Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora
Vol 1, No 1 (2011)

CIVIC PLURALISM: KEMBALINYA OTORITAS KERAGAMAN SIPIL

Endy Saputro (Sekolah Pascasarjana UGM)



Article Info

Publish Date
21 Apr 2011

Abstract

Pluralisme merupakan strategi hidupbersama setelah konflik di suatu masyarakatterjadi. Sebagai sebuah strategi, menurutSartori (1997), pluralisme dikenal pertamakali sekitar abad ke-16 dan ke-17, setelahperang berbasis agama usai di daratan Eropa.Menarik di sini, bahwa konflik yang terjadijustru berkaitan dengan agama danbukan sekadar perang politik/fisik semata.Pluralisme dengan demikian tidaklah munculdari ruang agama an sich, yang dikreasikandi dalam sebuah agama; meskipun,istilah ini lahir di dalam masyarakatberagama yang intoleran.

Copyrights © 2011