MOEL JADI
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Biaya Produksi dan Profitabilitas Pada Pabrik Gula Kebon Agung Malang Ayu Dewi Anggraeni; Moel jadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.067 KB)

Abstract

Sugar  is one of  the strategic commodities  in  Indonesian economy. National sugar production comes mostly  from  sugar  production  in  East  Java.  It  is  based  on  data  from  East  Java  Plantation Office (2007), which states that the rapid growth of the sugar industry in East Java province put Java as the largest contribution to the national sugar production reached 2.31 million tons (over 47 percent) in in 2006. This study aims to determine how the cost of production that occurred as a reference for determining the selling price and to find out how the profitability of the acquired PG Kebun Agung Malang 2010-2012. This  research  is descriptive  research with quantitative approach. Object of  this  study  is PG Kebun Agung Malang.  Sources  of  data  used  in  this  study  is  a  secondary  data  source,  ie  from  production data,  sales  data,  and  the  income  statement.  Data  collection  techniques  used  are  documentation. Analytical  approach  to  the  calculation  of  cost  of  production  using  components  of  the  cost  of materials, direct labor costs, and factory overhead costs. Financial performance analysis in this study using the approach break event analysis (Break Event Point). The results showed that the cost of production that occurred as a reference for determining the selling price in the period 2010-2012 PG Kebon Agung Malang has increased, it indicates that the company can  set  prices  according  to  production  costs  incurred.  The  profitability  derived  from  PG  Kebon Agung Malang in 2010-2012 has decreased, this is due to both fixed costs and operational costs have increased and this will affect the revenue received has decreased. Keyword :Production Cost and Profitability.
KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA Tbk. DENGAN RASIO RETURN ON ASSET, RETURN ON EQUITY, NET PROFIT MARGIN, DAN CAPITAL ADEQUANCY RATIO Muhamma Ihwan Umar Zamani; MOEL JADI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.992 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kinerja keuangan serta memberikan bukti empiris bahwa Good Corpaorate Governance (GCG) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan dalam hal ini pada PT. BNI Tbk, khususnya melalui pengukuran  Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin,  dan  Capital Adequancy Ratio. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan data sekunder, yaitu laporan tahunan PT. BNI, Tbk.  Sumber  data  yang  dalam penelitian adalah laporan tahunan periode sebelum penerapan mekanisme  Good Corpaorate Governance  (Tahun 1996-2000) dan setelah penerapan mekanisme  Good Corpaorate Governance  (Tahun 2004-2008). Metode pengumpulan data dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan uji beda 2-sampel berpasangan (paired t-test) . Hasil penelitian ini  menunjukkan terdapat perbedaan kondisi kinerja keuangan stelah diterapkannya mekanisme  Good Corpaorate Governance  (GCG). Selain itu  rasio-rasio keuangan yang digunakan sebagai pengukur seperti  Return On Asset, Net Profit Margin,  dan Capital Adequancy Ratio berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan untuk rasio Return On Equity pada penelitian ini berhasil menemukan adanya pengaruh negative dan signifikan setelah perusahaan menerapkan mekanisme mekanisme Good Corpaorate Governance (GCG). Kata Kunci :  Good Corporate Governance,  Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin, Capital Adequancy Ratio.
PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2012 DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS MODEL Z-SCORE ALTMAN Wijaya Adi Cahyono; Moel jadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.333 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebangkrutan perusahaan dengan menggunakan analisis model Altman z-score pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Karena perusahaan pertambangan batubara memiliki peranan yang cukup banyak dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis diskriminan (z-score) untuk melihat seberapa besar prediksi kebangkrutan perusahaan pertambangan batubara periode 2011-2012. Menghitung masing-masing prediksi kebangkrutan pada setiap perusahaan yang berjumlah 10 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan yang didapat dalam buku  Indonesian Capital Market Directory. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis diskriminan dengan menggunakan variabel dari Altman Z-score yang berjumlah lima yaitu X1 = Net Working Capital to Total Assets,   X2 = Retained Earning to Total Assets, X3 = EBIT to Total Assets, X4 = Market Value of Equity to Book Value of Liabilities dan X5 = Sales to Total Assets. Memiliki rumus Z-score = -3,475 + (3,116)X1 + 7,876X2 + (2,763)X3 + 0,035 X4 + 2,874X5. Dengan kriteria penilaian Z-Score > -0,5358 dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat dan < -0,5358 kategori  financial distress.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model z-score Altman tersebut dapat diimplementasikan dalam mendeteksi kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model z-score Altman dan analisis diskriminan mempunyai hasil tidak sama dalam memprediksi kebangkrutan pada 10 perusahaan pertambangan batubara karena terdapat  miss classification sebanyak 3 perusahaan. Hasil z-score dari analisis diskriminan mampu mengelompokkan perusahaan pertambangan batubara pada dua kategori, yaitu sehat dan financial distress Kata kunci : Financial Distress, Z-score, Prediksi Kebangkrutan
KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA Tbk. DENGAN RASIO RETURN ON ASSET, RETURN ON EQUITY, NET PROFIT MARGIN, DAN CAPITAL ADEQUANCY RATIO Zamani, Muhamma Ihwan Umar; JADI, MOEL
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kinerja keuangan serta memberikan bukti empiris bahwa Good Corpaorate Governance (GCG) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan dalam hal ini pada PT. BNI Tbk, khususnya melalui pengukuran  Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin,  dan  Capital Adequancy Ratio. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan data sekunder, yaitu laporan tahunan PT. BNI, Tbk.  Sumber  data  yang  dalam penelitian adalah laporan tahunan periode sebelum penerapan mekanisme  Good Corpaorate Governance  (Tahun 1996-2000) dan setelah penerapan mekanisme  Good Corpaorate Governance  (Tahun 2004-2008). Metode pengumpulan data dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis data menggunakan uji beda 2-sampel berpasangan (paired t-test) . Hasil penelitian ini  menunjukkan terdapat perbedaan kondisi kinerja keuangan stelah diterapkannya mekanisme  Good Corpaorate Governance  (GCG). Selain itu  rasio-rasio keuangan yang digunakan sebagai pengukur seperti  Return On Asset, Net Profit Margin,  dan Capital Adequancy Ratio berpengaruh positif dan signifikan. Sedangkan untuk rasio Return On Equity pada penelitian ini berhasil menemukan adanya pengaruh negative dan signifikan setelah perusahaan menerapkan mekanisme mekanisme Good Corpaorate Governance (GCG). Kata Kunci :  Good Corporate Governance,  Return On Asset, Return On Equity, Net Profit Margin, Capital Adequancy Ratio.
Analisis Biaya Produksi dan Profitabilitas Pada Pabrik Gula Kebon Agung Malang Anggraeni, Ayu Dewi; jadi, Moel
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sugar  is one of  the strategic commodities  in  Indonesian economy. National sugar production comes mostly  from  sugar  production  in  East  Java.  It  is  based  on  data  from  East  Java  Plantation Office (2007), which states that the rapid growth of the sugar industry in East Java province put Java as the largest contribution to the national sugar production reached 2.31 million tons (over 47 percent) in in 2006. This study aims to determine how the cost of production that occurred as a reference for determining the selling price and to find out how the profitability of the acquired PG Kebun Agung Malang 2010-2012. This  research  is descriptive  research with quantitative approach. Object of  this  study  is PG Kebun Agung Malang.  Sources  of  data  used  in  this  study  is  a  secondary  data  source,  ie  from  production data,  sales  data,  and  the  income  statement.  Data  collection  techniques  used  are  documentation. Analytical  approach  to  the  calculation  of  cost  of  production  using  components  of  the  cost  of materials, direct labor costs, and factory overhead costs. Financial performance analysis in this study using the approach break event analysis (Break Event Point). The results showed that the cost of production that occurred as a reference for determining the selling price in the period 2010-2012 PG Kebon Agung Malang has increased, it indicates that the company can  set  prices  according  to  production  costs  incurred.  The  profitability  derived  from  PG  Kebon Agung Malang in 2010-2012 has decreased, this is due to both fixed costs and operational costs have increased and this will affect the revenue received has decreased. Keyword :Production Cost and Profitability.
PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2012 DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS MODEL Z-SCORE ALTMAN Cahyono, Wijaya Adi; jadi, Moel
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebangkrutan perusahaan dengan menggunakan analisis model Altman z-score pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Karena perusahaan pertambangan batubara memiliki peranan yang cukup banyak dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis diskriminan (z-score) untuk melihat seberapa besar prediksi kebangkrutan perusahaan pertambangan batubara periode 2011-2012. Menghitung masing-masing prediksi kebangkrutan pada setiap perusahaan yang berjumlah 10 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan yang didapat dalam buku  Indonesian Capital Market Directory. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis diskriminan dengan menggunakan variabel dari Altman Z-score yang berjumlah lima yaitu X1 = Net Working Capital to Total Assets,   X2 = Retained Earning to Total Assets, X3 = EBIT to Total Assets, X4 = Market Value of Equity to Book Value of Liabilities dan X5 = Sales to Total Assets. Memiliki rumus Z-score = -3,475 + (3,116)X1 + 7,876X2 + (2,763)X3 + 0,035 X4 + 2,874X5. Dengan kriteria penilaian Z-Score > -0,5358 dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat dan < -0,5358 kategori  financial distress.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model z-score Altman tersebut dapat diimplementasikan dalam mendeteksi kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model z-score Altman dan analisis diskriminan mempunyai hasil tidak sama dalam memprediksi kebangkrutan pada 10 perusahaan pertambangan batubara karena terdapat  miss classification sebanyak 3 perusahaan. Hasil z-score dari analisis diskriminan mampu mengelompokkan perusahaan pertambangan batubara pada dua kategori, yaitu sehat dan financial distress Kata kunci : Financial Distress, Z-score, Prediksi Kebangkrutan