Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penggunaan COBIT 4.1 Dengan Domain ME Pada Sistem Informasi Absensi (Studi Kasus: Universitas XYZ) Johanes Fernandes Andry; Yemima Monica Geasela; Arlito Wailan; Billy Anderson Matjik; Andre Kurniawan; Joe Junior
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 13, No 2 (2018): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.265 KB) | DOI: 10.30872/jim.v13i2.1152

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia membuat teknologi informasi menjadi kunci penting dalam sebuah perusahaan dan lembaga. Penggunaan layanan informasi tersebut dapat dilihat salah satunya pada proses absensi. Universitas XYZ merupakan salah satu lembaga yang menggunakan layanan teknologi informasi dalam proses absensi. Proses absensi Universitas XYZ dilakukan dengan cara fingerprint dan telah diterapkan dalam jangka waktu yang lama. Dalam penelitian kali ini, peneliti akan melakukan audit terhadap proses pengawasan dan evaluasi yang dilakukan Universitas XYZ terhadap proses kinerja absensi fingerprint tersebut apakah telah berjalan secara baik dan efektif dengan menggunakan framework COBIT 4.1 pada domain ME (Monitoring and Evaluation) sehingga semua analisis audit yang dilakukan sesuai dengan standar yang ada pada framework tersebut. Hasil penelitian akan menunjukkan tingkat pengawasan dan evaluasi serta kesimpulan yang didapatkan terhadap absensi yang berada di Universitas XYZ telah sesuai dengan standar framework COBIT 4.1.
Desain EAP Pada Industri Crude Palm Oil Menggunakan TOGAF Yemima Monica Geasela; Johanes Fernandes Andry
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.416 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4207

Abstract

Industri CPO merupakan sebuah perseroan terbatas yang bergerak dalam bidang penjualan serta pengolah kelapa sawit. Dalam proses peningkatan kualitas dalam pelayanan penjualan dan pengolahan kelapa sawit serta kinerja pegawai, maka diperlukannya sebuah teknologi dan sistem informasi yang dapat membantu dalam proses tersebut. Hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan dalam bidang teknologi sekarang ini. Teknologi dan sistem informasi dapat membantu berjalannya serta peningkatan proses bisnis suatu perusahaan jika teknologi dan sistem informasi itu selaras dengan proses bisnis yang ada dalam perusahaan. Industri CPO ini telah mempunyai beberapa aplikasi untuk membantu berjalannya proses bisnis serta meningkatkan kinerja dari pekerjaan industri CPO itu, tetapi perusahaan ini masih membutuhkan beberapa pengembangan terkait teknologi dan sistem informasi mereka terlebih yang berada diperkebunan mereka. Enterprise architecture planning dapat membantu menciptakan teknologi dan sistem informasi selaras dengan proses bisnis perusahaan. Dalam enterprise architecture itu sendiri terdapat beberapa framework pembantu dan pada penelitian ini akan menggunakan framework TOGAF (The Open Group Architecture Framework). Hasil dari penelitian ini berupa usulan model metode TOGAF yang disesuaikan dengan proses bisnis serta kebutuhan bisnis yang ada pada industri CPO yang dapat membantu meningkatkan proses bisnis perusahaan tersebut.
Analisis User Interface terhadap Website Berbasis E-Learning dengan Metode Heuristic Evaluation Yemima Monica Geasela; Pranchis - Ranting; Johanes Fernandes Andry
Jurnal Informatika Vol 5, No 2 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.875 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i2.3741

