Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery and Reproduction

ANALISIS DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI OLEH AKSEPTOR KB DI PMB TUTI GAMBUT KABUPATEN BANJARKALIMANTAN SELATAN Mirawati Mirawati; Rr. Sri Nuriaty Masdi Putri; Darmayanti Wulandatika
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.756 KB) | DOI: 10.35747/jmr.v2i1.321

Abstract

Jumlah akseptor kontrasepsi MKJP lebih rendah dibandingkan non MKJP. Rendahnya angka pengguna MKJP ini dinilai menimbulkan beberapa permasalahan seperti tingginya angka kegagalan penundaan atau penjarangan memiliki anak.Pemilihan metode kontrasepsi ini tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.Tujuan penelitian ini adalah menentukan determinan yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB di PMB Tuti Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan desain penelitian analitik.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di PMB Tuti Gambut. Penelitian ini menggunakan tehnik simple random sampling dan didapatkan sampel yang diambil adalah sejumlah 75 orang.Tehnik pengambilan data menggunakan data sekunder, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini yaitu dari segi usia akseptor KB yang ada di PMB Tuti terbanyak adalah pada usia tidak berisiko (usia reproduktif) yaitu usia 20 sampai 35 tahun. Akseptor dengan paritas yang tidak berisiko lebih banyak dari pada akseptor yang memiliki paritas yang berisiko (paritas lebih dari 3), sedangkan akseptor yang berpendidikan tinggi lebih sedikit dari pada akseptor yang memiliki pendidikan rendah.Akseptor yang menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang lebih sedikit dibandingkan dengan akseptor yang menggunakan kontrasepsi non MKJP. Faktor determinan yang berhubungan dalam pemilihan kontrasepsi MKJP adalah usia, sedangkan faktor paritas dan pendidikan tidak berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi MKJP.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE Domas Nurchandra Pramudyanti; Mirawati Mirawati; Fika Aulia
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.903 KB) | DOI: 10.35747/jmr.v2i2.423

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Kesehatan reproduksi di kalangan wanita merupakan masalah yang penting untuk diperhatikan. Masalah kesehatan organ reproduksi pada remaja perlu mendapat perhatian yang serius, karena masalah tersebut paling sering muncul pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Sering kali remaja mengabaikan pentingnya berperilaku sehat terutama dalam menjaga organ vagina agar terhindar dari berbagai penyakit yang sering dijumpai pada kesehatan organ vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehatan dengan metode peer group terhadap pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan pre-post with control group designSampel dalam penelitian ini didapatkan pada bulan Juni berjumlah 30 orang siswi yang ada di SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dan dibagi menjadi 2 kelompok, terdapat 15 orang responden masuk kelompok intervensi dan 15 orang masuk kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji “Wilcoxon Signed Rank Test” yaitu untuk mengetahui perbedaan (komparasi) antara sebelum dan sesudah dengan menggunakan skala data ordinal. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan personal hygiene pada remaja putri dengan ρ value = 0,001. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan metode Peer Group Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Remaja Putri dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai pengetahuan personal hygiene antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode peer group pada kelompok intervensi