Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keputusan Membeli di Rumah Makan Nurul Huda Sragen Melalui Kualitas Produk, Harga dan Citra merk Feni Pusfita; Linda Nur Susila
KELOLA Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitiana inia bertujuana untuka mengetahui secara empiris pengaruh kualitasa produk, hargaa dana citra merka terhadapa keputusana pembeliana di Rumaha Makana Nurula Hudaa Sragen. Populasia dalama penelitiana inia adalaha konsumena di Rumaha Makana Nurul Huda Sragen. Pengambilana sampela dilakukana dengana teknik  aksidental, sebanyak 100 responden. Tehnik engumpulana dataa dengan kuesioner. Teknika analisisa yanga digunakana terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, Analisa  regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa uji validitas dan reliabilitas terhadap seluruh item pertanyaana yanga diajukana terbuktia valida dana reliabel. Hasila ujia asumsia klasika menunjukkana bahwaa penelitiana ini terdistribusia secaraanormal, tidaka terjadia multikolinieritasa, heteroskedastisitasa dana autokorelasia pada modelaregresi. Hasil uji regresia lineara bergandaa dana uji t menunjukkana bahwaa kualitas produk, hargaa dan citra merk berpengaruha positif dan signifikan terhadapa keputusana pembeliana di Rumaha Makan Nurul Huda Sragen. Hasila uji F menunjukkan bahwaa variabel kualitas produka, harga dan citra merka secara simultana berpengaruha signifikan terhadapakeputusana pembeliana di Rumaha Makana Nurul Huda Sragen. Hasila koefisiena determinasi didapatkan hasil sebesar 0,868 yang artinya bahwa Kualitas produk, Harga, dan Citra merk mampu mempengaruhia Keputusan pembeliana sebesar 86,8% dan sisanyaa 13,4% dipengaruhia oleh variabel lain diluara penelitiana ini. Misalnya: promosi, lokasi, kualitasa pelayanana dan laina sebagainya.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pengguna Uang Elektronik Pada Msyarakat Kabupaten Sukoharjo Dengan Kepuasan dan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening Afifah Nur ‘Ain; Linda Nur Susila
AKTUAL Vol 6, No 2 (2021): December
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris signifikansi Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pengguna Uang Elektronik pada masyarakat Kabupaten Sukoharjo dengan Kepuasan dan Kepercayaan sebagai variabel intervening.  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kabupaten Sukoharjo yang menggunakan uang elektronik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan aplikasi smartphone diperoleh sampel sebanyak 100 rsponden. Metode analisis data yang digunakan adalah uji instrumen peneltian, uji linieritas, uji t, uji F, uji koefisien deteminasi, uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan dan kualitas produk berpengaruh negatif signifkan terhadap kepercayaan. Kualitas pelayanan dan kualitas produk berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan. Kualitas pelayanan, kualitas produk, kepercayaan berpengaruh negatif signifikan dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas. Hasil uji R2 total dalam penelitian ini sebesar 0,604 artinya variabel kualitas pelayanan dan kualitas produk dengan kepuasan pelanggan dan kepercayaan sebagai variabel intervening mampu menjelaskan variabilitas variabel loyalitas pelanggan sebesar 60,4% dan sisanya sebesar 39,6% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini. Variabel kepuasan terbukti mampu menjadi mediator pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas sedangkan variabel kepercayaan bukan merupakan variabel mediator pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas
STRATEGI MENCIPTAKAN KEMANDIRIAN PANGAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MIE ORANIK DI DESA SALAM KECAMATAN KARANGPANDAN KABUPATEN KARANGANYAR Linda Nur Susila; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.238 KB) | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.463

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Salam Kecamatan Karangpandan Kabupaten   Karanganyar.  Desa Salam, merupakan satu dari 11 (sebelas) desa di Kecamatan Karangpandan yang mempunyai jarak 22 Km dari kota Kabupaten Karanganyar. Kecamatan Karangpandan merupakan salah satu dari 17 (tujuh belas) Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.  Luas wilayah administratif  230.9035 Ha. Jumlah tanah bersertifikat sebanyak 1.678 buah, yakni luasnya 195.807,6 Ha. Desa Salam topografi tanahnya berupa pegunungan. Cocok ditanami sayuran, sehingga hasil pertanian sayuran melimpah. Keberdayaan perempuan di bidang ekonomi adalah salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan. Saat perempuan menjadi kaum terdidik, mempunyai hak-hak kepemilikan, dan bebas untuk bekerja di luar rumah serta mempunyai pendapatan mandiri, inilah tanda kesejahteraan rumah tangga meningkat. Lebih dari itu, perempuan juga mempunyai andil besar dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan kelompok. Salah satu buktinya, bahwa perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan melakukan kegiatan usaha produktif rumah tangga. Perlu kiranya langkah – langkah jitu untuk menciptakan dari hal yang terkecil yaitu mensejahterakan keluarga dengan berpedoman kepada visi gerakan PKK. PKK Desa Salam Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu wadah organisasi perempuan. Latar belakang pendidikan ibu-ibu PKK tersebut beragam (lulusan SD sampai dengan perguruan tinggi), dan sebagian besar adalah ibu rumah tangga.                 