Waryat Waryat
Peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Jenis Kemasan Untuk Memperpanjang Umur Simpan Sayuran Pakcoy Waryat Waryat; Yosi Handayani
JURNAL PERTANIAN Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v11i1.847

Abstract

Komoditas hortikultura seperti sayuran merupakan produk hidup yang masih aktif melakukan aktifitas metabolismenya setelah dipanen. Hal tersebut dicirikan dengan adanya proses respirasi yang masih berjalan seperti halnya sebelum produk tersebut dipanen. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan terhadap karakteristik dan umur simpan sayuran pakcoy yang disimpan pada suhu dingi. . Bahan yang digunakan dalam kajian ini adalah sayuran pakcoy, plastik PP, plastik PE, kertas koran dan plastik wraping. Sayuran pakcoy yang telah dipanen dimasukan kedalam empat jenis kemasan  lalu disimpan pada suhu dingin. Pengamatan dilakukan setiap hari selama tujuh hari. Variabel yang diamatI antara lain kadar air, susut bobot, TPC dan Logam Berat (Pb dan Hg). Rancaangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sayuran pakcoy yang telah disimpan selama tujuh hari pada suhu dingin menggunakan PP mempunyai susut bobot terendah yaitu 5,84%, sedangkan nilai kadar air (93,65%), dan TPC (6,4X105 cfu/g) terbaik pada sayuran pakcoy yang disimpan pada suhu dingin menggunakan PP. Sayuran pakcoy masih memiliki kaarakteristik yang baik seteleh disimpan selama 7 hari pada suhu dingin dan dikemas dengan plastik PP.Kata kunci : Suhu, Jenis kemasan, Pakcoy, Karakteristik
Keragaan Penanganan Pasca Panen Mangga di Kabupaten Cirebon Waryat Waryat; Agus Nurawan
JURNAL PERTANIAN Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v13i1.2261

Abstract

Mangga merupakan komoditas andalan dan penting bagi Indonesia, hal tersebut berdasarkan data produksi mangga Indonesia yang menepati peringkat lima dunia. Tetapi, produk mangga Indonesia belum banyak diekspor. Indonesia  hanya dapat mengekspor 5% dari total produksi mangganya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahu keragaan pasca panen mangga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Survey dilakukan di Desa Putat, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Survey dilakukan terhadap 30 orang responden petani mangga yang merupakan kelompok Tani mangga. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan varietas mangga yang banyak dibudidayakan adalah Arum Manis, Gedong gincu, Cengkir dan Dermayu. Petani umumnya menentukan umur panen buah mangga berdasarkan timbulnya bercak hitam dan keputihan pada buah mangga. Petani memanen buah mangga padi pagi hari. Alat panen buah mangga yang digunakan umumnya adalah sosog yang berasal dari bambu, sedangkan kemasan yang digunakan berupa boks plastik. Hasil panen dijual langsung ke petani pengepul menggunakan motor sebagai alat angkut. Petani pengepul setelah panen dan membeli dari petani produsen melakukan sortasi/grading berdasarkan ukuran tertentu. Setelah itu, buah mangga disimpan beberapa hari lalu dikemas dan didistribusikan ke lokasi penjualan. Kata kunci : petani, mangga, panen, alat panen, kemasan, petani pengepul