Pahrul Fauzi
Economics And Development Studies Department, Faculty Economics And Business, Jenderal Soedirman University

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimization Of The Tourism Sector As An Alternative Leading Economic Sector In The Southern Regency Of Pemalang Pahrul Fauzi; Ginanjar Adi Nugraha
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v1i1.5367

Abstract

Sektor pariwisata dapat dioptimalkan sebagai kegiatan ekonomi di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan. Hal tersebut dilakukan sebagai solusi alternatif persoalan masih terlalu kuatnya ketergantungan wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan terhadap sektor pertanian tradisional. Berdasarkan data BPS Kabupaten Pemalang tahun 2018, kontribusi tujuh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan hanya memberikan rata-rata kontribusi terhadap PDRB Kabupaten Pemalang sebesar 5,1%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi, daya tarik, dan pengelolaan sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa daya tarik utama aktivitas pariwisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan adalah keindahan alam ditunjang dengan wisata atraksi. Secara umum sebanyak 51% responden belum merasa puas dengan kinerja sektor pariwisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan. Dari sisi pengelola, lebih dari separuh (57%) objek wisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan didirikan kurang dari 10 tahun terakhir dan didominasi oleh pengelolaan pemerintah desa (BUMDES). Berdasarkan hal tersebut perlu terus ditingkatkan upaya pengembangan dan pengelolaan agar potensi wisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan dapat secara maksimal berkontribusi terhadap perekonomian masyarakatnya.
Contribution of MSMES To The Economy of Cirebon Regency In The Covid-19 Pandemic Pahrul Fauzi; Syaeful Bakhri; Isman Julian
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v14i1.10136

Abstract

Micro, small and medium enterprises or SMEs have a role that is very important in advancing the Indonesian economy, especially the economy in areas such as Cirebon Regency which is a Trade Regency. The existence of MSMEs in the Cirebon Regency for contributions or contributions to GRDP during the current Covid-19 pandemic condition is certainly something that must be maintained. This study aims to map the industrial sector development centers in Cirebon Regency during the Covid-19 Pandemic by using a quantitative descriptive approach and using the Location Quotient (LQ) analysis tool as an analytical tool. Based on the results of the analysis, it can be seen that as a result of the Covid-19 pandemic, Cirebon Regency experienced an economic shift with increasing economic sectors, both secondary and tertiary. Then several economic sectors such as services and the agricultural, forestry, and livestock sectors contributed significantly and experienced positive growth. There are superior commodities that grow and develop well, such as the rattan and furniture industry, then processed food and batik. Meanwhile, the results of the analysis of the potential for small and medium industry centers (IKM) that are recommended to be superior SMEs are the woven bamboo IKM center, the pindang fish IKM center and the tempe and tofu IKM center
Pendampingan UMKM Di Tengah Pandemi Covid-19 Pahrul Fauzi; Diah Retnowati; Hari Winarto; Zumaeroh Zumaeroh; Rasyid Wisnuaji
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v3i2.9350

Abstract

Usaha mikro, kecil dan menenengah (UMKM) menjadi aktivitas ekonomi vital bagi masyarakat Desa Karangsalam, Kecamatan Kemeranjen, Kabupaten Banyumas. Desa Karangsalam memiliki potensi utama yaitu komoditas durian yang sudah tersohor. Salah satu persoalan utama UMKM di Desa Karangsalam adalah terkait dengan kualitas dan kreatifitas sumber daya manusia. Berdasarkan hal tersebut Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupaya untuk meniventarisasi berbagai akar masalah dari persoalan tersebut untuk kemudian secara bersama-sama dicarikan solusinya. Berdasarkan hasil Focuss Group Discussion (FGD) dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pelaku UMKM di Desa Karangsalam, serta hasil analisis tapisan model Urgent-Seriousness-Growth (USG) diperoleh tiga persoalan utama yaitu: 1). Kurangnya keterampilan kewirausahaan; 2). Kurangnya penerapan teknologi informasi; dan 3). Kurangnya regenerasi pelaku UMKM. Pendampingan dilakukan dengan beberapa kegiatan diantaranya penyuluhan, pendampingan melalui program KKN Mahasiswa, dan pendampingan kegiatan usaha oleh tim dosen.
Upaya Pengurangan Dampak Lingkungan Melalui Pengolahan Limbah Kulit Nanas Menjadi Eco-Enzim di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang Pahrul Fauzi; Dina Istiqomah
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v6i2.18830

Abstract

Limbah organik, khususnya kulit nanas, merupakan salah satu sumber limbah yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dengan mengolah limbah kulit nanas menjadi eco-enzim, produk alami yang multifungsi dan ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi praktis, dan diskusi kelompok untuk memastikan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga, yang mulai memanfaatkan eco-enzim sebagai pembersih alami, pengendali hama, dan pupuk organik. Selain manfaat lingkungan, penggunaan eco-enzim juga berkontribusi dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga.Program ini tidak hanya memberikan solusi atas permasalahan limbah organik tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Dengan hasil yang positif, program ini diharapkan dapat diadopsi lebih luas dan menjadi inspirasi bagi upaya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan di berbagai daerah lain.
Pengaruh Stabilitas Finansial, Literasi Keuangan dan Fear of Missing Out (Fomo) terhadap Keputusan Investasi Pasar Modal di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed Mochammad Razan Yuwono Putra; Pahrul Fauzi
Lingka Ekonomika Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/jle.v4i1.17322

Abstract

This research was conducted at Jenderal Soedirman University with the aim of analyzing: (1) the effect of financial stability on the investment decisions of FEB students, (2) the effect of financial literacy on the investment decisions of FEB students, and (3) the effect of FoMO (Fear of Missing Out) on the investment decisions of FEB students. The study involved 135 FEB students at Unsoed who actively invest in the capital market. Primary data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that: (1) financial stability has no significant effect on students’ investment decisions, (2) financial literacy has a positive and significant effect on investment decisions, and (3) FoMO also has a positive and significant effect on investment decisions. Collectively, the three variables influence investment decisions, with a coefficient of determination (R²) of 56.9%.