Rusfita Retna
Politeknik Banjarnegara

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Audio Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman Terhadap Faktor Yang Mempengaruhi Lama Persalinan Rusfita Retna; Reni Sumanti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.431

Abstract

Lama persalinan yang melebihi batas normal dapat menyebabkan kesakitan pada ibu, persalinan macet dan komplikasi pada janin. Diperlukan startegi sebagai upaya meminimalisir komplikasi persalinan yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian ibu. Tujuan untuk mengetahui pengaruh audio Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahmaan terhadap faktor yang mempengaruhi lama persalinan di Puskesmas Kabupaten Banjanegara. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan quasy eksperiment dan rancangan post test only control group design dan kualitatif melalui wawancara. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Kabupaten Banjarnegara dengan teknik sampling adalah consecutive sampling. Jumlah sample 30 responden, 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Analisa data dengan independent T-Test. Penelitian kualitatif dilakukan wawancara kepada 2 ibu bersalin kelompok kontrol, 2 ibu bersalin kelompok intervensi dan 2 bidan puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0,779 yang diartikan tidak ada pengaruh pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara lama persalinan pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian melalui metode kualitatif disebutkan bahwa factor yang mempengaruhi lama persalinan adalah  kecemasan dan harapan dalam manajemen persalinan yang mempengaruhi lama persalinan. Kata Kunci: lama persalinan; murotal al-qur’an; kecemasan; harapan The Effect of Koran Recitation Audio Surah Ar-Rahman on Influencing Factors of The Labor Length                                                                                   ABSTRACT Length of labor that exceeds normal limits can cause pain in the mother, obstructed labor and complications in the fetus. A strategy is needed as an effort to minimize childbirth complications that can cause maternal morbidity and mortality. The purpose of this study was to determine the effect of the audio of the Koran recitation audio Surah Ar-Rahman on the factors that affect the length of labor at Banjanegara District Health Center. This research method used quantitative with quasi experiment and post test only control group design and qualitative through interviews. The population was all mothers who gave birth at the Banjarnegara District Health Center with consecutive sampling technique. The number of samples were 30 respondents, 15 intervention groups and 15 control groups. Data analysis with independent T-Test. Qualitative research conducted interviews with 2 mothers in the control group, 2 in the intervention group and 2 midwives at Banjarnegara District Health Center. The results showed a p value of 0.779 which means that there was no effect on the intervention group and the control group. Based on the data analysis, it can be seen that there is no significant effect between the length of labor in the intervention group and the control group. The results of the study through qualitative methods stated that the factors that affect the length of labor are anxiety and expectations in labor management which affect the length of labor. Keywords: duration of labor; murotal al-qur'an; worry; hope
KARAKTERISTIK AKSEPTOR VASEKTOMI DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGKOBAR KABUPATEN BANJARNEGARA Rusfita Retna; Ika Retno Wati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.875 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.213

Abstract

Salah satu strategi menurunkan fertilitas  adalah melalui penggunaan alat kontrasepsi. Prevalensi pemakaian kontrasepsi cenderung pada penggunaan alat kontrasepsi jangka  pendek dan hormonal. Rendahnya peran serta pria dalam penggunaan alat kontrasepsi masih perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui mengetahui karakteristik akseptor vasektomi di Puskesmas Karangkobar Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. instrument penelitian berupa checklist. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akseptor vasektomi dengan jumlah anak ≥ 2 sebanyak 34 orang (97,1 %) dan akseptor vasektomi dengan  usia  anak  terkecil  >2 tahun sebanyak 27 orang (77,1 %). Saran bagi pasangan usia subur hendaknya dapat merencanakan program keluarga berencana dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang bagi pria yaitu vasektomi.Kata Kunci : Akseptor, Vasektomi, Pria
Studi Fenomenologi Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-59 Bulan di Kabupaten Banjarnegara Reni Sumanti; Rusfita Retna
Jurnal SMART Kebidanan Vol 9, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v9i1.589

