Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Teknik Perawatan Payudara Pada Masa Kehamilan dan Menyusui di PMB Misni Herawati Palembang Sri Emilda; Vera Yuanita; Yoan Marini
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.105

Abstract

Menyusui merupakan suatu proses alamiah, namun sering ibu-ibu tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini. Oleh karena itu, ibu-ibu memerlukan bantuan agar proses menyusui lebih berhasil. Banyak alasan yang dikemukakan oleh ibu yang tidak menyusui bayinya antara lain payudara ibu tidak memproduksi cukup ASI atau bayinya tidak mau mengisap. Bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada masa nifas/post partum. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya bendungan ASI, di antaranya intensitas menyusui yang kurang, perawatan payudara yang tidak dilakukan, kelainan pada puting susu serta faktor pengetahuan ibu yang kurang. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai teknik perawatan payudara untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri payudara. Sasaran kegiatan edukasi kesehatan ini ditujukan kepada ibu menyusui di PMB Misni Herawati Palembang. Penyuluhan ini menghasilkan target luaran yaitu meningkatnya pengetahuan peserta yaitu 12 orang ibu menyusui. Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan para peserta mengerti dan memahami mengenai cara perawatan payudara. Diharapkan seluruh ibu menyusui dapat memahami mengenai cara perawatan payudara dan memberikan ASI eksklusif pada bayinya sampai usia 6 bulan.
Peningkatan Pengetahuan Manajemen Laktasi Melalui Konseling Berbasis Booklet di PMB Fitri Susanti Palembang Sri Emilda; Adisty Dwi Treasa
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.108

Abstract

Pengetahuan mengenai manajemen laktasi perlu dibangun sejak kehamilan dan diperkuat pada masa nifas agar ibu siap menghadapi masalah menyusui. Hasil evaluasi awal di PMB Fitri Susanti Palembang menunjukkan 19 dari 30 peserta (63,3%) belum mencapai kategori pengetahuan baik. Mendeskripsikan perubahan pengetahuan ibu hamil trimester III dan ibu nifas segera setelah konseling manajemen laktasi berbasis booklet. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Juni 2026 dengan evaluasi satu kelompok pretest–posttest. Sebanyak 30 peserta mengikuti pretest, konseling individual menggunakan booklet, demonstrasi teknik menyusui dengan phantom bayi, diskusi, dan posttest. Kelompok usia dominan adalah 20–35 tahun dan pendidikan dominan SMA/sederajat. Instrumen evaluasi internal berisi 10 pertanyaan dan digunakan sama pada kedua pengukuran. Rekap agregat dianalisis secara deskriptif menggunakan rata-rata, frekuensi, persentase, dan selisih absolut. Rata-rata skor pengetahuan berubah dari 51 sebelum edukasi menjadi 87 sesudah edukasi, atau meningkat 36 poin. Peserta pada kategori pengetahuan baik bertambah dari 11 orang (36,7%) menjadi 27 orang (90,0%), setara dengan peningkatan 53,3 poin persentase. Terjadi peningkatan deskriptif pada skor pengetahuan segera setelah konseling. Hasil ini belum menunjukkan perubahan praktik atau cakupan ASI eksklusif dan perlu dikonfirmasi melalui evaluasi lanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Manajemen Laktasi Melalui Konseling Berbasis Booklet di PMB Fitri Susanti Palembang Sri Emilda; Adisty Dwi Treasa
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.108

Abstract

Pengetahuan mengenai manajemen laktasi perlu dibangun sejak kehamilan dan diperkuat pada masa nifas agar ibu siap menghadapi masalah menyusui. Hasil evaluasi awal di PMB Fitri Susanti Palembang menunjukkan 19 dari 30 peserta (63,3%) belum mencapai kategori pengetahuan baik. Mendeskripsikan perubahan pengetahuan ibu hamil trimester III dan ibu nifas segera setelah konseling manajemen laktasi berbasis booklet. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada Juni 2026 dengan evaluasi satu kelompok pretest–posttest. Sebanyak 30 peserta mengikuti pretest, konseling individual menggunakan booklet, demonstrasi teknik menyusui dengan phantom bayi, diskusi, dan posttest. Kelompok usia dominan adalah 20–35 tahun dan pendidikan dominan SMA/sederajat. Instrumen evaluasi internal berisi 10 pertanyaan dan digunakan sama pada kedua pengukuran. Rekap agregat dianalisis secara deskriptif menggunakan rata-rata, frekuensi, persentase, dan selisih absolut. Rata-rata skor pengetahuan berubah dari 51 sebelum edukasi menjadi 87 sesudah edukasi, atau meningkat 36 poin. Peserta pada kategori pengetahuan baik bertambah dari 11 orang (36,7%) menjadi 27 orang (90,0%), setara dengan peningkatan 53,3 poin persentase. Terjadi peningkatan deskriptif pada skor pengetahuan segera setelah konseling. Hasil ini belum menunjukkan perubahan praktik atau cakupan ASI eksklusif dan perlu dikonfirmasi melalui evaluasi lanjutan.