Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONTRIBUSI PEMBANGUNAN MASJID RAYA AL-JABBAR BANDUNG DALAM MENINGKATKAN EKONOMI DAN SOSIAL MASYARAKAT SEKITAR Damayanti, Sri; Junaedi, Nandang; Defransyah, Rafi; Chandra, Wahyu
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 1 (2025): 2025 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i1.497

Abstract

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memberikan dampak signifikan dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sekitar. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan ruang publik yang terbuka, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha, serta memperkuat kohesi sosial. Fasilitas seperti taman tematik, museum, dan kawasan UMKM menjadikan masjid ini sebagai magnet wisata religi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. Interaksi antara warga dan pengunjung dari berbagai daerah memperkaya wawasan sosial dan mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif dan kolaboratif. Secara keseluruhan, Masjid Raya Al-Jabbar merupakan simbol pembangunan terpadu yang menggabungkan nilai spiritual dan kemajuan sosial ekonomi, mendorong masyarakat menuju fase transformasi yang lebih modern dan produktif.
Multi Aktor Dalam Proses Perumusan Kebijakan Tarif Taksi Online Di Sulawesi Selatan Ma'ruf, Amar; Hans, Amril; Pauzi, Rizal; Chandra, Wahyu
Development Policy and Management Review (DPMR) Volume 4 Issue 1 June 2024
Publisher : Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61731/dpmr.v4i1.34536

Abstract

Dalam studi kebijakan publik, proses perumusan kebijakan dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu sudut pandang administrasi dan sudut pandang politik. Sudut pandang administrasi menjelaskan tahapan-tahapan perumusan kebijakan. Sudut pandang politik menjelaskan pengambilan keputusan dalam proses kebijakan yang melibatkan banyak aktor-aktor kebijakan. Penelitian ini berfokus membahas proses perumusan kebijakan tarif taksi online di Sulawesi Selatan. Terdapat banyak pro-kontra pada hasil kebijakan ini. Hal itu menunjukkan adanya masalah dalam perumusan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana peran multi aktor dalam proses perumusan kebijakan Tarif Taksi Online di Sulawesi Selatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan sumber data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara. Adapun data sekunder diperoleh dari data Pemerintah Sulawesi Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Komisi D Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan analisis teori Jaringan Aktor Kebijakan Kingdon (2014) yang terdiri dari 2 klasifikasi aktor, yakni aktor government dan aktor outside government. Hasil penelitian ini menunjukkan perumusan kebijakan tarif batas bawah dan batas atas taksi online di Sulawesi Selatan melibatkan multi aktor. Namun tidak semua aktor berperan aktif dalam perumusan kebijakan. Aktor-aktor yang terlibat tidak merepresentasikan kepentingan yang ada, terutama konsumen. Sehingga esensi dari perumusan kebijakan ini tidak tercapai.
Online Shopping Behavior of Fishermen in Popisi Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Lalu, Sumarto M.; Safriadi, Safriadi; Chandra, Wahyu; Kembara, Jayana Suryana
CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jap.v6i1.5233

Abstract

This study examines the transformation of consumption practices among fishing communities in Popisi Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi, particularly in relation to the adoption of online shopping platforms. Traditionally characterized by subsistence-oriented livelihoods, limited education, and restricted access to markets, fishermen in Popisi Village are increasingly exposed to digital technologies that reshape their economic and social behavior. Using a descriptive qualitative approach, this research explores patterns of online shopping behavior, types of products purchased, platforms and payment methods used, as well as the motivations underlying these practices. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving twelve informants consisting of fishermen, fishermen’s wives, and individuals directly engaged in online shopping activities. The findings reveal that approximately 35% of fishermen have begun using e-commerce platforms such as Shopee, Tokopedia, and TikTok, primarily to purchase clothing, household goods, electronic items, and fishing equipment that are difficult to obtain locally. Online shopping is generally conducted selectively and situationally, particularly prior to religious holidays or during periods of higher income from fishing activities. Convenience, time efficiency, competitive prices, and access to diverse products emerge as the main motivations driving this behavioral shift. However, this digital adaptation remains constrained by unstable internet connectivity, limited digital literacy, and fluctuating household incomes that influence spending decisions. Overall, the study demonstrates that digitalization has initiated an early-stage transformation of consumption culture within the fishing community, reflecting both adaptive strategies toward modernity and persistent structural challenges. These findings highlight the need for improved digital infrastructure and targeted digital literacy initiatives to ensure that the benefits of e-commerce contribute positively to the long-term welfare and economic sustainability of coastal fishing communities.