Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : POROS TEKNIK

Kajian Metode Empiris Untuk Menghitung Debit Banjir Sungai Negara Di Ruas Kecamatan Sungai Pandan (Alabio) Lestari, Utami Sylvia
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i2.373

Abstract

Sungai Negara adalah salah satu sungai di propinsi Kalimantan Selatan yangmempunyai luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.921 km². Di sungai ini sering terjadibanjir yang banyak menyebabkan banyak kerugian. Oleh karena itu diperlukan adanyaperhitungan debit banjir untuk mengetahui nilai debit banjir rencana di Sungai Negara.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh penyimpangan nilai debit banjir rencanadari metode empiris dengan data debit terukur sungai sehingga perlu adanya kajianketelitian untuk mendapatkan debit banjir rencana yang sesuai dengan keadaaansebenarnya di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan melakukananalisis terhadap data curah hujan untuk mendapatkan debit banjir pada daerah aliranSungai Negara dengan Metode Rasional, metode Der Weduwen dan metode Haspersserta melakukan analisis frekuensi terhadap data debit terukur.Hasil perhitungan data curah hujan menggunakan metode Rasional, metode DerWeduwen dan metode Haspers terhadap nilai analisis frekuensi data debit terukurdidapatkan bahwa penyimpangan terkecil terjadi terhadap metode Der Weduwen yaitusebesar 38.28% untuk kala ulang 2 tahun, 36.47% untuk kala ulang 5 tahun, 36.04% untukkala ulang 10 tahun, 35.96% untuk kala ulang 20 tahun, 36.17% untuk kala ulang 50 tahundan 36.50% untuk kala ulang 100 tahun. Oleh karena itu, metode Der Weduwen dapatdigunakan sebagai acuan untuk dalam perhitungan debit banjir rencana untukmerencanakan penanggulangan bencana banjir di Sungai Negara
Pavement Design Comparative Analysis Using Bina Marga Design Method (Pt T-01-2002-B) And Pavement Design Manual (No.04/Se/Db/2017) (Case Study: Trisakti Port - Liang Anggang): Analisa Perbandingan Antara Desain Pavement Bina Marga (Pt T-01-2002-B) dengan Desain Pavement Manual (No.04/Se/Db/2017) dengan Studi Kasus : Pelabuhan Trisakti – Liang Anggang Lestari, Utami Sylvia; Resentia, Nurhafni Karina
POROS TEKNIK Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v9i1.511

Abstract

Traffic load repetition is the main variable in flexible pavement layers design. In addition, a soil bearing capacity factor is also required for determining the thickness of the flexible pavement layer so that the pavement had been designed will be in good perfomance during the that period. The determination of thickness layers using the 2002 method (Pt T-01-2002 B) is based on the traffic load during the design period and subgrade resilient modulus value. Meanwhile the 2017 method (Pavement design manual No. 04/SE/Db/2017), layers thickness was determined based on traffic load and CBR subgrade value. Based on the calculation using both methods, the pavement layers thickness with the pavement design manual 2017 method is more thick than 2002 method. While the ESAL calculation using both methods, the 2002 method value is more larger than the pavement design manual 2017 method.
Kajian Metode Empiris Untuk Menghitung Debit Banjir Sungai Negara Di Ruas Kecamatan Sungai Pandan (Alabio) Utami Sylvia Lestari
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i2.373

Abstract

Sungai Negara adalah salah satu sungai di propinsi Kalimantan Selatan yangmempunyai luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.921 km². Di sungai ini sering terjadibanjir yang banyak menyebabkan banyak kerugian. Oleh karena itu diperlukan adanyaperhitungan debit banjir untuk mengetahui nilai debit banjir rencana di Sungai Negara.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh penyimpangan nilai debit banjir rencanadari metode empiris dengan data debit terukur sungai sehingga perlu adanya kajianketelitian untuk mendapatkan debit banjir rencana yang sesuai dengan keadaaansebenarnya di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan melakukananalisis terhadap data curah hujan untuk mendapatkan debit banjir pada daerah aliranSungai Negara dengan Metode Rasional, metode Der Weduwen dan metode Haspersserta melakukan analisis frekuensi terhadap data debit terukur.Hasil perhitungan data curah hujan menggunakan metode Rasional, metode DerWeduwen dan metode Haspers terhadap nilai analisis frekuensi data debit terukurdidapatkan bahwa penyimpangan terkecil terjadi terhadap metode Der Weduwen yaitusebesar 38.28% untuk kala ulang 2 tahun, 36.47% untuk kala ulang 5 tahun, 36.04% untukkala ulang 10 tahun, 35.96% untuk kala ulang 20 tahun, 36.17% untuk kala ulang 50 tahundan 36.50% untuk kala ulang 100 tahun. Oleh karena itu, metode Der Weduwen dapatdigunakan sebagai acuan untuk dalam perhitungan debit banjir rencana untukmerencanakan penanggulangan bencana banjir di Sungai Negara
Pavement Design Comparative Analysis Using Bina Marga Design Method (Pt T-01-2002-B) And Pavement Design Manual (No.04/Se/Db/2017) (Case Study: Trisakti Port - Liang Anggang): Analisa Perbandingan Antara Desain Pavement Bina Marga (Pt T-01-2002-B) dengan Desain Pavement Manual (No.04/Se/Db/2017) dengan Studi Kasus : Pelabuhan Trisakti – Liang Anggang Utami Sylvia Lestari; Nurhafni Karina Resentia
POROS TEKNIK Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v9i1.511

Abstract

Traffic load repetition is the main variable in flexible pavement layers design. In addition, a soil bearing capacity factor is also required for determining the thickness of the flexible pavement layer so that the pavement had been designed will be in good perfomance during the that period. The determination of thickness layers using the 2002 method (Pt T-01-2002 B) is based on the traffic load during the design period and subgrade resilient modulus value. Meanwhile the 2017 method (Pavement design manual No. 04/SE/Db/2017), layers thickness was determined based on traffic load and CBR subgrade value. Based on the calculation using both methods, the pavement layers thickness with the pavement design manual 2017 method is more thick than 2002 method. While the ESAL calculation using both methods, the 2002 method value is more larger than the pavement design manual 2017 method.