Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CIVIC PLURALISM: KEMBALINYA OTORITAS KERAGAMAN SIPIL Endy Saputro
Jurnal Kawistara Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.3910

Abstract

Pluralisme merupakan strategi hidupbersama setelah konflik di suatu masyarakatterjadi. Sebagai sebuah strategi, menurutSartori (1997), pluralisme dikenal pertamakali sekitar abad ke-16 dan ke-17, setelahperang berbasis agama usai di daratan Eropa.Menarik di sini, bahwa konflik yang terjadijustru berkaitan dengan agama danbukan sekadar perang politik/fisik semata.Pluralisme dengan demikian tidaklah munculdari ruang agama an sich, yang dikreasikandi dalam sebuah agama; meskipun,istilah ini lahir di dalam masyarakatberagama yang intoleran.
CIVIC PLURALISM: KEMBALINYA OTORITAS KERAGAMAN SIPIL Endy Saputro
Jurnal Kawistara Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.3910

Abstract

Pluralisme merupakan strategi hidupbersama setelah konflik di suatu masyarakatterjadi. Sebagai sebuah strategi, menurutSartori (1997), pluralisme dikenal pertamakali sekitar abad ke-16 dan ke-17, setelahperang berbasis agama usai di daratan Eropa.Menarik di sini, bahwa konflik yang terjadijustru berkaitan dengan agama danbukan sekadar perang politik/fisik semata.Pluralisme dengan demikian tidaklah munculdari ruang agama an sich, yang dikreasikandi dalam sebuah agama; meskipun,istilah ini lahir di dalam masyarakatberagama yang intoleran.