Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL REKAYASA

PENGAMANAN MUARA DAN PANTAI SALIDO KABUPATEN PESISIR SELATAN Indra Farni
JURNAL REKAYASA Vol 10 No 2 (2020): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v10i2.80

Abstract

Pantai Salido yang terletak ± 75 km sebelah selatan Kota Padang dengan panjang garis pantai sekitar 5 km, tepatnya di Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan, pantai ini memiliki muara sungai yang selalu berpindah-pindah sepanjang pantai yang merupakan tempat bertemunya muara sungai Salido dengan pantai Salido. maka diperlukan suatu upaya pengamanan pantai Salido dan muaranya dari bahaya erosi dan abrasi yang telah mengancam pemukiman perumahan penduduk di sepanjang muara dan pantai Salido, Pengumpulan data dilakukan untuk merencanakan bangunan pengaman pantai. Dari ananlisis data pasang surut akan didapat elevasi muka air laut yang digunakan untuk menentukan elevasi mercu bangunan pengaman pantai. Dari pengolahan data angin akan diperoleh peramalan gelombang berupa tinggi, periode, dan arah gelombang. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan maka dapat dipilih bangunan pengaman pantai dengan mempertimbangkan beberapa aspek, yaitu morfologi pantai, keuntungan dan kerugian masing- masing bangunan pengaman pantai, serta kondisi lingkungan yang ada pada daerah rencana. Berdasarkan hasil perhitungagan dan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, maka dipilih bangunan pengaman pantai dengan tipe groin dan jetty untuk pengaman muara. Material yang digunakan adalah coble stone >800kg dan 500-800kg, dengan panjang 70m untuk jetty dan 50m untuk groin sebanyak 32 buah.
AN EVALUATION OF LIQUEFACTION POTENTIAL IN THE REGION OF PADANG CITY Indra Farni
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.81

Abstract

Padang City is a city located on the Coastline of West Sumatra Coast that is vulnerable to earthquakes and tsunamis. This vulnerability allows the liquefaction phenomenon when an earthquake occurs. Factors affecting liquefaction are soil type, grain grading, ground water level, relative density and vibration. This study aims to analyze the liquefaction potential based on the value of safety factors obtained by using the Seed et al (1985) method and the Liquefaction Potential Index (LPI) method which aims to map the liquefaction based on the level of liquefaction potential at the location being reviewed. Earthquake data is using the Indonesia meterological, climatology, and geophysics agency (BMKG) (2009-2019) and maximum ground surface acceleration (PGA) using the attenuation equation from Young et al. The liquefaction calculation parameters are judged by a safety factor (FS), if FS> 1 it means there is no potential for liquefaction and if FS <1 means there is potentially liquefaction possibility. Based on calculations from these methods, the results obtained from the ten location points reviewed were almost all sites potentially liquefaction based on variations in earthquake magnitude with sand and silt soil types and other types of soil with an average groundwater level below 1.5m.