Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transformasi Berjilbab di Kalangan Mahasiswi Analisis Strukturasi atas Pengguna Baru Jilbab Besar di Universitas Gadjah Mada Aimma Farah Luthfia Arifa; M. Falikul Isbah
Jurnal Kawistara Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.46699

Abstract

Artikel ini mendiskusikan motif, faktor, dan konteks di mana mahasiswi Universitas Gadjah Mada mengalami transformasi dari tidak berjilbab atau berjilbab biasa menjadi berjilbab besar. Melalui observasi dan wawancara dengan 8 responden serta penggunaan Teori Strukturasi dari Giddens, artikel ini mengeksplorasi baik aspek agensi maupun aspek struktur yang membentuk proses transformasi tersebut. Aspek agensi terdiri dari dinamika internal para responden yang melihat agama sebagai jalan keluar atas masalah duniawi mereka dan rasa ingin memperbaiki diri ketika masa krisis. Sementara aspek struktur terdiri dari pengaruh teman sebaya (peer group), imitasi terhadap tren di sekitar dan pengaruh budaya populer yang mengepung mereka baik melalui materi nyata maupun virtual di media. Kombinasi antara elemen-elemen agensi dan struktur tersebut membentuk transformasi mereka, dari tidak berjilbab atau berjilbab biasa menjadi berjilbab besar.
Volunteer Tourism sebagai Pilihan Konsumsi Leisure Pemuda Kontemporer: Antara Altruisme dan Komodifikasi Khansa Nur Husna; M. Falikul Isbah
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 8, No 1 (2021): July
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v8i1.69117

Abstract

Volunteer tourism adalah program yang memadukan kesukarelawanan dengan turisme. Akhir-akhir ini, program semacam ini semakin popular di Indonesia, terutama menarik minat mahasiswa atau kaum muda. Beberapa studi telah mengkritik volunteer tourism sebagai aktifitas kesukarelawan yang bias kelas, mereproduksi cara pandang kolonialis, dan rendahnya kredibilitas untuk memberikan dampak dan kelestarian pada masyarakat di lokasi program. Artikel ini mengeksplorasi konteks sosial ekonomi atas perkembangan pesat volunteer tourism di Indonesia dan apa yang mendasari pemuda Indonesia memilih untuk terlibat di dalamnya. Data penelitian ini dihasilkan melalui serangkaian observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi baik secara online maupun offline pada penyelengara program volunteer tourism dan juga pemuda yang ikut serta dalam volunteer tourism. Penelitian ini menunjukkan bahwa volunteer tourism di Indonesia akhir-akhir ini berkembang pesat dalam konteks sosial ekonomi yang sedang mengalami peralihan dari non-leisure  consumption menuju leisure  consumption. Peralihan pola konsumsi ini juga didukung dengan digitalisasi dan juga masifnya perkembangan pasar leisure  baru di Indoesia. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat dua nilai yang mengemuka dari volunteer tourism, yakni semangat altruisme pemuda dan nuansa komodifikasi program ini untuk keuntungan penyelenggara dan para peserta.
Algorithmic Exploitation: Understanding Labor Process and Control among RideHailing Platform Workers M. Falikul Isbah
Jurnal Sosioteknologi Vol. 21 No. 2 (2022): JULY 2022
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2022.21.2.5

Abstract

This study analyzes the labor process of ride-hailing workers and the platformcompany’s control over them. This research employs Labour Process Theory (LPT)to examine the labor process and control critically. Based on in-depth interviewswith motorcycle drivers working for Go-Jek and Grab between June 2020 and June2021 in Yogyakarta, Kediri, and Jakarta, this research found that labor or workersare transformed into a commodity where job supply and demand are confounded andmediated by digital platforms. Algorithmic management, utilized in this industry, playsa significant role in this digital industry, including its use as a point of production and asa mechanism of control and monitoring in the workplace. The use of feedback systems,ratings, and platform ratings as a consequence of emotional work is used by managersto help monitor their employees. Furthermore, this study reveals that the form of controlconducted by the platform represents an unequal power relation, which producesdissatisfaction and conflicts. We argue that the labor process in this job resembles whatwe coined “algorithmic exploitation,” which means that the platform companies aredeliberately using technology and obscuring the control process over the operations ofthe workers to instill the high standards of service, while the workers are trapped in avery weak employment status as “partners.”
Transformasi Berjilbab di Kalangan Mahasiswi Analisis Strukturasi atas Pengguna Baru Jilbab Besar di Universitas Gadjah Mada Aimma Farah Luthfia Arifa; M. Falikul Isbah
Jurnal Kawistara Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.46699

Abstract

Artikel ini mendiskusikan motif, faktor, dan konteks di mana mahasiswi Universitas Gadjah Mada mengalami transformasi dari tidak berjilbab atau berjilbab biasa menjadi berjilbab besar. Melalui observasi dan wawancara dengan 8 responden serta penggunaan Teori Strukturasi dari Giddens, artikel ini mengeksplorasi baik aspek agensi maupun aspek struktur yang membentuk proses transformasi tersebut. Aspek agensi terdiri dari dinamika internal para responden yang melihat agama sebagai jalan keluar atas masalah duniawi mereka dan rasa ingin memperbaiki diri ketika masa krisis. Sementara aspek struktur terdiri dari pengaruh teman sebaya (peer group), imitasi terhadap tren di sekitar dan pengaruh budaya populer yang mengepung mereka baik melalui materi nyata maupun virtual di media. Kombinasi antara elemen-elemen agensi dan struktur tersebut membentuk transformasi mereka, dari tidak berjilbab atau berjilbab biasa menjadi berjilbab besar.