Wijaya Adi Cahyono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2012 DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS MODEL Z-SCORE ALTMAN Wijaya Adi Cahyono; Moel jadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.333 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebangkrutan perusahaan dengan menggunakan analisis model Altman z-score pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Karena perusahaan pertambangan batubara memiliki peranan yang cukup banyak dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis diskriminan (z-score) untuk melihat seberapa besar prediksi kebangkrutan perusahaan pertambangan batubara periode 2011-2012. Menghitung masing-masing prediksi kebangkrutan pada setiap perusahaan yang berjumlah 10 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan yang didapat dalam buku  Indonesian Capital Market Directory. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis diskriminan dengan menggunakan variabel dari Altman Z-score yang berjumlah lima yaitu X1 = Net Working Capital to Total Assets,   X2 = Retained Earning to Total Assets, X3 = EBIT to Total Assets, X4 = Market Value of Equity to Book Value of Liabilities dan X5 = Sales to Total Assets. Memiliki rumus Z-score = -3,475 + (3,116)X1 + 7,876X2 + (2,763)X3 + 0,035 X4 + 2,874X5. Dengan kriteria penilaian Z-Score > -0,5358 dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat dan < -0,5358 kategori  financial distress.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model z-score Altman tersebut dapat diimplementasikan dalam mendeteksi kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model z-score Altman dan analisis diskriminan mempunyai hasil tidak sama dalam memprediksi kebangkrutan pada 10 perusahaan pertambangan batubara karena terdapat  miss classification sebanyak 3 perusahaan. Hasil z-score dari analisis diskriminan mampu mengelompokkan perusahaan pertambangan batubara pada dua kategori, yaitu sehat dan financial distress Kata kunci : Financial Distress, Z-score, Prediksi Kebangkrutan
PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2012 DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS MODEL Z-SCORE ALTMAN Cahyono, Wijaya Adi; jadi, Moel
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebangkrutan perusahaan dengan menggunakan analisis model Altman z-score pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Karena perusahaan pertambangan batubara memiliki peranan yang cukup banyak dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis diskriminan (z-score) untuk melihat seberapa besar prediksi kebangkrutan perusahaan pertambangan batubara periode 2011-2012. Menghitung masing-masing prediksi kebangkrutan pada setiap perusahaan yang berjumlah 10 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan yang didapat dalam buku  Indonesian Capital Market Directory. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis diskriminan dengan menggunakan variabel dari Altman Z-score yang berjumlah lima yaitu X1 = Net Working Capital to Total Assets,   X2 = Retained Earning to Total Assets, X3 = EBIT to Total Assets, X4 = Market Value of Equity to Book Value of Liabilities dan X5 = Sales to Total Assets. Memiliki rumus Z-score = -3,475 + (3,116)X1 + 7,876X2 + (2,763)X3 + 0,035 X4 + 2,874X5. Dengan kriteria penilaian Z-Score > -0,5358 dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat dan < -0,5358 kategori  financial distress.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model z-score Altman tersebut dapat diimplementasikan dalam mendeteksi kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model z-score Altman dan analisis diskriminan mempunyai hasil tidak sama dalam memprediksi kebangkrutan pada 10 perusahaan pertambangan batubara karena terdapat  miss classification sebanyak 3 perusahaan. Hasil z-score dari analisis diskriminan mampu mengelompokkan perusahaan pertambangan batubara pada dua kategori, yaitu sehat dan financial distress Kata kunci : Financial Distress, Z-score, Prediksi Kebangkrutan