Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA PENGEMBANGAN UMKM PADA OBJEK WISATA SENDANG MBEJI DI DESA KEMIRI BERBASIS EKONOMI KREATIF Tri Nurdyastuti; Suroto Suroto; Mulyadi Mulyadi; Rina Ani Sapariyah; Dibyo Iskandar
ABDI MAKARTI Vol 2, No 1 (2023): ABDI MAKARTI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/abdimakarti.v2i1.407

Abstract

MSMEs around Sendang Mbeji have problems with human resources, capital, and mastery of modern technology. The community service team is trying to provide solutions with the theme of efforts to develop creative economy-based MSMEs. Creative economy is a concept in the field of economics in the new economic era by prioritizing creativity and information. The devotion-based research implementation method is carried out in three stages, namely lectures, mentoring and problem solving. The results of the dedication shown show success in developing creative economy-based MSMEs in the practice of creating their products, as well as improving the income of MSME actors. The results of the dedication can also provide education about the use of technology in online promotions.
THE ROLE OF ORIGINAL REGIONAL INCOME AND BALANCE FUNDS IN EFFECTIVE CAPITAL SHOPPING TO INCREASE REGIONAL INDEPENDENCE IN CENTRAL PROVINCE Mulyadi Mulyadi; Endah Nawangsasi
ProBank Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/probank.v4i2.505

Abstract

His study aims to analyze the role of Local Revenue, General Allocation Funds, Special Allocation Funds and SiLpa on Capital Expenditures in Districts/Cities in Central Java Province 2016-2017. The population in this study amounted to 35 districts/cities in Central Java. The sampling technique in this study used purposive sampling and obtained a sample of 33 districts/cities in Central Java. The data analysis technique used is multiple linear regression. The  results showed that the Regional Revenue and the Difference in Budget Financing have a positive and significant effect on capital expenditure, then the General Allocation Fund and the Special  Allocation Fund have a positive but not significant effect on capital  expenditure. The results of the determination test show that capital  expenditure is influenced by variables Independent of 79.5% and  the remaining 20.5% explained by variables outside this study. So the highest contribution is PAD in contributing to Capital Expenditures, because the contribution of the Balancing Fund, namely the General Allocation Fund and the Special Allocation Fund, is relatively small, meaning that the dependence on the Central Government is small,so the conclusion is that the higher the Regional Original Revenue, the greater the authority of the regional government in implement policies so that the region can be independent.
Strategi Promosi Pariwisata Sendang Beji Di Kebakkramat Sebagai Penguat Ekonomi Masyarakat Tri Nurdyastuti; Suroto Suroto; Lukman Ahmad Imron P; Mulyadi Mulyadi; Siti Fatonah
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1302

Abstract

Sendang Beji merupakan ruang terbuka hijau dan terdapat mata air. Sendang Beji telah dialihfungsikan menjadi lokasi wisata lokal untuk meningkatkan potensi ekonomi dengan menggandeng UMKM setempat. Dengan diresmikannya mata air Beji sebagai lokasi wisata akan banyak dikunjungi warga dan dapat menggerakan perekonomian masyarakat setempat. Pariwisata merupakan sektor yang menggerakkan kemajuan ekonomi. Pariwisata agar dapat dikenal oleh masyarakat luas membutuhkan strategi promosi yang tepat. Tim pengabdian kepada masyarakat telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Strategi Promosi Wisata Sendang Beji di Kebakkramat Sebagai Penguat Ekonomi Masyarakat”. Kegiatan pengabdian ini berupa pendampingan, diskusi dan ceramah tentang pentingnya strategi promosi dalam memperkenalkan lokasi wisata lokal. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa wawasan pengelola mata air Beji (BUMDes Tri Manunggal Karsa) tentang pentingnya strategi promosi pariwisata sudah mulai berkembang, sudah terbentuk pola pikir pengelola untuk memanfaatkan teknologi sebagai jembatan promosi pariwisata Strategi yang dilakukan adalah adanya keinginan pengelola mata air Beji menjadi agen promosi wisata Sendang Beji dengan membentuk kelompok sadar wisata
Pengelolaan Sampah Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Bank Sampah “Berkah Mina” Surakarta Mulyadi Mulyadi; Ridwan Wahyudi; Yenni Khristiana; Rina Ani Sapariyah
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1076

