Teknologi dewasa ini khususnya komunikasi bergerak telah diterapkan secara global. Teknologi berbasis Mobile seperti WA (WhatsApp) dan WAP (Wireless Application Protocol) memiliki kemampuan dan aplikasi yang lebih luas dari teknologi ini, dibandingkan dengan telepon biasa. Melihat pertumbuhan telekomunikasi seluler dan penggunaannya dalam bidang bisnis, pembentukan iklan dengan menggunakan teknologi telekomunikasi ini masih sangat rendah. Paper Task ini mencoba mewujudkan sebuah sistem Location Based Advertisement (LBA), yang diharapkan mampu menjawab tantangan konvergensi layanan dalam komunikasi bergerak. Sistem Periklanan Berbasis Lokasi dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah tahap inisialisasi informasi, yang dilanjutkan dengan tahap pengolahan informasi, tahap kreatif, tahap pengujian dan analisis perangkat, serta tahap penarikan kesimpulan dan pemberian saran. Sistem Periklanan Berbasis Lokasi menggunakan teknologi WA (WhatsApp) dan melibatkan penggunaan metode Cell ID dan Cell Group Identity (CGI) dalam tindakan identifikasi proses dan validasi area layanan, dengan memanfaatkan informasi pada satu sel tertentu yang berpotensi dari segi transaksi bisnis. Sistem Iklan Berbasis Lokasi membentuk aplikasi masa depan. Penggunaannya akan sangat tersebar, dimana akan menjadi kunci dari teknologi informasi yang akan datang. Dengan penerapannya, pelanggan telekomunikasi seluler terlayani yang begitu personal dan beragam, sesuai dengan karakteristik lokasi konsumen yang dapat dipantau pada Geographical Information System (GIS). Hal ini akan mendorong dalam upaya mempertahankan pelanggan dan menciptakan keuntungan bagi penyedia layanan (operator) di luar pendapatan dari diskusi lalu lintas. Selain itu iklan sebagai media komunikasi bisnis dapat menjangkau lebih luas serta dengan biaya yang beragam dan murah.