Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDENTS’ ATTITUDE TO ENGLISH SUMMATIVE AND FORMATIVE ASSESSMENT AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF MTs HUBBULWATHAN DURI zulfia siskawati; Irma Nola Sari
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2018): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.471 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v10i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap siswa terhadap penilaian sumatif dan formatif bahasa Inggris pada siswa kelas VIII MTs Hubbulwathan Duri, tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei yang menggunakan angket untuk mengumpulkan data. Angket tersebut terdiri dari 30 pernyataan yang berkaitan dengan sikap siswa terhadap penilaian sumatif dan penilaian formatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Hubbulwathan Duri. Ada 75 siswa sebagai sampel. Berdasarkan analisis data, peneliti menemukan bahwa sikap siswa bervariasi pada kedua komponen. Total rata-rata jawaban siswa 69.16% pada penilaian sumatif dan 78.54% pada penilaian formatif. Berdasarkan hasil penelitian, ini menunjukkan bahwa sikap siswa terhadap penilaian sumatif dan formatif di kelas VIII MTs Hubbulwathan Duri adalah tinggi.This research was aimed to find out the students’ attitude to English summative and formative assessment at the eighth grade students of MTs Hubbulwathan Duri, in the academic year 2017/2018. The type ofthe research was survey research which used questionnaire to collect the data. The questionnaire consisted of 30 items dealing with students’ attitude to summative and formative assessment. The subject of this research was the eighth grade students of MTs Hubbulwathan Duri. There were 75 students as sample. Based on the data analysis, the researcher found that the students’ attitude had various numbers for each component. The total mean of students’ answer was 69.16% in summative assessment and 78.54% in formative assessment. Based on the research finding, it shows that the students’ attitude to English summative and formative assessmentat the eighth grade of MTs Hubbulwathan Duri was high
THE EFFECT OF USING ALTERNATIVES TO QUESTIONS STRATEGY ON STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AND SELF-EFFICACY AT MA TERPADU DURI Zulfia Siskawati
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2016): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.98 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v8i2.24

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bahwa ada perbedaan kemampuan berbicara siswa antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hal ini ditunjukkan dengan nilai sig. (2 tailed) adalah 0,000. Itu lebih kecil dari 0,05. Ini berarti bahwa penggunaan strategi Alternatives to Questions memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa. Selain itu, ditemukan juga bahwa ada perbedaan efikasi diri siswa antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari nilai sig. (2 tailed) adalah 0,000. Itu lebih kecil dari 0,05. itu menunjukkan bahwa penggunaan strategi Alternatives to Questions memiliki dampak yang signifikan terhadap efikasi diri siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi Alternatives to Questions memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa dan efikasi diri siswa kelas 11 MA Terpadu Duri
Penerapan Metode Tutor Sebaya Dalam Meningkatkan Bacaan AL-Qur'an Siswa di Mts Darul Ihsan eva yuliza; Ali Wardana; Zulfia Siskawati
AL-QOLAM : Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHow to deliver material by the teacher to students at MTs Darul Ihsan. The ability to read for all students is the spearhead or basic ability that must be possessed by all students, by being able to read well and fluently can make it easier for students to understand each lesson item or material delivered by the teacher, by not being able to read well, it can complicate students in understanding the contents of the subject matter. A number of things happened at MTs Darul Ihsan if they were allowed to continue. The results of the application of the peer tutoring method in improving the reading of the Koran of students at MTs Darul Ihsan. The application of learning using the peer tutoring method can improve the reading of Al-Qur'an at MTs Darul Ihsan class VII.
Pelaksanaan Penilaian Ranah Kognitif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Mandau Nova Yanti; Muhammad Ikbal; Zulfia Siskawati
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 19 No 2 (2022): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v19i2.527

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipan dalam penelitan ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Mandau sebanyak 5 guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian ranah kognitif guru, faktor pendukung dan faktor penghambat pada guru dalam melaksanakan penilaian ranah kognitif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Mandau. Untuk mendapatkan data tersebut diperlukan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu penilaian kognitif di SMK Negeri 1 Mandau sudah sesuai dengan konsep yang dimana guru membuat soal berdasarkan tingkat – tingkat taksonomi Bloom, dan dimulai dari soal yang rendah, sedang dan tinggi. Pelaksanaan penilaian kognitif tidak mempengaruhi waktu dalam pembelajaran. Penilaian kognitif sangat penting dalam pembelajaran guna untuk melihat sejauh mana peserta didik dapat memahami materi yang telah dipahaminya. Dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, faktor pendukung Guru Pendidikan Agama Islam dalam melakukan penilaian adalah a) Siswa/i mempunyai semangat untuk belajar, b) Tersedianya fasilitas buku dan internet. Dan Dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, faktor penghambat Guru Pendidikan Agama Islam dalam melakukan penilaian adalah keterbatasan waktu.