Abstract

Pada masa Pandemi covid 19 ini masyarakat dihimbau supaya mematuhi protokol kesehatan serta harus banyak di rumah baik belajar maupun bekerja. Namun disatu sisi agar kegiatan bank sampah tetap berjalan justru menjadi kegiatan di rumah dengan mengumpulkan sampah dengan cara memilahkan yang bisa digunakan untuk berbagai macam kerajinan tangan yg berbahan plastik dan kertas yg bisa dijual kiloan.Pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertempat di Kampung Minapadi Kalurahan Nusukan. Waktu pelaksanaan dari Bulan Januari sampai bulan Mei 2021. Lokasi pengabdian masyarakat di Kampung Minapadi  Nusukan Surakarta dipilih karena memiliki potensi ekonomi produktif yang belum dikelola secara  maksimal, salah satu diantaranya adalah dengan adanya Bank Sampah yang telah dikelola oleh kelompok kerja Bina Keluarga Lansia berupaya melakukan perubahan dan peningkatan kualitas hidup yang sehat serta peningkatan. Ekonomi masyarakat dalam memanfaatkan limbah sampah menjadi berbagai macam jenis hiasan maupun pernik-pernik lainya.Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dengan ceramah, pelatihan ketrampilan berupa cara mengelola  sampah organik dan anorganik serta ketrampilan berwirausaha dari sampah sebagai upaya menimgkatkan pendapatkan ekonomi di Kecamatan Banjarsari
PEMBENTUKAN PROGRAM BANK SAMPAH GUNA MEMBANTU PEMERINTAH DAERAH DALAM MENANGANI PERMASALAHAN SAMPAH Mulyadi Mulyadi; P. Haryoso; Ridwan Wahyudi
WASANA NYATA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i1.596

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhandan pendampingan kepada para warga yang khusunya di kalurahan Nusukan, umumnya Kota Solo menghadapi masalah yang sampah yang tidak kunjung selesai. Di satu sisi, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo seluas 17 hektar  sudah melebihi ambang batas. Dan juga sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di Kelurahan Nusukan. TPS di persimpangan jalan dekat jembatan itu juga meluber ke badan jalan dan menggangu arus lalulintas. Selain itu, wajah Kota Solo setiap pagi hingga siang hari juga telihat kumuh lantaran sampah bertebaran di mana-mana.Kota Solo sebenarnya telah memiliki Perda No 3/ 2010 tentang Sampah. Bahkan, dalam pasal 36 disebutkan bahwa sanksi bagi para pelanggarnya ialah denda Rp 50 juta dan pidana. Namun, Pemkot Solo sendiri nampaknya masih membiarkan sampah itu tanpa ada tindakan apa-apadan pusing memikirkan sampah itu. Permasalahan sampah di lingungan Kalurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta sangat krusial, terutamadalam hal pembuangan sampah yang cukup sulit. Karena melihat kondisi lingkungan yang begitu sempit dan banyak perumahan, sehingga tempat untuk pembuangan sampah sudah tidak ada. Dampaknya tempat sampah sangat diperlukan, selain itu juga permasalahan pembuangan sampah yang begitu jauh yaitu Tempat Pembuangan Sampah Putri Cempo di Mojosongo. Armada yang digunakan untuk pengambilan sampah mulai dari perumahan di ambil dengan armada gerobak sampah, kemudian baru dikumpulkan di daerah Bonoloyo, setelah terkumpul baru diangkut oleh truk ke TPA Mojosongo.Dukungan  Ketua STIE terhadap pelaksanaan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat dan dana dari lembaga merupakan pendukung terlaksananya kegiatan  Program Pengabdian Masyarakat ini. Adapun kendala yang dihadapi adalah warga masih banyak yang belum paham akan manfaat limbah sampah dan bahayanya sampah yang menumpuk,. Manfaat yang dapat diperoleh peserta dari kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini antara lain para peserta dapat memahami pentingnya memanfaatkan sampah dalam menunjang tambahan ekonomi keluarga.Kata Kunci : Penyuluhan dan Pendampingan, Program Bank Sampah, Pemerintah Daerah dalam Menangani Permasalahan Sampah