Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Booklet Meningkatkan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus di Posyandu Bina Sejahtera Yora Nopriani; Fira Mitha Rustika
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.109

Abstract

Rendahnya pemahaman pengaturan makan dan belum tersedianya media edukasi tertulis menjadi masalah mitra di Posyandu Lansia Bina Sejahtera, wilayah kerja Puskesmas Bukit Sangkal, Palembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung pemahaman dan memperkuat kepatuhan diet peserta dengan diabetes melitus melalui edukasi berbasis booklet. Program melibatkan 30 peserta dan dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan, koordinasi mitra, penyusunan booklet, pengukuran awal, penyampaian materi interaktif, diskusi, pembagian booklet, dan pengukuran akhir. Materi meliputi prinsip diet 3J, pemilihan bahan makanan, pembatasan gula, komposisi zat gizi, dan keteraturan jadwal makan. Proporsi peserta yang patuh diet meningkat dari 17 orang (56,7%) menjadi 21 orang (70,0%), atau naik 13,3 poin persentase. Booklet menyediakan rujukan yang dapat dibaca kembali setelah sesi edukasi. Penguatan berkala oleh kader dan tenaga kesehatan diperlukan untuk mempertahankan perubahan perilaku.
Pengaruh Edukasi Diet terhadap Sikap, Pengetahuan dan Perilaku Pengaturan Makan pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2: Penelitian Eka Triwati; Yora Nopriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5515

Abstract

Data WHO menyebutkan prevalensi diabetes tipe 2 dalam 3 dekade terakhir telah meningkat secara dramatis di negara-negara dari semua tingkat pendapatan. Sekitar 422 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes. Percepatan naiknya prevalensi penderita diabetes melitus dapat dipicu oleh pola makan yang salah. Edukasi memiliki peranan yang penting dalam penatalaksaan DM, kenapa edukasi DM di tempatkan pada empat pertama, karena dengan melakukan edukasi mengenai diabetes melitus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi diet terhadap sikap,pengetahuan dan perilaku pengaturan makan pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Sekip Palembang Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan metode pra eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest Postest. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita diabetes mellitus yang ada di Puskesmas Sekip Palembang pada bulan Januari 2025 dengan jumlah sampel sebayak 61 orang yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji willcoxon. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh edukasi diet terhadap pengetahuan (p.value = 0,000), sikap (p.value = 0,000) dan perilaku (p.value = 0,000) lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Sekip Palembang Tahun 2025.
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Kenten Palembang Tahun 2024 Deta; Nurjannah; Yora Nopriani; Sherly Widianti
SMASH: Journal of Social Management SainsĀ andĀ Health Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v3i2.8985

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang terus meningkat prevalensinya. Pengelolaan kadar glukosa darah yang efektif sangat penting untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Kenten Palembang. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 32 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar glukosa darah sebelum intervensi adalah 183,28 mg/dL, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 177,13 mg/dL (p < 0,001). Analisis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa senam yoga memberikan pengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah. Senam yoga berkontribusi terhadap peningkatan sensitivitas insulin, pengurangan stres, serta perbaikan fungsi metabolisme tubuh. Oleh karena itu, senam yoga dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang efektif bagi penderita Diabetes Mellitus dalam mengontrol kadar glukosa darah.