Langkah yang tepat agar kesejahteraan keluarga meningkat adalah bagaimana caranya ibu ibu PKK bisa memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengembangkan hasil pertanian, mengetahui pentingnya makanan organik bagi kesehatan. Sebagian masyarakat belum bisa mengembangkan hasil bumi karena keterbatasan pengetahuan mereka, oleh karena itu solusinya adalah menyadarkan dan mengajak mereka untuk berinovasi menggunakan hasil bumi untuk bahan membuat makanan organik. Dengan dukungan pemberian bantuan sosialisasi atau pengetahuan dan pelatihan untuk dapat mengolah hasil bumi secara sehat sehingga dapat meningkatkan kesehatan rumah tangga dan meningkatkan pendapatan rumah tanggaPendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi adalah dengan:Memberikan pemahaman pentingnya kemandirian panganMemberikan pemahaman pentingnya peningkatan penghasilan keluargaMemberikan pemahaman tentang pentingnya makanan otganik bagi kesehatanMemberikan pelatihan membuat mie organikMemberikan pelatihan menghitung biaya dan keuntunganSetelah mengikuti pelatihan beberapa peserta mencoba membuat mie organik baik untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual.Kata kunci: Kemandirian pangan, Mie Organik, Penghasilan
STRATEGI MENCIPTAKAN KEMANDIRIAN PANGAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MIE ORANIK DI DESA SALAM KECAMATAN KARANGPANDAN KABUPATEN KARANGANYAR Linda Nur Susila; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.463

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Salam Kecamatan Karangpandan Kabupaten   Karanganyar.  Desa Salam, merupakan satu dari 11 (sebelas) desa di Kecamatan Karangpandan yang mempunyai jarak 22 Km dari kota Kabupaten Karanganyar. Kecamatan Karangpandan merupakan salah satu dari 17 (tujuh belas) Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.  Luas wilayah administratif  230.9035 Ha. Jumlah tanah bersertifikat sebanyak 1.678 buah, yakni luasnya 195.807,6 Ha. Desa Salam topografi tanahnya berupa pegunungan. Cocok ditanami sayuran, sehingga hasil pertanian sayuran melimpah. Keberdayaan perempuan di bidang ekonomi adalah salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan. Saat perempuan menjadi kaum terdidik, mempunyai hak-hak kepemilikan, dan bebas untuk bekerja di luar rumah serta mempunyai pendapatan mandiri, inilah tanda kesejahteraan rumah tangga meningkat. Lebih dari itu, perempuan juga mempunyai andil besar dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan kelompok. Salah satu buktinya, bahwa perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan melakukan kegiatan usaha produktif rumah tangga. Perlu kiranya langkah – langkah jitu untuk menciptakan dari hal yang terkecil yaitu mensejahterakan keluarga dengan berpedoman kepada visi gerakan PKK. PKK Desa Salam Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu wadah organisasi perempuan. Latar belakang pendidikan ibu-ibu PKK tersebut beragam (lulusan SD sampai dengan perguruan tinggi), dan sebagian besar adalah ibu rumah tangga.                 Langkah yang tepat agar kesejahteraan keluarga meningkat adalah bagaimana caranya ibu ibu PKK bisa memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengembangkan hasil pertanian, mengetahui pentingnya makanan organik bagi kesehatan. Sebagian masyarakat belum bisa mengembangkan hasil bumi karena keterbatasan pengetahuan mereka, oleh karena itu solusinya adalah menyadarkan dan mengajak mereka untuk berinovasi menggunakan hasil bumi untuk bahan membuat makanan organik. Dengan dukungan pemberian bantuan sosialisasi atau pengetahuan dan pelatihan untuk dapat mengolah hasil bumi secara sehat sehingga dapat meningkatkan kesehatan rumah tangga dan meningkatkan pendapatan rumah tanggaPendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi adalah dengan:Memberikan pemahaman pentingnya kemandirian panganMemberikan pemahaman pentingnya peningkatan penghasilan keluargaMemberikan pemahaman tentang pentingnya makanan otganik bagi kesehatanMemberikan pelatihan membuat mie organikMemberikan pelatihan menghitung biaya dan keuntunganSetelah mengikuti pelatihan beberapa peserta mencoba membuat mie organik baik untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual.Kata kunci: Kemandirian pangan, Mie Organik, Penghasilan