Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : CogITo Smart Journal

Analisis Penggunaan Layanan Mobile Banking Terhadap Transaksi Pembayaran Menggunakan Metode Extended TAM Danielle Eudora Crystle Rampen; Jay Idoan Sihotang
CogITo Smart Journal Vol 7, No 1 (2021): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v7i1.303.85-95

Abstract

Sebuah organisasi pasti memiliki tiga hal, yaitu tempat, pekerja, dan sebuah operasi ataupun sistem yang dapat membantu pekerjaan. Pada awalnya sebuah organisasi masih mengerjakan segala sesuatu secara manual sehingga dibutuhkan sebuah teknologi agar dalam proses mengumpulkan informasi, pengambilan keputusan, dan menjalankan pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Kebutuhan pekerja dalam organisasi seperti penggajian dan transaksi pembayaran dalam kehidupan pribadi dengan adanya teknologi menjadi tidak perlu untuk mengantri panjang saat ingin membayar sesuatu atau menunggu lama untuk menerima upah gaji. Teknologi yang sangat dibutuhkan saat ini disebut mobile banking. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan mobile banking terhadap transaksi pembayaran pada pendeta dan pekerja Konferens DKI Jakarta dengan menggunakan metode Extended Technology Acceptance Model (TAM). Dalam memperoleh hasil menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan program SPSS dan AMOS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruk model TAM berhubungan secara signifikan dan pada bagian lain ada yang tidak mempunyai pengaruh sehingga pengguna mobile banking dapat diharapkan untuk lebih teliti dalam menggunakan mobile banking agar mempermudah segala aktivitas transaksi pembayaran. Kata kunci— Pembayaran, Transaksi, Mobile Banking, Technology Acceptance Model (TAM) 
Analisa Tingkat Kepuasan Kerja Driver Maxim Terhadap Sistem Layanan Maxim Dengan Pieces Framework Rianti Ruth Florenza Tambunan; Jay Idoan Sihotang; Joe Yuan Mambu
CogITo Smart Journal Vol 7, No 2 (2021): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v7i2.330.339-348

Abstract

Maxim hadir sebagai inovasi baru dan sebagai pesaing di dunia transportasi online. Karena tarif yang murah membuat aplikasi ini ramai diperbincangkan di sosial media, khususnya dari para pengemudi sebagai penggerak aplikasi ini. Dilihat dari ulasan-ulasan yang dilampirkan para pengemudi pada aplikasi Taxsee Driver di sosial media, aplikasi ini belum sepenuhnya memberikan kepuasan layanan kepada driver. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara spesifik tingkat kepuasan kerja driver terhadap sistem layanan Maxim, menemukan kelemahan dan permasalahan serta memberikan solusi dalam memperbaiki sistem layanan. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode PIECES framework. PIECES framework menilai 6 variabel yang terdiri dari performance, information, economic, control, efficiency, dan service. Pembagian kuesioner dilakukan pada tanggal 19-29 Agustus 2021. Dan dibagikan kepada 100 responden dengan menggunakan metode Lemeshow dalam pengambilan jumlah sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa total rata-rata tingkat kepuasan driver dari semua variabel yaitu mencapai kategori Puas dengan nilai 3.4 (Puas). Di mana nilai Performance 3.40, Information 3.39, Economic 3.36, Control 3.72, Efficiency 3.38, dan Service 3.68.
Analisa Efektivitas Pembelajaran Daring Melalui Zoom Meeting Menggunakan Framework COBIT 5 Domain Deliver, Service, and Support (DSS) Radja Boy; Jay Idoan Sihotang; Jimmy Moedjahedy
CogITo Smart Journal Vol. 8 No. 1 (2022): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v8i1.389.35-46

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apa yang sebenarnya didapatkan mahasiswa/i selama pembelajaran daring berlangsung, seberapa efektif pembagian materi yang disampaikan, dan apa saran yang para mahasiswa/i berikan untuk membuat pembelajaran daring ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuesioner yang berbasis COBIT 5 dengan domain Deliver, Service, and Support (DSS). Responden kuesioner penelitian adalah mahasiswa/i Fakultas Teknologi Informasi Universitas Advent Indonesia dengan jumlah responden 52. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang akan digunakan saat menganalisa data yang dikumpulkan melalui hasil kuesioner dan dibandingkan dengan panduan dari COBIT 5 dengan domain Deliver, Service, and Support (DSS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring menggunakan Zoom Meeting dinilai efektif, dengan tingkat kematangan masing-masing sub-domain dimulai dari DSS1 sebesar 3,71 yang termasuk level 4 indeks kematangan COBIT 5, DSS5 sebesar 2,98 yang termasuk level 3 indeks kematangan COBIT 5, dan DSS7 sebesar 3,92 yang termasuk level 4 indeks kematangan COBIT 5. Tingkat kapabilitas harapan masing-masing sub-domain sebesar 4,5 dengan rata-rata nilai kesenjangan sebesar 0,96.Kata kunci—COBIT 5, Pembelajaran Daring, Zoom Meeting
Analisa Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Microsoft Teams di SMA Advent Purwodadi Dengan Pieces Framework Valerian Leony Bianto; Jay Idoan Sihotang
CogITo Smart Journal Vol. 8 No. 2 (2022): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v8i2.421.514-523

Abstract

Karena dampak dari pandemi Covid-19, para pelajar harus melakukan proses belajar mengajar secara online. Microsoft Teams adalah platform yang banyak digunakan orang untuk melakukan pembelajaran secara online. Penelitian ini berfokus kepada evaluasi kepuasan pengguna Microsoft Teams sebagai sarana e-learning. Data yang diperlukan diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada user Microsoft Teams di SMA Advent Purwodadi. Lalu data tersebut diolah dan dianalisis melalui 6 aspek yang terdapat dalam Pieces framework yaitu: performance, information, economic, control, efficiency, dan service. Jumlah sampel dari penelitian ini sebanyak 152 responden yang dihitung dengan menggunakan metode Slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan berada di tingkat Puas dengan skor 3,83 untuk asepek Performance, 3,77 untuk aspek Information, 3,66 untuk aspek Economic, 3,66 untuk aspek Control, 3,86 untuk aspek Efficienct, dan 3,95 untuk aspek Service.
RIOT.ID: Revolutionizing Running Community Management with Next.js and Gamification Shaan, Peter; Sihotang, Jay Idoan
CogITo Smart Journal Vol. 10 No. 2 (2024): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v10i2.764.447-459

Abstract

The RIOT Indonesia running community has been actively engaged since 2018, continuing to expand its reach. However, despite this significant growth, the community still relies on manual systems for managing membership and recording activities. Information technology, recognized as a catalyst for transformation across various sectors, including sports, presents an opportunity to enhance the efficiency of community management. This research focuses on the design of the Web RIOT.ID application, a web-based solution that integrates QR Code technology and gamification principles through an Experience Points (XP) system to motivate member participation. The user interface design of the application employs the Design Thinking methodology, ensuring that the solutions developed are tailored to meet user needs. Developed using a Rapid Application Development (RAD) approach, the application leverages Next.js and MongoDB. Evaluation is conducted through black box testing to confirm the application's functionality and its alignment with the established objectives. The RIOT.ID application is expected to serve as a model for other communities aiming to harness information technology to enhance organizational management and member engagement.