Abstract

AbstrakDengan berkembangnya teknologi informasi, meningkat pula cara pembelajaran yang semakin modern salah satunya dengan menggunakan e-learning. E-learning adalah suatu model pembelajaran yang menggunakan website sebagai media dasarnya. Dengan adanya e-learning, pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. E-learning yang baik adalah e-learning yang dapat meningkatkan kemampuan pengguna yang menggunakannya. Desain antarmuka menjadi salah satu elemen paling penting yang dapat mendukung kualitas edukasi di dunia maya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain antarmuka suatu website berbasis e-learning menggunakan human factors dan pendekatan interpretasi ergonomik, untuk meningkatkan usability dan usefulness sebuah sistem. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah evaluasi heuristik yang terdiri atas 10 aturan prinsipnya yang terkenal dalam melakukan penilaian atas suatu desain antarmuka. Hasil penelitian menunjukkan secara umum penilaian terhadap desain interface dan ketermudahan penggunaan suatu website yang memiliki basis e-learning ditemukan telah cukup baik, akan tetapi masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama yang bersesuaian dengan karakteristik dalam ketermudahan penggunaan. Kata Kunci: website, e-learning, heuristic, usability AbstractWith the development of information technology, studying process is one of the affected aspect by technology and becoming a new modern studying method called e-learning. E-Learning is a studying model that use website as it basis. With the help of e-learning, studying process can be done anywhere and anytime. A good E-Learning is one that can increase the overall skill of the user. Visual design becoming one of the support element that can help the education quality in cyberspace. Therefore, this research purposes aims is to design an e-learning website using human factor and ergonomi interpretation approaches, to improve the usefulness for user and the usefulness for system. The method used in this research is a method that consist of ten rule that was famous for designing. The result of general research about user interface design and the content about e-learning with a basis of website was good enough, but there is still some problem that must be fixed especially those relating with user experience. Keywords: website, e-learning, heuristic, usability
ANALISIS SISTEM INFORMASI WEB PENJUALAN PADA PT. TETA DENGAN PENDEKATAN MODEL TAM Yemima Monica Geasela; Henny Hartono; Denny Sutanto; Kevin Julian; Jonathan Setiawan
JBASE - Journal of Business and Audit Information Systems Vol 5, No 1 (2022): JBASE - Journal of Business and Audit Information Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jbase.v5i1.3462

Abstract

Teknologi informasi, sistem informasi, serta segala ilmu pengetahuannya begitu berkembang dengan pesat saat ini, dan menjadikannya memiliki peran penting di dalam kehidupan masyarakat. Perkembangannya memberikan inovasi bisnis seperti adanya pendukung bisnis online yakni e-commerce. PT. TETA adalah suatu Perusahaan distribusi spare part komputer. PT. TETA mempunyai website dan berbagai e-commerce menggunakan platform E-commerce yang telah tersedia yang membuat User pun bisa membeli langsung dari PT. TETA. Peneliti melakukan analisis terhadap penggunaan web penjualan PT. TETA dengan menggunakan variabel desain antar muka, kemudahan penggunaan sistem, sikap pengguna, dan perilaku terhadap kondisi nyata penggunaan dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini lebih menekankan pada user pengguna website sebagai media yang digunakan dalam melakukan pemesanan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah didapatkannya Hasil uji TAM untuk mengetahui pandangan tentang pengguna sistem atau responden menyatakan pada jumlah persentase 61,66% jawaban responden rata – rata adalah Sangat Setuju dan 34.16 % jawaban responden rata – rata adalah Setuju bahwa web penjualan PT. Teta memudahkan klien dalam pemesanan barang. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda variabel yang memiliki pengaruh terhadap (Behavioral Intention To Use)(Y1) dan (Actual Use Behavior)(Y2) adalah desain antar muka (user design interface) (X1), dan kemudahan pengguna sistem (perceived easy of used) (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Behavioral Intention To Use)(Y1) dan (Actual Use Behavior)(Y2). Sedangkan yang tidak memiliki pengaruh adalah Sikap penerimaan (Attitude Toward Using) (X3). Berdasarkan nilai R square sebesar 0,500. Artinya 50 % Sikap Penerimaan dan Kondisi Nyata Pengguna Sistem Informasi dipengaruhi oleh variabel independen. Kemudian 50 % dipengaruhi oleh variabel lainnya.
PERANCANGAN SISTEM PENYEWAAN SPG/SPB MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL PADA PT BISTEM JAYA MANDIRI Josh Regian; Yemima Monica Geasela
Jurnal Teknoinfo Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025 Period
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/teknoinfo.v19i2.510

