Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN MANGGARAI NTT Nur Dafiq dafiq; Claudia Fariday Dewi; Nai Sema; Sahrul Salam
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2020): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v3i3.610

Abstract

Kasus bullying di Indonesia menduduki peringkat teratas. Perilaku bullying sering kali terjadi apabila seseorang mempunyai kekurangan dalam dirinya baik itu secara fisik maupun mental.Dampak bullying bagi siswa dapat berupa menurunnya nafsu makan, sakit kepala, dan malu serta merasa takut unruk bergaul di lingkungan sosial. Peningkatan pemahaman siswa dan siswi terkait perilaku bullying dapat menurunkan kasus bullying.Kegiatan pengabdian dilakukan pada 4 sekolah di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat yaitu MAN 2 Langke Rembong, MAN Salahudin Nagalili, SMA Familia Lembor dan SMA Negri 1 Rahong Utara.Kegiatan dilakukan pada tahun 2019 dengan rentang waktu 1 Minggu.Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perilaku bullying serta konsekuensi dampak psikologis. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan cara penyuluhan, dirancang dalam bentuk pemaparan materi serta diskusi dan tanya jawab. Kegiatan dilakukan dalam jangka waktu yang bebeda untuk tiap sekolah. Melalui kegiatan ini remaja mendapatkan pengetahuan tentang bullying, mengetahui bentuk dan faktor-faktor yang mempengaruhi bullying, jenis-jenis bullying serta cara melawan bullying agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kondisi psikis. Manfaat pelaksanaan kegiatan ini bagi sekolah yaitu adanya kesadaran pihak sekolah terhadap dampak buruk perilaku bullying sehingga dapat dilakukan berbagai kebijakan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kasus bullying di sekolah
Manajemen Positif Coping Ibu Hamil Melalui Senam Hamil Yunikartika M. Sudin; Margareta A. Ndi; Ordilia Y. Viven; Nur Dafiq; Yosef Adrian Beo
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.3510

Abstract

A woman is said to be ready to get pregnant if she has gone through the process of achieving physical readiness, mental readiness, and economic readiness. Pregnant women are prone to experiencing psychological problems such as anxiety and depression which are closely related to the birthing process. Some pregnant women feel worried about the delivery process due to their previous experience of childbirth which was quite painful. This Community Service is carried out to help reduce maternal psychological problems during pregnancy by increasing positive individual coping through pregnancy exercise. This PKM is carried out using pregnant women's health interventions through counseling and pregnancy exercises. Pregnant women gain knowledge about stress management and know the techniques in pregnancy exercise. Through pregnancy exercise, it can reduce stress levels in pregnant women after covid 19.
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kejadian Depresi pada Lansia di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur Claudia Fariday Dewi; Kornelia Romana Iwa; Angelina Roida Eka; Nur Dafiq; Silfia Angela Norce Halu
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.11207

Abstract

ABSTRACT Physical activity includes exercise, sports and physical activity performed as part of daily life, work or active transportation. Physical activity is associated with improving mental health, slowing the onset of dementia, and improving quality of life and well-being. However, lack of awareness of the importance of physical activity among the elderly has resulted in an increasing number of elderly people experiencing depression. The purpose of this study was to determine the relationship between physical activity and the incidence of depression in the elderly. The research method uses an analytic survey with a cross sectional approach. This research was conducted from March to April 2023 in Manggarai Regency. The population in this study were residents of Manggarai Regency aged ≥60 years. The research sample was selected using a non-probability sampling technique, namely purposive sampling with a total sample of 195 elderly people. The instrument used in this study was the Physical Activity Scale for Elderly (PASE) by Washburn and the elderly depression questionnaire was measured using the Geriatric Depression Scale (GDS). The data analysis used was the Spearman Correlation test using the SPSS application. The results showed that most of the respondents had moderate physical activity, 147 elderly people (74.2%), and most of the elderly who experienced depression were in the mild depression category, 98 people (50.3%). The results of the bivariate analysis showed a p value of 0.002. This shows that there is a significant relationship between physical activity in the elderly and the incidence of depression. It is hoped that the elderly can still carry out physical activities in the form of gymnastics and daily physical activities carried out independently.   Keywords: Physical activity, depression, elderly   ABSTRAK Aktifitas fisik meliputi latihan, olahraga, dan aktivitas fisik yang dilakukan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, pekerjaan atau transportasi aktif.  Aktifitas fisik dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental , memberlambat timbulnya demensia , dan meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan. Namun kesadaran akan pentingnya aktifitas fisik yang kurang dikalangan lansia berakibat pada makin banyaknya jumlah lansia yang mengalami depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada lansia. Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tahun bulan Maret sampai dengan April 2023 di Kabupaten Manggarai. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kabupaten Manggarai dengan usia ≥60 tahun. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 195 lansia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Physical Activity Scale for Elderly (PASE) oleh Washburn dan kuesioner depresi lansia diukur menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS). Analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Spearman menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menujukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik dengan katagori cukup sebanyak 147 lansia (74,2%), dan lansia yang mengalami depresi sebagian besar berada pada katagori depresi ringan sebanyak 98 orang(50,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan p value 0,002. Hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik pada lansia dengan kejadian depresi. Diharapkan lansia tetap dapat melakukan aktivitas fisik baik berupa senam maupun aktivitas fisik harian yang dilakukan secara mandiri. Kata Kunci : Aktivitas fisik, depresi, lansia
Peningkatan Pengetahuan Para Guru melalui Seminar Mengenai Bullying dan Bagaimana Menangani Pelaku Dan Korban Bullying di SMP-SMA Santu Klaus Werang, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur Fransiska Yuniati Demang; Nur Dafiq
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.13993

Abstract

ABSTRAK Perilaku bullying di sekolah membuat siswa yang menjadi korban mengalami kecemasan yang berlebihan saat berada di sekolah. Kecemasan mempersulit siswa untuk menjalin hubungan dengan siswa lain, teman sebaya, termasuk gurunya.. Hal ini akan menumbuhkan rasa rendah diri bagi korban dan sering juga berdampak pada kegiatan akademis mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para guru tentang bullying dan diharapkan dapat mencegah terjadinya perilaku bullying di sekolah. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi untuk dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta seminar. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan para guru tentang bullying dan ini menjadi langkah awal dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah. Para guru akan mengajak organisasi siswa sekolah (OSIS) untuk bersama-sama mencegah dan menghapus perilaku bullying di sekolah. Kata Kunci: Perilaku Bullying, Siswa, Guru.  ABSTRACT  Bullying behavior in schools causes victimized students to experience anxiety while they are in school. This anxiety complicates students' capacity to build relationships among the students, classmates and teachers. It creates a sense of low self-esteem among victims and often affects their academic activities. The objective of this activity is to enhance teachers' comprehension of bullying, with the expected outcome of preventing bullying in the school. This activity applies the methods of lecture and discussion to provide a comprehensive understanding to the seminar participants. This activity has proven to enhance teachers' knowledge of bullying and represents an initial step in preventing bullying behavior in schools. Teachers will collaborate with the school's student organization (OSIS) to collectively prevent and eliminate bullying behavior within the school." Keywords: Bullying Behavior, Students, Teacher.