Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Sains Sebagai Konsep Pembelajaran Buku Ajar Biologi di Sekolah Deden Ibnu Aqil
Wacana Didaktika Vol 5 No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.275 KB) | DOI: 10.31102/wacanadidaktika.5.02.160-171

Abstract

Perkembangan Sains dan teknologi dewasa ini menuntut manusia terus berkembang menyesuaikan diri dalam segala aspek kehidupan. Salah satu aspeknya adalah aspek pendidikan yang sangat menentukan maju dan mundurnya suatu bangsa. Pendidikan sains memiliki peran yang penting dalam menyiapkan anak bangsa memasuki dunia kehidupannya. Pendidikan sains memiliki peranan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menghadapi era globalisasi ini. Potensi ini akan dapat terwujud jika pendidikan sains mampu melahirkan siswa yang cakap dalam bidangnya dan berhasil menumbuhkan kemampuan berpikir logis, berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah, bersifat kritis, menguasai teknologi serta adaptif terhadap perubahan dan perkembangan zaman. Literasi sains merupakan tolak ukur keberhasilan pembelajaran sains di sekolah. Dalam proses pencapaian itu diperlukan bahan ajar yang mengedepankan aspek proses seperti body of knowledge, way of think, way of investigating, interaction of social science and technologi. Dengan mengedepankan aspek-aspek ini dalam buku pembelajaran sains, khususnya buku ajar biologi maka pembelajaran sains biologi di sekolah menjadi lebih baik.
Enhancing Students’ Communication Skills on Climate Change through Electronic Information of Adaptation and Mitigation Deden Ibnu Aqil; Ahmad Khoiri; Sisean Baga; Robert Kurniawan
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/biodidaktika.v21i2.39373

Abstract

Climate change is an ongoing critical issue that has impacted all countries globally, including Indonesia. The major problem in environmental learning is how affected society can adapt and mitigate climate change. The public can quickly obtain information regarding climate change, but educational information on methods to adapt and mitigate climate change still needs to be improved. Students are crucial in assisting the government in educating the public on methods of adapting to and mitigating climate change. In response to rapid technological advancements, Electronic Information of Adaptation and Mitigation (EI-AME) was developed as an interactive digital learning module to support environmental education. This study aims to examine the improvement of students’ communication skills in climate change education through the implementation of EI-AME. The experimental method was used in this research, with a sample of 146 students from two universities in Jakarta, Indonesia. This research's design is a pretest-posttest with a control class. The instrument used consisted of 14 essay questions with 4 different aspects of communication skills. The research outcome revealed that students' communication skills scores significantly increased in the experimental class compared to the control class. This shows that EI-AME can be an innovative teaching material in the future for strengthening students' communication skills. Further research should be conducted to highlight how such communication skills can help students transfer information in society.