Friskha Hanifah Sakinah
Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh waktu pemeliharaan (cleaning) terhadap kinerja cooler pada unit penyulingan minyak mentah Habil Majid Wirawan; Friskha Hanifah Sakinah; Lia Cundari
Jurnal Teknik Kimia Vol 25 No 2 (2019): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v25i2.28

Abstract

Minyak bumi merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia sehingga proses refinery dalam industri perminyakan memiliki peran yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan proses refinery berperan dalam penyediaan bahan bakar untuk memenuhi kebutuhan negara dari berbagai aspek kehidupan mulai dari kebutuhan konsumsi masyarakat maupun industri lainnya. Crude distiller merupakan unit proses primer yang berfungsi memisahkan minyak mentah menjadi fraksi-fraksinya secara penyulingan atau distilasi biasa pada tekanan atmosfer.Bahan baku yang diolah di crude distiller II adalah crude oil dari SPD, Jene, Tap, dan Ramba serta crude oil ex kapal dari Ketapa, Duri, dan SLC akan membentuk produk gas, crude buthane, naphta, SR tops, LCT, LKD, dan residu. Cooler yang digunakan pada Crude Distiller Unit II (CDU II) perusahaan minyak dan gas merupakan panas yang ditukar dengan tipe tube and shell. Tingkat kekotoran dari fluida yang digunakan pada cooler lama kelamaan akan menghambat kinerja cooler dan menyebabkan cooler harus dibersihkan dalam kurun waktu tertentu maka kinerja cooler dalam mentransfer panas dapat maksimal dan menaikkan efisiensi alat. Penurunan kinerja cooler tersebut dikarenakan nilai fouling factor dan tipe air pendingin yang digunakan tidaklah sesuai. Pada artikel ini akan dibahas dan dibandingkan factor-faktor menjadi faktor penyebab rendahnya kinerja cooler untuk mendapatkan waktu operasi cooler yang optimal. Dengan menggunakan perbandingan data aktual dengan desain maka didapatkan jadwal cleaning39 bulan atau 3,25 tahun terhitung sejak tahap pemeliharaan sebelumnya yang berarti bahwa cooler yang digunakan masih dalam kondisi yang baik dan mampu bekerja secara optimal.