Mulyadi Mulyadi
STIE Adi Unggul Bhirawa Surakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

PENDAMPINGAN PENDIRIAN KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH SEBAGAI UPAYA MENANGGULANGI RENTENIR PADA MASYARAKAT DESA WURYANTORO LOR, KECAMATAN WURYANTORO, WONOGIRI Mulyadi Mulyadi; Bambang Kusdiasmo; P Haryoso
WASANA NYATA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i1.242

Abstract

Kemiskinan  memberikan dampak negatif yang begitu banyak,  kompleks dan sistemik, seperti sulitnya memperoleh  pendidikan sehingga akan menyebabkan pengangguran, dengan adanya penggangguran tentu akan berdampak terhadap kriminalitas dan kekerasan, baik kekerasan di luar rumah maupun kekerasan dalam rumah tangga. Yang paling berbahaya adalah dampak terhadap aqidah umat Islam.Kondisi ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti rentenir.  Mereka memanfaatkan kemiskinan dengan memberikan pinjaman dengan mudah dan cepat tanpa agunan  dengan konsekuensi bunga yang tinggi. Praktek rentenir yang menjerat hingga saat ini masih terjadi baik di desa maupun di kota. Meskipun kegiatan ini dengan tegas dilarang dalam agama Islam, dan juga tidak dibernarkan oleh pemerintah melalui undang-undang perbankan No. 10 tahun 2008 yang mengatur siapa saja yang boleh memberikan  pinjaman kepada masyarakat,  namun mereka masih tetap bergeriliya dimana-mana.Di Wuryantoro Lor Kecamatan Wuryantoro Kabupaten, keberadaan  rentenir dianggap sudah meresahkan  masyarakat, disatu sisi warga sudah terjerat akan dengan utang berbunga tinggi. Meskipun demikian keberadaan rentenir di daerah tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun, karena  para rentenir memanfaatkan kemiskinan warga untuk menawarkan kemudahan pinjaman tanpa agunan dengan bunga tinggi.  Dengan adanya workshop mengenai pendirian  Koperasi Jasa Keuangan Sariah  (KJKS) masyarakat sangat antosias untuk segera membentuk, karena sebelumnya Koperasi di masyarakat bisa dikalahkan oleh para rentenir. Maka tujuan didirikannya Koperasi Jasa Keuangan Sariah  (KJKS)  tidak  hanya bersifat materialistis semata tetapi juga mempunyai tujuan yang sangat mendasar yaitu mengamalkan Al-Quran melalui ekonomi Islam dalam memberantas kemiskinan, memajukan ekonomi mikro, mendidik umat agar giat bekerja, jujur, memakmurkan masyarakat sekitar. Disamping itu dengan adanya Koperasi Jasa Keuangan Sariah  (KJKS) diharapkan dapat menjalin kerjasama, saling menolong antara masyarakat yang kelebihan dana dengan yang kekurangan dana.Kata Kunci:  pengabdian kepada masyarakat, Rentenir, Koperasi Jasa Keuangan Syariah  (KJKS)
TATACARA PENDIRIAN KOPERASI SYARIAH/BMT DI KAMPUNG MINAPADI, KALURAHAN NUSUKAN, SURAKARTA Mulyadi Mulyadi; Ridwan Wahyudi; P. Haryoso
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.517