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh multi-faktorial dan bersifat antar generasi. Permasalahan stunting umumnya dihubungkan dengan asupan gizi sebelumnya yang tidak baik. Dampak jangka panjangnya, anak akan mengalami penurunan kesehatan reproduksi, kapasitas kerja dan performa yang kurang optimal saat masa sekolah, postur tubuh yang pendek saat dewasa serta mengalami penurunan produktivitas dan kapasitas kerja. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi dengan pendekatan deskriptif kualitatif  untuk mengetahui dan mengkaji faktor yang mempengaruhi stunting. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 7 responden, 5 ibu balita stunting sebagai informan utama, 1 orang kader dan 1 orang bidan sebagai triangulasi data. Analisis data kualitatif dideskripsikan dan dirangkum dari kata-kata dari hasil observasi atau pengamatan. Langkah-langkah analisis data kualitatif adalah mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis membaca keseluruhan data, menganalisis lebih detail, membuat kategori, membuat deskripsi dan tema-tema yang diperoleh kemudian disajikan dalam narasi/laporan kualitatif. Pola pemberian makan pada balita menjadi faktor paling kuat yang mempengaruhi kejadian stunting di Desa Kincang, Rakit, Banjarnegara. Pengetahuan tentang stunting ikut mempengaruhi kejadian stunting. Sebagian besar responden memberikan makanan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Masyarakat tidak  merasa anaknya mengalami masalah pertumbuhan karena anak terlihat sehat dan aktif, belum paham bahwa anak mengalami stunting dan belum mengetahui risiko stunting di kemudian hari. Kata kunci : pola asuh; gizi balita; stunting ABSTRACTStunting is a chronic nutritional problem caused by multi-factorial and intergenerational nature. The problem of stunting is generally associated with poor previous nutritional intake. The long-term impact is that children will experience a decline in reproductive health, work capacity and performance that is less than optimal during school, short stature as an adult and experience a decrease in productivity and work capacity. This research is a phenomenological study with a qualitative descriptive approach to identify and examine the factors that influence stunting. The number of samples used in this study amounted to 7 respondents, 5 mothers of stunting toddlers as the main informants, 1 cadre and 1 midwife as data triangulation. Qualitative data analysis is described and summarized from the words of the observations or observations. The steps of qualitative data analysis are processing and preparing data for analysis, reading the entire data, analyzing it in more detail, creating categories, making descriptions and themes obtained and then presenting them in a qualitative narrative/report. The feeding pattern of toddlers is the strongest factor influencing the incidence of stunting in Kincang Village, Rakit, Banjarnegara. Knowledge about stunting also affects the incidence of stunting. Most respondents provide food that is not in accordance with the nutritional needs of children. People do not feel that their children have growth problems because they look healthy and active, do not understand that children are stunted and do not know the risk of stunting in the future.  Keywords: parenting pattern; toddler nutrition; stunting
PENGARUH RIWAYAT KELAHIRAN PREMATUR DENGAN KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN BANJARNEGARA Rusfita Retna; Reni Sumanti
Jurnal Ilmiah Medsains Vol 10 No 01 (2024): Jurnal Ilmiah Medsains
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            One of the most common causes of stunting is chronic malnutrition, which can be caused by fetal conditions, premature birth or stunted growth. Toddlers who are born prematurely have an increased risk of stunting in the first two years of life. Premature is defined as birth that occurs before 37 weeks of gestation. Babies born prematurely often experience growth and development problems because their body organs and digestive system are not yet mature. Indonesia is a country with a high rate of premature births ranging from 10-11%. So far, premature babies require different treatment than non-premature babies. Premature babies are considered to have a greater risk of developing diseases including stunting. Objective of the study was to determine the effect of a history of premature birth on the incidence of stunting in Banjarnegara Regency. This research is quantitative research carried out using an analytical survey method with a case control approach. The research location is in the stunting locus area of ​​Banjarnegara Regency in 2023. The research results show that there is a significant relationship between premature birth and the incidence of stunting in children under five years of age (toddlers) in Banjarnegara Regency. Children born prematurely have a 4,189 times greater risk of experiencing stunting compared to children who are expected to be born. There is a significant influence between the history of premature births on the incidence of stunting in Banjarnegara Regency
ANALISIS STATUS GIZI PADA IBU HAMIL TM III DI KABUPATEN BANJARNEGARA Reni Sumanti; Rusfita Retna
Jurnal Ilmiah Medsains Vol 11 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Medsains
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi ibu hamil adalah faktor krusial yang menentukan kesehatan ibu dan perkembangan janin, terutama pada trimester III yang merupakan periode pertumbuhan janin yang pesat. Faktor risiko seperti status gizi, anemia, usia kehamilan, sosial ekonomi, dan perilaku kesehatan ibu memiliki pengaruh besar terhadap kejadian stunting pada anak. Oleh karena itu, analisis faktor-faktor ini penting untuk mencegah terjadinya stunting sejak fase kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Menganalisis faktor-faktor risiko pada ibu hamil yang berhubungan dengan kejadian stunting pada bayi dan Mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi risiko stunting sejak masa kehamilan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di wilayah Kabupaten Banjarnegara, dengan melibatkan ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Dengan jumlah 66 responden. Data akan dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder. Analisis data akan dilakukan secara univariat. Secara keseluruhan, status gizi ibu hamil trimester III di Kabupaten Banjarnegara cukup baik. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa masalah gizi, seperti kekurangan zat besi dan penambahan BB yang belum sesuai rekomendasi pada sebagian kecil populasi. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya program edukasi gizi yang lebih terarah dan personal, terutama bagi ibu hamil dengan risiko untuk mencegah komplikasi kehamilan dan memastikan pertumbuhan janin yang optimal.