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah mendorong berbagai perusahaan untuk menerapkan transformasi digital guna meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pengolahan data, dan transparansi dalam proses bisnis. Salah satu aspek yang sangat terpengaruh oleh transformasi ini adalah sistem pengelolaan tenaga kerja. PT Bistem Jaya Mandiri, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa outsourcing, serta penyewaan tenaga kerja seperti Sales Promotion Girl (SPG) dan Sales Promotion Boy (SPB), menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan data karyawan dan administrasi proyek karena hingga saat ini masih menggunakan sistem manual. Ketergantungan pada sistem manual menimbulkan sejumlah permasalahan, di antaranya keterlambatan dalam penyampaian informasi, risiko kehilangan atau kerusakan data, potensi kesalahan pencatatan, serta kemungkinan terjadinya manipulasi absensi dan ketidaksesuaian dalam pembayaran gaji. Hal ini berdampak negatif terhadap efisiensi internal serta dapat menurunkan kepercayaan klien terhadap kredibilitas perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi berbasis web yang dapat mengintegrasikan seluruh proses penyewaan tenaga kerja secara efektif, akurat, dan transparan. Sistem dirancang menggunakan pendekatan metodologi Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Beberapa fitur utama yang dikembangkan mencakup manajemen event, registrasi tenaga kerja, proses persetujuan multi-level oleh klien, sistem absensi berbasis unggah foto disertai penanda waktu (timestamp), serta penyusunan final draft pekerja secara otomatis sebelum dikirim untuk persetujuan akhir klien.Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan metode Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT) untuk memastikan bahwa setiap fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna dan mudah digunakan dalam konteks operasional perusahaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berfungsi dengan baik dan mendapat respons positif dari pengguna internal. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi administratif, mengurangi kesalahan pencatatan, serta mendorong peningkatan transparansi dalam proses perekrutan dan penugasan tenaga kerja. Untuk pengembangan di masa mendatang, sistem ini disarankan dilengkapi dengan fitur pelacakan status pekerja secara real-time yang memungkinkan perusahaan dan klien memantau ketersediaan dan penempatan tenaga kerja secara langsung. Selain itu, peningkatan pada sistem absensi berbasis unggah foto—yang mengharuskan tenaga kerja mengirimkan foto saat melakukan check-in dan check-out—dapat menambah lapisan validasi visual terhadap kehadiran tenaga kerja di lokasi. Penerapan metode ini diharapkan mampu mengurangi potensi kecurangan, memastikan keakuratan data kehadiran, dan memperkuat transparansi proses kerja. Secara keseluruhan, sistem informasi yang dikembangkan dalam penelitian ini berpotensi menjadi fondasi digital yang penting bagi perusahaan dalam meningkatkan profesionalisme, daya saing, serta kepercayaan klien dalam industri penyewaan tenaga kerja.
PERANCANGAN SISTEM PENJUALAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL PADA PT. PARAMA SPEKTA INFININDO Aloisius Laurens Ananda Putra; Yemima Monica Geasela
Jurnal Teknoinfo Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025 Period
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/teknoinfo.v19i2.558

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi di era digital saat ini telah mendorong berbagai sektor usaha untuk melakukan transformasi digital, termasuk dalam sistem penjualan. Teknologi informasi memiliki peran penting dalam mendukung efisiensi operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan. Dengan memanfaatkan teknologi, perusahaan dapat menghemat waktu, memproses data dengan lebih akurat, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih baik dan cepat kepada konsumen. Namun, kenyataannya masih ada perusahaan yang menjalankan proses penjualan secara manual. Salah satunya adalah pencatatan data pelanggan yang masih menggunakan Excel, perhitungan harga yang dilakukan dengan kalkulator, serta promosi produk yang belum maksimal dan belum memanfaatkan media digital secara optimal. Proses manual seperti ini dapat menyebabkan terjadinya kesalahan pencatatan, keterlambatan pelayanan, serta menyulitkan dalam melakukan pemantauan data penjualan secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem penjualan berbasis website yang dapat menjadi solusi dari berbagai kendala tersebut. Dengan adanya sistem ini, pelanggan dapat melakukan pemesanan produk secara online kapan saja dan di mana saja, mengunggah file desain mereka, serta melihat estimasi harga secara otomatis berdasarkan input layanan dan ukuran. Selain itu, data transaksi dan pelanggan akan tercatat secara sistematis di dalam database. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall, yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, desain sistem, pengkodean, dan pengujian. Dalam proses pengembangannya, digunakan framework Laravel karena mendukung arsitektur Model-View-Controller (MVC), yang membantu memisahkan logika aplikasi dan tampilan sehingga pengembangan sistem menjadi lebih terstruktur dan mudah dipelihara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dirancang dapat berfungsi sesuai kebutuhan dan mampu meningkatkan efisiensi proses penjualan perusahaan secara keseluruhan.