Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Technology and Informatics (JoTI)

Intelligent Rule Firewall berbasis Linux menggunakan Association Rule Mining untuk Peningkatan Adaptive Response Attack slamet slamet; Norma Ningsih
Journal of Technology and Informatics (JoTI) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 (2021)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.285 KB) | DOI: 10.37802/joti.v3i1.188

Abstract

Kompleksitas jaringan dan kebutuhan transaksi bisnis yang berkembang membuat organisasi harus semakin terbuka terhadap dunia, sehingga potensi serangan dari dalam dan dari luar jaringannya semakin meningkat. Salah satu mekanisme perlindungan yang serius dan murah adalah dengan menerapkan firewall berbasis linux untuk menjaga pintu masuknya serangan. Fitur dasar firewall tidak efektif untuk menjaga serangan yang terjadi terus-menerus dan dinamis, sehingga diperlukan sistem firewall cerdas agar bisa adaptif terhadap jenis serangan dan kondusif terhadap kondisi paket terkini. Pada dasarnya, set firewall menerima atau menolak tindakan untuk paket secara default. Dalam paper ini, peneliti mengusulkan untuk menambahkan kecerdasan buatan pada firewall default. Log firewall sebagai representasi keluar masuknya trafik diolah menggunakan association rule mining. Hasilnya, (a) firewall mampu adaptif terhadap perilaku data di jaringan, (b) firewall mampu membuat sekaligus memperbaiki aturan kebijakan dirinya sendiri dan paket-paket anomali sehingga dapat diterapkan sebagai konfigurasi firewall yang efektif.
Pengujian Penetrasi pada Windows 10 menggunakan Model Penetration Testing Execution Standard (PTES) Delfan Azhar Andhika; Slamet; Norma Ningsih
Journal of Technology and Informatics (JoTI) Vol. 3 No. 2 (2022): Vol.3 No.2 (2022)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.844 KB) | DOI: 10.37802/joti.v3i2.222

Abstract

Windows 10 adalah sistem operasi yang digunakan oleh banyak orang, organisasi dan perusahaan. Windows 10 sendiri memiliki bug (kerentanan) saat pertama kali diinstal oleh pengguna. Bug (kerentanan) ini dapat mengganggu proses yang ada, beberapa pengaturan tidak berfungsi sebagaimana mestinya kemudian jika bug (kerentanan) digunakan untuk sesuatu yang tidak legal, juga dapat menyebabkan data tidak dapat diakses (ransomware), menghapus data pengguna hingga merusak sistem Windows 10 itu sendiri. Solusinya adalah dengan melakukan pengujian penetrasi pada sistem operasi Windows 10 dan menemukan bug (kerentanan) sesuai dengan metode yang digunakan yaitu model Penetration Testing Execution Standard (PTES), menggunakan tools yang sesuai tahapan pada model Penetration Testing Execution Standard (PTES). Hasil pengujian penetrasi menggunakan model Penetration Testing Execution Standard (PTES) menunjukkan bahwa dengan tools yang tepat, peneliti dapat mencari bug (kerentanan) yang ada pada sistem Windows 10 dan menambalnya.