Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Hikmah

QUALITY OF WORK LIFE SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Raziki Waldan
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-hikmah.v12i1.1080

Abstract

Quality of Work Life is a very important aspect to be considered in improving the performance of an organization. This paper aims to describe and conclude the concept of Quality of Work Life from an Islamic perspective. This paper is a literature review, so this study uses the literature study method. Literature study is carried out by reviewing articles both in the form of scientific journals and papers as well as literature studies of books with sources that are considered accurate and reliable. Searching techniques of literature study are carried out both online as well as library book visits. The study results concluded that: 1). Quality of Work Life is a concept that talks about the welfare and happiness of employees' lives at work, 2). In the Islamic concept Quality of Work Life can be seen from the aspects of: a. Fulfillment of Life Needs Fairly, Transparent and Fair, b. Employee Satisfaction in a Conducive Environment, c. Giving Reward and Punishment, c. Good Humanitarian Relations in Organizations Between Fellow Employees also Between Employees and Organizational Management. (Quality of Work Life merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan dalam peningkatan kinerja sebuah organisasi, Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan dan menyimpulkankan konsep Quality of Work Life dari perspektif Islam. Tulisan ini merupakan sebuah kajian literatur, maka kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Studi kepustakaan dilakukan dengan mereview artikel baik dalam bentuk jurnal ilmiah dan makalah juga studi pustaka buku- buku dengan sumber-sumber yang dianggap akurat dan dapat dipercaya. Teknik penelusuran studi kepustakaan dilakukan baik secara online juga secara kunjungan buku perpustakaan. Hasil kajian menyimpulkan bahwa: 1). Quality of Work Life merupakan konsep yang berbicara tentang kesejahteraan dan kebahagiaan hidup karyawan dalam bekerja, 2). Dalam konsep Islam Quality of Work Life dapat dilihat dari aspek: a. Pemenuhan Kebutuhan Hidup Secara Wajar, Transparan dan Adil, b. Kepuasan Karyawan dalam Lingkungan yang Kondusif, c. Pemberian Reward dan Punishment, c. Hubungan Kemanusiaan yang Baik dalam Organisasi Antara Sesama Karyawan juga Antara Karyawan dan Manajemen Organisasi).
ZAKAT DISTRIBUTION MANAGEMENT OF NATIONAL AMIL ZAKAT AGENCY OF WEST KALIMANTAN PROVINCE RAZIKI WALDAN
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jhjd.v14i1.1535

Abstract

The potential of zakat is quite significant in National Amil Zakat Agency (BAZNAS) West Kalimantan Province. In addition to the obligation to distribute, the BAZNAS West Kalimantan Province is also expected to make efforts to empower mustahiq so that the purpose of zakat to improve people's lives is achieved. The research question posed is: How is the zakat distribution management of the BAZNAS of the West Kalimantan Province? The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. Data sources in this study are the management and staff of the BAZNAS of West Kalimantan Province and the recipients of zakat recipients. The data collection techniques used are observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used is data collection, data reduction, data display (display data), and concluding (verification). The final step taken is checking the validity of the data using the triangulation of data, member checking, and adequacy of references. In general, the results of this study concluded that the implementation of the empowerment of mustahiq zakat at the BAZNAS of West Kalimantan province had gone well according to management theory, although there were a few shortcomings. Potensi zakat cukup signifikan pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat. Selain kewajiban mendistribusikan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat juga diharapkan melakukan upaya pemberdayaan mustahiq, sehingga tujuan zakat untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dapat tercapai. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: Bagaimana manajemen distribusi zakat BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah manajemen dan staf BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat dan penerima penerima zakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, tampilan data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Langkah terakhir yang diambil adalah memeriksa validitas data menggunakan triangulasi data, pengecekan anggota, dan kecukupan referensi. Secara umum, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan pemberdayaan zakat mustahiq di BAZNAS provinsi Kalimantan Barat telah berjalan dengan baik menurut teori manajemen, meskipun ada beberapa kekurangan.