yang memungkinkan untuk peningkatan kinerja antena antena spiral yang ada baik dalam bentuk Archimedean, square, star, hexagonal, sinuous, equiangular, dan lainya. Peningkatan kinerja tersebut ada pada bandwidth, gain, voltage standing wave ratio (VSWR), polarisasi, pola radiasi yang semakin membaik yang dapat terlihat dari diagram arah pancar yang diinginkan.