Abstract

Semakin maraknya berbagai jenis lembaga keuangan yang muncul di kota Surakarta, memberikan sebuah pilihan bagi masyarakat didalam mereka akan mencari kredit. Ada yang berbtnuk perbankan, ada juga yang non perbankan misalnya  koperasi. Awalnya koperasi merupakan soko  guru perekonomian di Indonesia. Lambat laun keberadaan koperasi makin menurun kredibilitasnya. Mungkin dampak dari persaingan antarlembaga keuangan yang saling berebut untuk mendapatkan nasabah, Namun sekarang masyarakat sudah mulai sadar bahwa meminjam perlu memperhatikan kemanfaatannya dan dampaknya baik di dunia dan diakhirat.  Yang paling berbahaya adalah dampak terhadap aqidah umat Islam. Kondisi ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti rentenir.  Mereka memanfaatkan kemiskinan dengan memberikan  pinjaman dengan mudah dan cepat tanpa agunan  dengan konsekuensi bunga yang tinggi. Praktek rentenir yang menjerat hingga saat ini masih terjadi baik di desa maupun di kota. Meskipun kegiatan ini  dengan tegas dilarang dalam agama Islam, dan juga tidak dibernarkan oleh pemerintah melalui undang-undang perbankanNo.10 tahun 2008 yang mengatur siapa saja yang boleh memberikan  pinjaman kepada masyarakat,  namun mereka masih tetap bergeriliya dimana-mana. Di Minapadi Kalurahan Nusukan Banjarsari Surakarta. Keberadaan pra koperasi di sini dianggap masyarakat yang sebagian besar berumat islam  menganggap pra koperasi ini perlu di rubah menjadi pra koperasi syaraiah, agar dalam pelaksanaannya nanti merasa lebih nyaman. Dengan adanya workshop mengenai pendirian  Koperasi Jasa Keuangan Sariah masyarakat sangat antosias untuk segera membentuk, karena sebelumnya pra   koperasi di masyarakat belum memenuhi kaidah islam. Maka tujuan didirikannya Koperasi Jasa Keuangan Sariah tidak hanya bersifat materialistis semata tetapi juga mempunyai tujuan yang   sangat mendasar yaitu mengamalkan AlQuran melalui ekonomi Islam dalam memberantas kemiskinan, memajukan ekonomi mikro, mendidik umat agar giat bekerja, jujur, memakmurkan masyarakat sekitar. Disamping  itu dengan adanya Koperasi Jasa Keuangan Sariah   diharapkan  dapat menjalin  kerjasama,  saling menolong antara masyarakat yang kelebihan dana dengan yang kekurangan dana.
Peran Bank Sampah dalam Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Ibu-Ibu Rumah Tangga Mulyadi Mulyadi; Ridwan Wahyudi; Ika Swasti Putri
WASANA NYATA Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i2.750

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertempat di Bank Sampah Kampung Minapadi RW IX, Kalurahan Nusukan. Waktu pelaksanaan pada hari Minggu, 15 Desember 2019. Sebanyak 23 peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga melakukan partisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahapan yang meliputi pemberian materi, diskusi, dan praktik cara pengelolaan bank sampah untuk meningkatkan ekonomi  ibu-ibu rumah tangga. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendampingan tentang pengelolaan Bank Sampah, penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah, sebagai potensi peningkatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Banjarsari.
Pendampingan Sistem Pembukuan Sederhana Pada Klaster UMKM Mbangun Makuthoromo Di Karanganyar Ridwan Wahyudi; Mulyadi Mulyadi; Yenni Khristiana; Dibyo Iskandar; Tri Widianto
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1242

Abstract

Informasi akuntansi dapat menjadi dasar yang andal bagi pengambilan keputusan ekonomis dalam pengelolaan usaha, antara lain pengembangan pasar, penetapan harga dan lain-lain. Laporan keuangan menjadi salah satu komponen yang mutlak harus dimiliki oleh usaha mikro jika mereka ingin mengembangkan usaha dengan mengajukan modal kepada kreditur yang dalam hal ini adalah pihak perbankan. Salah satu kendala yang paling sering dihadapi oleh para pelaku usaha ini adalah masalah penyusunan laporan keuangan, hal ini bisa dimaklumi karena tidak semua pelaku bisnis usaha mikro memiliki latar belakang akuntansi, sedangkan jika harus memperkerjakan seorang akuntan masih belum memungkinkan secara finansial. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan Pengabdian Bagi Masyarakat yang memberikan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pembukuan dan pelatihan mengenai pembuatan pembukuan secara sederhana dengan menggunakan Buku Kas atas semua kegiatan operasional UMKM serta mengevaluasi perhitungan harga pokok produksinya. Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah klaster UMKM Mbangun Makuthoromo di Karanganyar. Peserta pelatihan diikuti sebanyak kurang lebih 30 anggota klaster UMKM Mbangun Makutharomo Karanganyar, serta diikuti oleh 2 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung dan pendampingan secara berkelanjutan.