Bakhtiar A Wahab
Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI PENINGKATAN MUTU PAVING-BLOCK DENGAN PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI Bakhtiar A
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v1i2.447

Abstract

Sekam Padi merupakan suatu limbah pengolahan padi yang banyak terdapat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu sekam padi ( ASP ) pada semen portland ( Type I ) terhadap kuat tekan paving block. Perlakuan khusus terhadap abu sekam padi dengan melakukan pembakaran secara terkontrol dengan suhu 700 oC pada mesin pembakaran. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan unsur kimia silica pada abu sekam padi. Setelah dilakukan penelitian diketahui dengan penambahan persentase abu sekam padi ke dalam campuran paving block di bawah 8% mengakibatkan penambahan kuat tekan paving block sedangkan penambahan persentase abu sekam padi ke dalam campuran paving block di atas 8% mengakibatkan penurunan kuat tekan paving block. Adapun besarnya kuat tekan masing -masing paving block dengan persen campuran ASP 5 % sebesar 9,47 MPa; ASK 10% sebesar 9,64 MPa; ASK 15% sebesar 8,29 Mpa sedangkan pada paving block yang tidak icampur dengan ASP sebesar 8,45 Mpa. Kata-kata kunci: paving block, abu sekam padi, kuat tekan.
ANALISIS PEKERJAAN PENGADAAN BAHAN BANGUNAN UNTUK RUMAH Bakhtiar A
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v5i1.955

Abstract

This study explain the method at work of the wood levying by contractor at execution of housing development. Two alternatives from method purchasing which generally in contractor application is doing by self or sub-contractor. This study get the sample from three house types : simple, middle, and luxuriant. The purpose of this study is compare the levying method which is in contractor application if they get the work. The method of data collecting is survey method. Data were analyzed by using the method of ranking and look at the frequency from the results of the questionnaire. Result of study indicate that for the simple house type, is more wise to execute by self. For the type of middle and luxuriant, better of the wood work has given to sub-contractor, a type middle house of case study for the confirmation of result of the empirical study.
Manajemen Risiko K3 Konstruksi pada Proyek PLTA Peusangan Kabupaten Aceh Tengah Muhammad Reza; Irham Irham; Bakhtiar A Wahab; Zairipan Jaya; Muntaqim Muhammad Simamora
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v15i1.3965

Abstract

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan adalah proyek panjang jangka pekerjaannya. Proyek ini dimulai pada tahun 1998 dan direncanakan selesai pada tahun 2023. Banyak factor yang mengakibatkan keterlambatan proyek seperti konflik serta gempa dan tsunami yang terjadi di Provinsi Aceh. Proyek yang diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp2.100.000.000.000 (dua koma satu triliun) bersumber dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi terjadinya risiko K3 pada Proyek pembangunan PLTA Peusangan. Dengan diketahui potensi terjadinya risiko K3, diharapkan dapat dilakukan penanganan awal untuk mencapai tujuan penerapan K3 yaituzero accident. Manajemen risiko kecelakan kerja dilakukan dengan metode Hazard Identification, Risk Assesment, Risk Control (HIRARC). penilaian terhadap kemungkinan kecelakaan kerja tersebut dengan menggunakan Standar AS/NZS 4360:2004. Pada standar ini, kecelakaan kerja dinilai dengan dua kriteria yaitu berdasarkan tingkat kemungkinan terjadi (probability) dan tingkat keparahan (severity). Secara rerata, tingkat kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja pada kategori unlikely (36%) dan possible (64%). Sedangkan tingkat keparahan kecelakaan kerja pada kategori minor (32%) dan kategori moderate (68%). Tingkat risiko kecelakan kerja tidak ada yang masuk kepada kategori extreme. Tingkat risiko terbesar pada kategori moderate (46%), selanjutnya tingkat risiko kategori high (43%) dan tingkat risiko kategori low (11%). Hasilini menunjukkan bahwa Proyek Pembangunan PLTA Peusangan ini menerapkan K3 yang baik. Pekerjaan dapat disimpulkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), Alat Pengaman Kerja (APK), Alat Pemadaman Api Ringan (APAR) dan juga keselamatan lingkungan kerja dengan baik.